Minggu, 04 Oktober 2020
PIKIRAN DAN TAKDIR
MAKSUD PENDERITAAN KITA
Maksud Penderitaan Kita
1 Petrus 4:12-14
Kita tak seharusnya berharap kehidupan Kristen kita mudah dan nyaman, karena orang percaya tidak akan luput dari masalah. Bahkan, menjadi orang Kristen bisa menambah masalah dan penderitaan. Petrus menyebut kesusahan semacam ini sebagai "nyala api siksaan," dan berkata supaya kita tidak heran (1 Petrus 4:12). Tuhan memakai penderitaan kita untuk tujuan-tujuan-Nya yang baik, dan Dia ikut melaluinya bersama kita. Harapan di tengah penderitaan itu mungkin jika kita mengerti apa yang sedang Tuhan kerjakan dalam situasi itu.
Pertama, Bapa surgawi terkadang memakai pengalaman-pengalaman yang menyakitkan untuk memurnikan kita. Penderitaan mendorong kita datang kepada Tuhan dan membuka mata kita terhadap dosa yang sudah kita tolerir. Disiplin-Nya bukan dirancang untuk meremukkan kita tetapi untuk menghasilkan "buah kebenaran yang memberikan damai sejahtera" (Ibrani 12:11).
Kedua, Tuhan sering membiarkan kesulitan sebagai sarana untuk menguji kita. Tujuan-Nya adalah meningkatkan iman, ketahanan, dan ketaatan kita kepada-Nya. Alih-alih mengeluh, kita seharusnya bersukacita dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu kesengsaraan itu akan menghasilkan karakter yang teruji di dalam diri kita (Roma 5:3-4).
Ketiga, Tuhan memakai penderitaan untuk menyatakan kuasa-Nya. Berbagai masalah merendahkan hati kita dan menyingkapkan kelemahan-kelemahan kita (2 Korintus 12:7-10). Semua ini mengajar kita untuk bersandar pada Tuhan dalam mendapatkan kekuatan untuk bertekun dan menjadi dewasa.
Keempat, penderitaan kita membawa manfaat kekal. "Penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kita kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya" (2 Korintus 4:17).
Kiranya kebenaran-kebenaran ini mendorong Anda untuk melihat penderitaan Anda berikutnya dari perspektif Tuhan. Meskipun Anda pada saat itu mungkin tidak merasakanya, Tuhan menyertai Anda. Dialah pengharapan dan andalan Anda. #
Rabu, 23 September 2020
PEKERJAAN ROH KUDUS
Yohanes 16:7-15
Jika ada yang bertanya, apa pekerjaan Roh Kudus, bagaimana jawab Anda? Sebagian orang Kristen mungkin tidak tahu apa yang sedang Dia kerjakan dalam hidup mereka, tetapi pekerjaan Roh Kudus bukanlah misteri –Alkitab sudah memberitahu kita tentang peran Penolong ilahi kita itu.
Dia menginsafkan kita akan dosa (Yohanes 16:8). Inilah langkah awal yang menyadarkan kita pada kebutuhan akan keselamatan. Dan sesudah itu Roh Kudus melanjutkan dengan menyatakan dosa dalam hidup kita agar kita dapat segera mengakui dosa itu dan menerima pengampunan (1 Yohanes 1:9).
Dia memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran(Yohanes 16:13-14). Roh Kudus mengajarkan tentang Yesus Kristus dan Firman Tuhan, dan Dia menolong kita membedakan antara kebenaran dan kekeliruan.
Dia memenuhi kita (Efesus 5:18). Dipenuhi Roh Kudus berarti Dia memimpin jalan kita, seperti perahu yang digerakkan oleh angin yang memenuhi layarnya. Untuk dipenuhi oleh-Nya, kita perlu menyerahkan hidup kita kepada-Nya, mengakui bahwa Dia memiliki kita dan berhak memimpin hidup kita.
Dia menghasilkan buah melalui kita(Galatia 5:22-23). Roh Kudus menghasilkan kualitas-kualitas yang tak pernah dapat kita hasilkan sendiri secara konsisten: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri.
Meskipun Roh Kudus mendiami dan memeteraikan kita pada saat kita diselamatkan, karya-Nya dalam hidup setiap orang percaya butuh waktu seumur hidup. Dialah Penolong kita yang tetap, yang mengubah kita menjadi makin seperti Kristus dan memperlengkapi kita dalam tantangan hidup sehari-hari, sehingga kita tak perlu berjuang sendiri dalam kehidupan ini. Di dalam segala kesulitan, konflik dan kesedihan, Dia memimpin jalan kita, menjagai hati kita dan mengaruniakan hikmat-Nya pada kita. #
Selasa, 22 September 2020
MELIHAT RINTANGAN DARI KACA MATA TUHAN
Melihat Rintangan dari KacamataTuhan
Yosua 2:1-24
Yerikho adalah kota pertama yang perlu ditakhlukkan bangsa Israel untuk menduduki tanah Kanaan. Ketika mengirim dua orang mata-mata untuk menyelidiki, Yosua mungkin tidak menyadari bahwa ia akan menerima kilasan pandangan impresif Tuhan di balik tindakan itu.
Kita tak boleh lupa untuk melihat setiap rintangan dari kacamata kekuatan dan sumber dayaTuhan yang tak terbatas. Segala sesuatu yang tampaknya merintangi rencana-Nya adalah kesempatan bagi Dia untuk menunjukkan kuasa-Nya yang berdaulat. Hanya karena kita tidak melihat sesuatu terjadi, tidak berarti Dia tidak bekerja. Tuhan terus bekerja di sisi lain rintangan kita, mengatur segala detailnya dan membuat rencana-Nya berhasil.
Ketika mata-mata itu kembali kepada Yosua, mereka melaporkan bahwa penduduk di Yerikho sangat ketakutan. Setelah mendengar tentang orang Yahudi yang dibebaskan dari perbudakan Mesir dan membelah Laut Merah, mereka dikuasai rasa takut akan Tuhan. Medan perang telah siap ditakhlukkan, meski pada saat itu, Yosua belum melakukan apa-apa. Kita sering berpikir bahwa kita perlu terlibat dalam solusi masalah kita, padahal Tuhan tidak terbatas dalam menggunakan siapa atau apa saja untuk menggenapi kehendak-Nya. Dalam hal ini, Dia bekerja di hati musuh dengan menimbulkan ketakutan yang menggentarkan.
Bagi orang Kristen, rintangan-rintangan besar tidak perlu menjadi alasan untuk berkecil hati. Meskipun banyak aktivitas Tuhan yang tidak terlihat dan terdengar, kita boleh yakin bahwa Dia terus bekerja menggenapi kehendak-Nya dalam hidup kita. Ketika bagian-bagian rencana-Nya sudah berada pada tempatnya, Dia akan membawa kita kepada kemenangan. ##
APAKAH ISTILAH TRITUNGGAL MUTLAK DIPERLUKAN ? (renungan kristen hari ini)
APAKAH ISTILAH TRITUNGGAL MUTLAK DIPERLUKAN ? (renungan kristen hari ini)
Istilah Tritunggal tidak ada dalam Alkitab, mengapa gereja masih harus mempertahankannya?
Apakah istilah Tritunggal mutlak diperlukan ?
Istilah Tritunggal seringkali justru menjadi bahan perdebatan yang mengakibatkan perpecahan gereja, bahkan seringkali menjadi batu sandungan bagi pemberitaan Injil, tapi mengapa istilah Tritunggal masih perlu dipertahankan ?
Yuk kita simak penjelasan dari Narasumber , Pdt Kalvin Budiman Ph.D dari IEC San Diego - USA dalam bincang teologi praktis di Youtube Nafiri Kasih Channel (silahkan klik).
Senin, 31 Agustus 2020
APAKAH GEREJA MASIH "EXSIST" ?
Renungan Kristen
Apakah Gereja Masih "Exist" ?
Merupakan sebuah pertanyaan yang menggelitik, membuat kita dan gereja khususnya untuk berpikir dan mengevaluasi akan keberadaannya dan kehadirannya dimuka bumi ini , masihkah sesuai dengan panggilannya ?
3 tugas panggilan geraja yaitu Marturia, Diakonia dan Kononia apakah saat ini sudah dijalankan dengan benar ?
Ikuti penjelasannya dalam video
https://www.youtube.com/watch?v=Y0dFh4WAM44&t=199s
Kiranya Anda mendapatkan berkat rohani dalam video tersebut.
Salam hangat dan sehat selalu dari team Nafiri Kasih.
Senin, 03 Agustus 2020
DITINGGAL DI BUMI UNTUK MELAYANI
POSTINGAN TERAKHIR
ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?
"Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...
POPULER DIBACA
-
jadilah garam dan terang dunia Renungan Kristen Jadilah Garam dan Terang Dunia Matius 5 : 13 " Kamu adalah garam dunia ...
-
Menjadi Sombong itu Mudah Tetapi Rendah Hati itu Sulit Saat anda berpikir bahwa keberhasilanmu hanya merupakan hasil dari perjuanga...
-
Renungan Kristen Melayani Dengan Kerendahan Hati dan Penyangkalan Diri Yohanes 13:4~5 <Lalu bangunlah Yesus & menanggalk...
-
Ilustrasi Kristen, Renugan Kristen Persatuan Yang Mendatangkan Berkat Bacaan Alkitab hari ini Mazmur 133:1, “Sungguh, alang...
-
Iman, Kepercayaan dan Harapan. Ada tiga kejadian untuk direnungkan ... Suatu hari disebuah desa para penduduk berdoa bersama untuk me...
-
Apa itu " natural affection ? natural affection atau kasih sayang alami , adalah perasaan yang ditanamkan dalam diri manusia , sehi...






