Tampilkan postingan dengan label renungan kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan kehidupan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2022

Hidup Harus Bersyukur

Hidup Harus Bersyukur

1 Tesalonika 5 : 18

"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allaah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."

  • Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat, ternyata ia mampu menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah.
  • Aku melihat hidup teman-temanku sepertinya tak ada duka dan kepedihan, ternyata mereka senantiasa bersyukur.
  • Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian, ternyata ia begitu menikmati hidup yang dijalaninya.
  • Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna, ternyata mereka berbahagia "menjadi apa adanya"..
  • Aku melihat hidup tetanggaku beruntung, ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung.
  •  Maka aku merasa tidak perlu lagi iri hati dengan rejeki orang lain. Mungkin aku tak tahu dimana rejekiku,  tapi rejekiku tahu dimana diriku.
  • Dari lautan biru, bumi dan gunung, Allah telah memerintahkan berkatNya menuju kepadaku. Allah yang Maha pengasih menjamin rejekiku, sejak 9 bulan 10 hari aku dalam kandungan ibuku.
  • Amatlah keliru bila berkeyakinan rejeki dimaknai dari hasil bekerja, karena bekerja adalah ibadah, sedang rejeki itu urusan-Nya.
  • Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya, adalah kekeliruan.
  • Manusia membanting tulang demi uang, yang mungkin esok akan ditinggal mati.
  • Mereka lupa bahwa hakekat rejeki bukan apa yang tertulis dalam angka, tapi apa yang telah dinikmatinya..
  • Rejeki tak selalu terletak pada pekerjaan kita, sang Pencipta menaruh berkat sesuai kehendak-Nya.
  • Ikhtiar itu perbuatan, Rejeki itu bersumber dariNya.
  • Dan yang tidak boleh dilupakan, tiap rejeki akan ditanya kelak. "Darimana dan digunakan untuk apa" Karena rejeki hanyalah "Hak Pakai", bukan "Hak Milik".

Tetap semangat , jadilah pribadi yang senantiasa bersyukur dan berguna bagi sesama.

Selasa, 31 Agustus 2021

APA YANG DICARI DALAM HIDUP INI ?



 "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu"

Tema : APA YANG DICARI DALAM HIDUP INI ? 
Nats : Pengkhotbah 1:2;2:21-23; Mazmur 1:1-3; Yeremia 17:7,8

Tujuan:
Belajar mengerti bahwa tujuan hidup bukanlah sekedar ini dan itu tapi melakukan apa yang dikehendaki Allah, yang perlu dicari adalah hal yang terpenting bukan hal duniawi.

Pendahuluan

Beberapa puluh tahun yang lalu, ada beberapa negara yang produksinya yang sangat baik, barang tersebut dapat digunakan sampai puas dan demikian awet, misalnya barang-barang produksi Jerman atau dari RRC. Modelnya memang kurang menarik tapi mutunya luar biasa. Tahan lama dan tahan banting. Beda dengan produksi zaman sekarang, sekali pakai lalu buang, jika yang dibeli bergaransi 1 tahun, maka setelah pakai 1 tahun barang tersebut dijamin akan rusak.

Juga, karena dizaman industri, segala macam barang kebutuhan sehari-hari demikian banyaknya dipasarkan di toko-toko pusat perbelanjaan, dipasar, super market dan warung-warung. Semua barang kebutuhan dapat ditemukan dengan berbegai mode, bentuk dengan warna yang indah. Harga tidak terlalu mahal, namun barang-barang tersebut tidak mungkin dapat dipakai terlalu lama, apalagi akan diwariskan kepada anak-anak dikemudian hari. Jika di simpan, dua bulan kemudian sudah ketinggalan mode, dan sudah dianggap barang ketinggalan zaman. Jadi jangan pikir barang tersebut akan diwariskan atau disimpan sampai 25 tahun kemudian. Habis garansi dijamin barang tersebut sudah dipensiunkan dan tidak bakalan akan dipakai oleh anak cucu lagi.

Barang-barang industri zaman sekarang tidak menunjukan bahwa kita kaya, atau kebahagiaan hidup kita, semua itu hanya menunjukan bahwa kita sedang mengikuti trendnya zaman. Trendnya zaman yang sia-sia, yang membosankan.

Ada yang menganggap dengan adanya kedudukan berarti hidupnya akan bahagia, benarkah demikian? Berapa lama kedudukan akan berpihak pada kita? Bukankah kedudukan itu lebih menggambarkan kita bermain curang? Berapa banyak orang yang dapat mempertahankan kedudukannya tanpa harus main curang ?

Jika kita mendengar pengajaran yang disampaikan oleh Pengkhotbah, maka kita akan mengerti bahwa sebenarnya segala sesuatu diakhiri dengan kesia-siaan

Pengkhotbah 1:2;2:22,23. Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia. Apakah faedahnya yang diperoleh manusia dari segala usaha yang dilakukannya dengan jerih payah di bawah matahari dan dari keinginan hatinya? Seluruh hidupnya penuh kesedihan dan pekerjaannya penuh kesusahan hati, bahkan pada malam hari hatinya tidak tenteram. Inipun sia-sia.

Jika demikian apakah benar orang yang berpendapat bahwa kebahagiaan terletak pada perkara duniawi, seperti memiliki harta benda, kedudukan, kekayaan, prestasi ??

Tuhan Yesus memberikan pengajaran yang indah untuk kita renungkan bersama pada hari ini Markus 8:36,37. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Selanjutnya kita akan merenungkan bersama beberapa pokok pengajaran penting:

1. Orang berkata: No money no happy.

Orang Tapanuli ( Batak) berkata ise mengatur negara on, hepeng! Siapa yang mengatur negara ini ? Jawabannya adalah, UANG ! Dengan uang kita dapat mengatur negara. Kalau demikian kita harus cari uang yang banyak. Orang Inggeris berkata Time is Money. Waktu adalah uang, jadi jangan sia-siakan waktu. Kalau orang Tionghua Chien paling penting, Uang adalah segalanya, bagi orang Tionghua dilangit ada dewa kekayaan yang boleh kita ajak kongkalikong. Bagaimana pula dengan orang Jawa ? Ooh, gampang, cari aja Nyi Blorong, sembahlah dia maka kekayaan akan datang dengan limpahnya.

Karena itu banyak orang yang ingin mencari kekayaan nyawapun dia rela gadaikan, bukankah orang yang demikian banyak terdapat disekitar kita?

Ilustrasi:

Saudara yang kekasih, Ada satu keluarga di Jawa Timur, dapat dikatakan keluarga ini sangat kaya, namun dalam keluarga ini diantara beberapa anaknya terdapat satu yang idiot, satu lagi tabrakan mobil hingga hancur. Isteri menjadi gila. Kasihan sekali, jika mendengar cerita keluarga ini, tetapi apa yang mau dikata? Untuk mendapatkan kekayaan tersebut kepala keluarga ini telah menggadaikan isteri dan anak-anaknya pada kuasa kegelapan.

Kekayaan apakah penting ? Penting sekali! Uang juga sangat dan sangat diperlukan sekali dalam kehidupan di zaman modern ini, tapi bukan yang utama dan yang mendatangkan kebahagiaan. Uang hanyalah alat yang membantu kita untuk bertransaksi, jadi bukan tuan, bukan yang mengatur kehidupan kita. Uang hanyalah alat bantu belaka.

Ingatlah apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus di Markus 8:36,37. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Apa gunanya dengan banyak uang, harta benda, tetapi tidak dapat dan tidak bisa menggunakannya atau menikmatinya? Apakah mereka yang berlimpah kekayaannya berbahagia? Bukankah kekayaan itu hanyalah sesuatu yang relatif saja? Orang yang menyalahgunakan kemampuan diri, yang memelihara kuasa kegelapan demi kekayaan, orang kaya yang demikian percayalah tidak pernah akan bahagia. Ketika melihat isteri yang gila apakah bahagia? Ketika melihat anak yang idiot apakah bahagia? Ketika mengingat anak mati karena tabrakan apakah akan bahagia?

Saudara, Dalam Alkitab bukankah Tuhan Yesus pernah mengajar Matius 6:19,20. "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.

Kalau kita lalai maka kekayaan dunia akan menjadi alat untuk mengundang pencuri datang mencuri dan merampok. Sekalipun sudah dibuatkan pagar rumah yang tinggi, memelihara anjing yang paling galak, memasang alram dan segala macam pengaman untuk menyelamatkannya, namun apa yang terjadi? Ngengat dan karat, bahkan perampok menghabiskannya. Jika Tuhan mengizinkannya, peristiwa Ayub akan terulang kembali, hanya dengan satu hari satu malam saja, seluruh harta benda Ayub habis dan hilang dirampok

Saudara yang kekasih, dari pengajaran Tuhan Yesus diatas cukup jelas, bahwa kita perlu melipat gandakan harta kekayaan kita, yaitu dengan menginveskannya dalam sorga yaitu dalam pekerjaan Tuhan. Dengan harta kekayaan, kita membangun Kerajaan Allah dalam dunia ini, membantu pekerjaan Tuhan dalam misi, dalam gereja, di sekolah Teologi, panti asuhan dan banyak lagi pekerjaan Tuhan yang lainnya.

Dengan demikian harta kekayaan yang kita inves kan di tempat-tempat tersebut akan membuat kita menerima berkat yang ganda; dalam dunia dan dalam sorga. Tambah memberi untuk pekerjaan Tuhan di dunia, berarti akan bertambah pula hati kita untuk pekerjaan Tuhan dan sorga, artinya kita menginveskan harta kita untuk pekerjaan Tuhan dalam dunia dan secara otomatis di sorga kita juga mendapatkan harta yang kekal. Selanjutnya Tuhan Yesus mengajar, Matius 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Kalau harta kita ada pada pekerjaan Tuhan kita akan mengusahakan pekerjaan Tuhan itu bertumbuh dan berkembang, ingatlah, bahwa apa yang di inves kan dalam pekerjaan Tuhan ini memiliki nilai kekal. Jika harta kita berada di sorga, maka kita juga menaruh hati yang rindu ke sorga. Karena itu janganlah menyimpan harta dalam dunia ini tetapi menyimpannya dalam pekerjaan Tuhan dan di sorga. Jadi jelas kita perlu membuat harta kekayaan yang ada pada kita itu berlipat ganda, berganda baik dalam dunia dan dalam sorga yang akan datang. Itulah arti kebahagiaan yang bernilai kekal.

Dapat mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan merupakan kebahagiaan tersendiri sebab tidak selamanya Tuhan mempercayakan dan memberi kesempatan pada kita untuk mengambil bagian dalam pekerjaanNya. Dapat dikatakan tidak selalu ada kesempatan untuk melakukan pekerjaan Tuhan. Misalnya, orang miskin yang sedang tidak punya uang untuk berobat, atau anaknya yang tidak punya uang untuk membayar uang sekolah, saat kita tahu, jika tidak segera menolong, mungkin dua tiga hari kemudian ketika kita sadar, orang miskin tersebut sudah meninggal dunia. Mungkin saat kita menyadari bahwa kita perlu menolong anak yang tidak mampu bayar uang sekolah, saat itu anak tersebut sudah di usir dari sekolahnya. Bukankah sering kita menemukan bahwa adakalanya ketika mau menolong orang yang tidak mampu, namun kita sudah tidak punya kesempatan lagi.

Saudara, Jangan berkata bagaimana saya dapat menolong orang, jika saya sendiri tidak punya ? Menolong orang tidak mesti harus dengan kekayaan, dapat menolong dengan tenaga, kepintaran, kemampuan dllnya. Bukankah kita sering mendengar, menolong orang jangan berikan ikan padanya, tetapi berikanlah kail padanya!

Kita membaca Kis Ras 20:35 Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

Janganlah kita menjadi orang yang have money but no happy.

2. Yang harus dicari Orang dalam hidup ini

Mazmur 1:1,2,3. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Yeremia 17:7,8. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Saudara sebagai orang Kristen mungkin kita sering membaca dan mendengar firman tersebut dalam khotbah hari Mianggu, dan sangat menyadarinya bahwa kedua bagian Alkitab tersebut adalah kebenaran, dan pasti adalah kebenaran, tetapi kebenaran yang hanya tertulis dalam Alkitab saja, bukan dalam hati dan kehidupan nyata.

Pemazmur memberikan pengajaran pada kita, yaitu jangan mengambil bagian dalam kehidupan orang fasik, dalam hal berjalan dengan mereka, atau berdiri dan duduk dalam perkumpulan orang fasik Sebab orang yang disebut fasik adalah orang yang tahu ada TUHAN Allah, tetapi tidak mempedulikan perintah-Nya, tidak memiliki hati yang takut akan Tuhan. Orang fasik dapat disamakan juga dengan orang atheis praktis, beda dengan orang atheis teoritis yang berpendapat bahwa Tuhan tidak ada berdasarkan teori-teori tertentu, misalnya komunisme. Sedangkan atheis praktis secara teoritis tidak menyangkal adanya Tuhan, tetapi secara praktis tidak mengakui dan menyembahNya. Orang atheis praktis tetap mengakui Tuhan, tetapi hidupnya seolah-olah Tuhan tidak ada. Siapa yang menganut faham atheis praktis ini ? Ada kemungkinan dianut oleh orang-orang yang beragama, mungkin juga yang sedang duduk bersama kita dalam gereja.

Saudara yang kekasih, ada sebagian orang, membutuhkan TUHAN karena ada suatu kebutuhan, Tuhan hanyalah kebutuhan tambahan atau penolong tambahan. Yaitu, jika sudah tidak berdaya, sudah tidak sanggup lagi menolong diri sendiri, misalnya, sakit yang tidak tertolong lagi oleh dokter, utang yang sudah bertumpuk tidak sanggup lagi membayar, barulah Tuhan dicari. Jadi, Saudara, janganlah menjadi orang yang hanya menganggap TUHAN itu sebagai bagian dari kebutuhan saja. Terlebih lagi sebagai ban serap saja.

Sebagai orang yang percaya pada Tuhan Yesus janganlah kita seperti orang fasik. Pemazmur berkata bahwa orang fasik seperti sekam yang ditiupkan angin, dan TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. Mazmur 1:4,6

Tuhan Yesus memberikan pengajaran pada kita dalam Matius 6:33, Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Mencari kerajaan Allah dan kebenaranNya, adalah seperti yang dikatakan Pemazmur, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Inilah orang yang berbahagia, yaitu orang yang sanggup bergaul, hidup dekat dengan TUHAN, Pemazmur mengumpamakannya seperti pohon, Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Nabi Yeremia berkata: Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.Yer 17:7,8

Penutup:

Bukankah indah sekali janji firman Tuhan? Pohon ditepi aliran air, daunnya selalu hijau, tidak kuatir dalam tahun kering atau panas terik, dan ini yang terpenting, tidak berhenti menghasilkan buah. Bukankah dengan terlebih dahulu mencari Kerajaan Allah dan KebenaranNya kita memperoleh segala yang dibutuhkan ?

Apa yang sedang kita cari dalam hidup ini? Yang bernilai kekal, atau yang bernilai fana, sesuatu yang sementara? Apa yang sedang kita cari ? Mencarinya dengan bersandar pada TUHAN atau mencarinya dengan segala kemampuan diri? Tuhan Yesus berkata dalam Matius 11:28, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Jika kita datang kepada TUHAN maka Ia akan memberikan kebahagiaan, kelegaan pada kita, maukah kita datang padaNya? Dia sedang mengundang kita, Dia sedang menunggu kita, apalagi yang sedang engkau cari? AMIN.

Sabtu, 23 Januari 2021

Kekayaan Kasih Karunia



renungan harian


Kekayaan Kasih Karunia

Efesus 1:3-8

Alkitab berkata bahwa Yesus telah memilih untuk menjadi miskin—meninggalkan surga dan segala yang dimiliki-Nya agar kita menjadi kaya (2 Korintus 8:9). Tetapi apa artinya ini bagi orang percaya? Efesus 1:3-8 menjelaskan kekayaan itu dengan mengatakan bahwa kita ...

Dipilih oleh Tuhan. Karena kita sekarang milik Tuhan, hidup kita punya tujuan dan kita memiliki hidup yang kekal.

Dimerdekakan. Kita sebelumnya adalah para budak dosa yang tak dapat membebaskan diri kita sendiri, tetapi Yesus sudah mengalahkan kuasa daging sehingga kita dimungkinkan untuk menaati Tuhan.

Ditebus. Kematian Yesus memuaskan keadilan ilahi, karena kehidupan-Nya yang sempurna memenuhi semua tuntutan-Nya (Ulangan 17:1; Roma 6:23). Ketika kita memutuskan untuk percaya pada-Nya, Tuhan memandang lunas semua utang dosa kita.

Dipersatukan dengan Dia. Ketika diselamatkan, kita menjadi anak-anak yang diadopsi ke dalam keluarga Tuhan.

Warga kerajaan surga. Kita menerima kewarganegaraan dalam kerajaan Tuhan dan warisan yang tidak dapat binasa (1 Petrus 1:4).

Banyak dari kita tidak menyadari bahwa kita kaya, karena kekayaan yang kita pikirkan adalah semacam rekening di bank dan harta benda materi. Padahal hal-hal itu tidak bernilai kekal. Kekayaan kita yang sesungguhnya adalah berkat-berkat rohani yang diberikan pada kita di dalam Kristus. ##

Sabtu, 11 April 2020

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK


Dikutip dari Buku "THE LAST LECTURE" (Pengajaran Terakhir)

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK, terdiri atas :

PERSONALITY , COMMUNITY dan LIFE

Berikut penjelasannya:

A. PERSONALITY
  1. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui.
  2. Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada diluar kendali Anda, melainkan salurkan      energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini, secara positif
  3. Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.
  4. Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.
  5. Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.
  6. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).
  7. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.
  8. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan pasangan Anda di masa lalu. Hal itu akan  merusak kebahagiaan Anda saat ini.
  9. Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun itu. Jangan membenci.
  10. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa ini.
  11. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.
  12. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat bertahan seumur hidup.
  13. Senyumlah dan tertawalah.
  14. Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan.
B. COMMUNITY
  1. Hubungi keluarga Anda sesering mungkin
  2. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.
  3. Ampuni setiap orang untuk segala hal
  4. Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.
  5. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.
  6. Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.
  7. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik
C. L I F E
  1. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.
  2. Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.
  3. Lakukan hal yang benar.
  4. Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berlalu.
  5. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!.
  6. Yang terbaik belumlah tiba.
  7. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.
  8. Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu.
  9. Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy.
Mati tidak menunggu tua, tidak menunggu sakit, nikmati hidup, ungkapkan syukur senantiasa dan bersukaciralah selalu didalam Tuhan.

Sahabatku  bisa membagikan tulisan ini kepada orang yang dicintai, "teman" sepermainan, teman kantor, teman dimasa kecil/remaja maupun orang yang tinggal dengan kita .
Tuhan Yesus memberkati  ##

Selasa, 07 Maret 2017

Menangis Itu Juga Baik


MANANGIS ITU JUGA BAIK

"Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur" (Matius 5:4). 

Mengapa bayi gampang menangis? Menurut Dr. Gheetanjali Shah ada 5 makna positif membiarkan bayi sesekali menangis:
(1) Tangisan bayi pada waktu lahir akan memperkuat organ2 pernafasannya.
(2) Bayi yang menangis sedang belajar berkomunikasi.
(3) Bayi yang menangis sedang belajar mengatasi masalah.
(4) Bayi menangis karena mereka mau bertumbuh secara fisik.
(5) Menangis melatih bayi menyalurkan beban emosi yang negatif. 

Sesekali menangis juga baik untuk kehidupan rohani. Kalau kita masih bisa berduka dan menangis, artinya kita:
(1) mau belajar bersandar pada Tuhan.
(2) bersedia diasah dan dibentuk oleh Tuhan menjadi  orang yang lebih baik.
(3) bisa belajar bersimpati pada orang lain.
(4) berusaha lebih berhikmat dengan cara mencari jawaban dari firman Tuhan.
(5) belajar untuk sabar menantikan Tuhan menggenapi rencana-Nya yang indah!

Bagaimana menurut Anda ?

Senin, 06 Juni 2016

Jangan Sia-siakan Keluargamu


Suatu hari saya bersenggolan dengan seseorang yang tidak saya kenal. “Oh, maafkan saya,” reaksi spontan saya. Ia juga berkata: “Maafkan saya juga.” Orang itu dan saya berlaku sangat sopan. Kami pun berpisah dan mengucapkan salam.

Namun cerita jadi lain, begitu sampai di rumah. Pada hari itu juga, saat saya sedang menelphone salah satu kolega terbaik saya, dengan bahasa sangat lembut dan santun untuk meraih simpati kolega saya itu, tiba2 anak lelaki saya berdiri diam-diam di belakang saya. Saat saya berbalik,
hampir saja membuatnya jatuh. "Minggir!!! Main sana, ganggu saja!!!" teriak saya dengan marah. Ia pun pergi dengan hati hancur dan merajuk.

Saat saya berbaring di tempat tidur malam itu, dengan halus, Tuhan berbisik, "Akan kusuruh malaikat menyabut nyawamu dan mengambil hidupmu sekarang, namun sebelumnya, aku akan izinkan kau melihat lorong waktu sesudah kematianmu. Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan. Tetapi dengan anak yang engkau kasihi, engkau perlakukan dengan sewenang-wenang, akan kuberi lihat setelah kematianmu hari ini, bagaimana keadaan atasanmu, kolegamu, sahabat dunia mayamu, serta keadaan keluargamu"

Lalu aku pun melihat, hari itu saat jenazahku masih diletakkan di ruang keluarga, hanya satu orang sahabat dunia mayaku yg datang, selebihnya hanya mendoakan lewat grup, bahkan jg ada yg tdk komentar apapun atas kepergianku, dan ada yg hanya menulis 3 huruf singkat, 'RIP'.

Lalu teman-temanku sekantor, hampir semua datang, sekejap melihat jenazahku, lalu mereka asik foto-foto dan mengobrol, bahkan ada yg asik membicarakan aibku sambil tersenyum-senyum. Bos yg aku hormati, hanya datang sebentar, melihat jenazahku dalam hitungan menit langsung pulang. Dan kolegaku, tidak ada satupun dari mereka yang aku lihat.

Lalu kulihat anak-anakku menangis dipangkuan istriku, yang kecil berusaha menggapai2 jenazahku meminta aku bangun, namun istriku menghalaunya. istriku pingsan berkali-kali, aku tidak pernah melihat dia sekacau itu. Lalu aku teringat betapa sering aku acuhkan panggilannya yg mengajakku mengobrol, aku selalu sibuk dengan hpku, dengan kolega2 dan teman2 dunia mayaku, lalu aku lihat anak2ku.. Sering kuhardik dan kubentak mereka saat aku sedang asik dengan ponselku, saat mereka ribut meminta ku temani. Oh Ya Tuhan.. Maafkan aku.

Lalu aku melihat tujuh hari sejak kematianku, teman-teman sudah melupakanku, sampai detik ini aku tidak mendengar aku mendapatkan doa mereka untukku, perusahaan telah menggantiku dengan karyawan lain, teman-teman dunia maya masih sibuk dengan lelucon2 digrup, tanpa ada yg mbahasku ataupun bersedih terhadap ketiadaanku di grup mereka.

Namun, aku melihat istriku masih pucat dan menangis, airmatanya selalu menetes saat anak2ku bertanya dimana papah mereka? Aku melihat dia begitu lunglai dan pucat, kemana gairahmu istriku?
Oh Ya Tuhan Maafkan aku..

Hari ke 40 sejak aku tiada.
Teman FB ku lenyap secara drastis, semua memutuskan pertemanan denganku, seolah tidak ingin lagi melihat kenanganku semasa hidup, bosku, teman2 kerja, tdk ada satupun yang mengunjungiku kekuburan ataupun sekedar mengirimkan doa.

Lalu kulihat keluargaku, istriku sudah bisa tersenyum, tapi tatapannya masih kosong, anak2 masih ribut menanyakan kapan papahnya pulang, yang paling kecil yang paling kusayang, masih selalu menungguku dijendela, menantikan aku datang.

Lalu 15 tahun berlalu.
Kulihat istriku menyiapkan makanan untuk anak2ku, sudah mulai keliatan guratan tua dan lelah diwajahnya, dia tidak pernah lupa mengingatkan anak2 bahwa ini hari Minggu, jangan lupa kekuburan papah, jangan lupa berdoa , lalu aku membaca tulisan disecarik kertas milik putriku malam itu, dia menulis.. "Seandainya saja aku punya papah, pasti tidak akan ada laki2 yang berani tidak sopan denganku, tidak akan aku lihat mamah sakit2an mencari nafkah seorang diri buat kami, oh Ya Tuhan.. Kenapa Kau ambil papahku, aku butuh papahku Ya Tuhan.." kertas itu basah, pasti karena airmatanya..
YaTuhan  maafkanlah aku..

Sampai bertahun2 anak2 dan istriku pun masih terus mengingatku dan mengharapkan agar aku selalu berbahagia di sana.
Lalu seketika,, aku terbangun.. Dan terjatuh dari dipan.. Oh Ya Tuhan... Puji Tuhan.. Ternyata aku cuma bermimpi..

Pelan-pelan aku pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, masih aku lihat airmata disudut matanya, kasihan sekali, terlalu kencang aku menghardik mereka..
“Anakku, papah sangat menyesal karena telah berlaku kasar padamu.“Si kecilku pun terbangun dan berkata, “Oh papah, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.”
“Anakku, aku mencintaimu juga. Aku benar-benar mencintaimu, maafkan aku anakku” Dan kupeluk anakku. Kuciumi pipi dan keningnya.
Lalu kulihat istriku tertidur, istriku yang sapaannya sering kuacuhkan, ajakannya bicara sering kali aku sengaja berpura2 tidak mendengarnya, bahkan pesan2 darinya sering aku anggap tak bermakna, maafkan aku istriku, maafkan aku.
Air mataku tak bisaku bendung lagi.

Apakah kita menyadari bahwa jika kita mati besok pagi, perusahaan di mana kita bekerja akan dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Teman2 akan melupakan kita sebagai cerita yang sudah berakhir, beberapa masih menceritakan aib2 yang tidak sengaja kita lakukan. Teman2 dunia maya pun tak pernah membahas lagi seolah, aku tidak pernah mengisi hari2 mereka sebagai badut di grup.

Lalu aku rebahkan diri disamping istriku, ponselku masih terus bergetar, berpuluh puluh notifikasi masuk menyapaku, menggelitik untuk aku buka, tapi .. tidak.. tidak..
Aku matikan ponselku dan aku pejamkan mata ..

Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Rabu, 11 November 2015

Istri Bijaksana


ISTRI BIJAKSANA

Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.
Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.
Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat.
Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?
Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.
Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.
Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.
Sang istri menjawab: sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga. karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya.

Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul;
Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun adalah sampah. hanya saja tidak ditempatkan di posisi yang tepat.
Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, sharing dan teruskan ke orang lain, Anda adalah orang yang berbahagia.

Delapan kalimat di bawah ini, semuanya adalah intisari kehidupan:
  1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.
  2. Orang yang tidak bisa toleransi, seberapa banyak teman pun, akhirnya semua akan meninggalkannya.
  3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.
  4. Orang yang tidak bisa bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.
  5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat bekerja pun tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.
  6. Orang yang tidak bisa menabung, terus mendapatkan rejeki pun tidak akan bisa menjadi kaya.
  7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bisa bahagia.
  8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, terus melakukan pengobatan pun tidak akan berusia panjang.
Amsal 31: 10-12
31:10 Isteri yang cakap 1  e  siapakah akan mendapatkannya? f  Ia lebih berharga dari pada permata. 31:11 Hati suaminya g  percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan. h  31:12 Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Minggu, 01 November 2015

IA Tahu Jalan Hidupku


Bacaan Hari ini :
Ayub 23:10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

Allah paling ahli dalam hal menempatkan kita dalam situasi dimana hanya Dia yang bisa menolong kita. Dengan begitu kita tidak bisa berterimakasih pada keberuntungan kita, atau memuji diri sendiri atas kepintaran atau keahlian kita dalam menangani masalah. Tetapi kita harus berkata, "Hanya Tuhan yang bisa menolongku." Allah ingin menerima kemuliaan-Nya atas apa yang Dia lakukan. Dan Dia dengan jelas berfirman tidak akan memberikan kemuliaan-Nya kepada yang lain" (lihat Yesaya 42:8).

Ini mengingatkan kita pada seorang pria yang begitu tahu apa yang namanya penderitaan, bahkan arti namanya berhubungan erat dengan penderitaan. Saya berbicara, tentu saja, tentang Ayub, seorang pria yang kehilangan anak-anaknya, rumahnya, dan segalanya, termasuk kesehatannya.
Ayub memiliki banyak pertanyaan, pertanyaan sama yang sebagian besar dari kita tanyakan. Dia berkata, "Ah, semoga aku tahu mendapatkan Dia, dan boleh datang ke tempat Ia bersemayam. Maka akan kupaparkan perkaraku di hadapan-Nya, dan kupenuhi mulutku dengan kata-kata pembelaan. Maka aku akan mengetahui jawaban-jawaban yang diberikan-Nya kepadaku dan aku akan mengerti, apa yang difirmankan-Nya kepadaku (Ayub 23:3-5).

Ayub dengan jujur "mengakui apa yang sedang ia pergumulkan. Kemudian ia mengucapkan sebuah pernyataan iman: Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas (Ayub 23:10). Intinya ia berkata, "Aku tak tahu apa yang tengah terjadi. Aku tak tahu mengapa Allah mengijinkan ini terjadi. Tapi satu yang kutahu: Ketika aku diuji, aku akan muncul bagai emas." Itulah tujuan Allah atas Ayub. Dan itu juga tujuan-Nya atas Anda.

Kadang Allah mengijinkan penderitaan terjadi kepada Anda, karena Allah punya tujuan yang jelas agar Anda muncul bagai emas.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih ...

Senin, 07 September 2015

Gereja Mawar Sharon, Deklarasi Identitas Didalam Tuhan


GEREJA MAWAR SHARON, JAKARTA
Kebaktian Minggu, 6 September jam 16.00

LETS PEOPLE KNOW WHO YOU ARE

Saya anak Tuhan Allah oleh Yesus Kristus
Saya ditebus dari tangan musuh
Saya diampuni
Saya diselamatkan oleh kasih karunia Allah bukan manusia
Saya dibenarkan
Saya disucikan
Saya adalah ciptaan baru didalam Kristus, yang lama telah berlalu, yang baru telah tiba dan yang akan datang lebih mulia dari pada hari ini.
Saya ditebus dari kutuk hukum taurat
Saya dilepaskan dari kuasa kegelapan
Saya bebas dari tuduhan iblis
Saya dilingkupi rasa aman kemanapun saya pergi dalam segala keadaan dunia karena Tuhan menjagaku
Saya mendapatkan segala keperluanku lebih dari pada yang kupikirkan didalam Yesus Kristus
Saya kuat didalam Tuhan
Saya kuat didalam Roh Kudus
Saya kuat didalam kuasa firman Allah
Saya melakukan segala perkara bersama Yesus yang memberi kemampuan
Saya adalah ahli waris Allah
Saya diberkati pada saat keluar dan pada saat masuk
Saya diberkati dari seluruh berkat rohani dan berkat jasmani
Saya disembuhkan oleh bilur-bilur Yesus
Saya dibimbing oleh Roh Kudus, tidak dibimbing oleh keadaan
Saya diberi kuasa mengalahkan musuh
Saya lebih dari pada pemenang
Saya mengalahkan iblis setiap hari
Saya tidak digerakan oleh apa yang saya lihat tapi saya bergerak dengan iman apa yang Tuhan katakan tentang diriku
Saya menundukan pikiran yang sia-sia
Saya menawan segala pikiran dosa didalam nama Yesus
Saya mengalami perubahan
Saya diperbaharui budi pekerti saya menurut firman Tuhan
Saya berjalan dengan iman dan bukan penglihatan
Saya penuh kasih karunia Allah
Saya adalah pekerja yang bekerja dengan Kristus
Saya adalah terang dunia, kemanapun saya pergi orang-orang diberkati
Saya adalah kepala bukan ekor
Saya adalah berkat bagi saudara-saudara
Roh Allah yang diam didalamku lebih besar dari roh yang di dunia
Saya adalah biji mata kesayangan Tuhan

Amin
Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Jumat, 28 Agustus 2015

Efek Menanam Tindakan Positif


EFEK MENANAM TINDAKAN POSITIF 

    Suatu malam seorang pria sedang berjalan ke Gereja.
Ketika ia bertemu 4 orang anak laki² yg sedang luntang-lantung di pojok jalan,
maka pria itu mengajak mereka untuk mengikuti ibadah bersamanya.
Ternyata mereka mau,
bahkan ke 4 anak itu juga mau kembali ke Gereja bersama pria itu pada Minggu berikutnya.
Mereka akhirnya menjadi cikal-bakal dari Kelas Sekolah Minggu yg mulai di ajar oleh Pria itu.

Ber-tahun² kemudian,
Pria itu memutuskan untuk mencoba menghubungi ke 4 anak laki² itu untuk mengetahui apa yg tlah terjadi dalam kehidupan mereka,
& meminta kesediaan mereka untuk menuliskan Sebuah Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Guru Sekolah Minggu mereka,
yg akan di bacakan pada Sebuah Pesta Kejutan.

Ternyata surat² balasan dari mereka mengungkapkan bahwa salah satu dari mereka tlah menjadi Misionaris untuk China,
yg satunya adalah Presiden Federal Reserve Bank,
yg satunya lagi adalah Sekretaris Pribadi Presiden Herbert Hoover,
& yg terakhir adalah Presiden Hoover sendiri.

Bila hari ini kita memiliki Segenggam Benih di tangan kita,
kita tak dapat meramalkan yg mana dari benih² itu yg akan benar² Bertunas & Menghasilkan Sebatang Pohon Raksasa.
Sungguh menakjubkan bahwa sebatang Pohon Pinus yg sangat besar dapat tumbuh dari Benih yg Amat Kecil.
Satu²nya cara untuk Mengetahui Biji mana yg akan Bertumbuh & Menjadi Pohon yg Besar adalah dgn Menanamnya.
Bila kita Menanamkan Tindakan² Positif, Nilai² Kebenaran & Kemurahan Hati kepada anak² kita,
orang lain di sekitar kita,
m a k a kita Tak Akan Pernah tau Pohon sebesar Apa yg dapat Tumbuh dari Benih Kecil itu.

MARI SELALU LAKUKAN YG TERBAIK BAGI ANAK² KITA,
KELUARGA KITA & ORANG LAIN DI SEKELILING KITA,
K A R E N A KITA TAK PERNAH TAU MUJIZAT APA YG DAPAT TERJADI DALAM KEHIDUPAN MEREKA DAN KEHIDUPAN KITA SENDIRI.

“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”
(Kolose 3:23)

Amin .. 
Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Senin, 29 Juni 2015

Bertunaslah Seperti Pohon Kurma


RENUNGAN KRISTEN : Bertunaslah Seperti Pohon Kurma


Mazmur 92:13~16 <Org benar akan bertunas spt pohon korma, akan tumbuh subur spt pohon aras di Libanon; mrk yg ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mrk masih berbuah, mjd gemuk & segar, utk memberitakan, bhw TUHAN itu benar, bhw Ia gunung batuku & tdk ada kecurangan pada-Nya.>

Ada pepatah kuno yg juga mengatakan, "Org besar akan bertunas spt pohon korma."
Pohon korma lazim dijumpai di Timur Tengah, dgn kondisi tanah yg kering, gersang, tandus & sering dihantam badai gurun yg dahsyat.
Hanya pohon korma yg bisa bertahan hidup, tak berlebihan kalau pohon korma dianggap sbg pohon yg tahan banting. Kekuatan pohon korma ada di AKAR2NYA. Petani di Timur Tengah menanam biji korma ke dlm lobang pasir lalu ditutup dgn batu.

Mengapa biji korma itu hrs ditutup dgn batu? Ternyata, batu tsb memaksa pohon korma berjuang utk bertumbuh ke atas.
Justru krn pertumbuhan batang mengalami HAMBATAN, hal itu membuat pertumbuhan akar ke dlm tanah mjd maksimal. Setelah akar2nya mjd kuat, barulah biji pohon korma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yg menekan diatasnya.
Ditekan dari atas, spy bisa berakar kuat ke bawah. Bukankah itu adalah PRINSIP KEHIDUPAN yg luar biasa?

Skrg kita tahu, mengapa Allah seringkali mengizinkan tekanan hidup selalu datang, bukan utk melemahkan & menghancurkan kita, sebaliknya Allah mengizinkan tekanan hidup itu utk membuat kita BERAKAR semakin KUAT di dlm firman-Nya. Tak sekedar bertahan, bahkan ada waktunya benih yg sdh berakar kuat itu akan menjebol "BATU2 MASALAH" yg selama ini menekan kita. Niscaya kita akan keluar mjd "PEMENANG KEHIDUPAN".

Allah menciptakan kita seperti pohon korma. Sebab itu jadilah org yg tangguh, kuat & tegar menghadapi beratnya kehidupan. 
Berakarlah kuat2 ke bawah, bertunas & berbuahlah banyak2 ke atas utk memuliakan Allah Bapa di surga!

(Baca Yeremia 29:11; Yohanes 15:8; Roma 8:28 & 8:37) 
TUHAN memberkati.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Rabu, 17 Juni 2015

Penuhilah Hati Dengan Cinta


PENUHILAH HATI DENGAN CINTA

Pernahkah kita menebak isi hati seseorang? Seringkali kita menduga tentang keburukan yang orang lain miliki. Tak heran jika apa yang telah kita duga telah menimbulkan fitnah yang dapat menghancurkan kehidupan orang lain.

Sudahkah kita menyelidiki hati kita sendiri? Seperti apakah rupa hati yang kita miliki? Sudahkah hati kita penuh dengan cinta kasih seperti yang Tuhan ingini? Apakah ternyata kita telah menjadi manusia yang lupa untuk melihat diri sendiri ?

Penuhilah hati kita dengan cinta. Jangan pernah penuhi hati dengan kebencian, iri, dengki dan rasa-rasa negatif lainnya. Hati kita adalah tanah yang subur. Saat kita menanaminya dengan keburukan, maka kita akan menuai keburukan kelak.

Mencela orang lain lebih mudah dari pada mencela diri sendiri. Kita termasuk yang mana? Mau mengakui keburukan dan bertobat atau menunjuk orang lain untuk dipersalahkan atas kekurangan kita?

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Amsal 4:23

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Rabu, 10 Juni 2015

Memuji Tuhan Setiap Hari


MEMUJI TUHAN SETIAP HARI

Bacaan Alkitab hari ini
Lukas 11:1-4

Apakah ada yang istimewa di tanggal 10 Juni ini? Mungkinkah hari ini Anda berulang tahun atau merayakan suatu peristiwa yang spesial? Ataukah Anda mengingat sebuah peristiwa penting atau bersejarah di tanggal 10 Juni ini, misalnya : pada tahun 1574, Raja Phillip II dari Spanyol memberi gelar Insigne y Siempre Leal Ciudad (Kota yang Penting dan Selalu Setia) pada Manila, Filipina dan selanjutnya diperingati sebagai hari jadi kota tersebut. 

Jika Anda seorang penggemar bola, di hari ini pada tahun 1934 - Italia menjuarai Piala Dunia FIFA 1934 setelah mengalahkan Cekoslovakia 2-1.

Namun bagaimana jika tak ada satupun peristiwa dan fakta di atas yang menjadikan 10 Juni ini menjadi tanggal yang istimewa bagi Anda? Cobalah beberapa ide berikut ini :

- Hari ini Allah menyediakan kebutuhan Anda dan menginginkan Anda untuk mempercayainya (Lukas 11:3).
- Hari ini Allah memberi Anda kesempatan baru untuk memuji Dia (Mazmur 118:24).
- Hari ini Allah ingin memperbarui batin Anda (2 Korintus 4:16).
Dengan Allah menjadi penuntun Anda, tanggal 10 Juni ini dan setiap hari dapat menjadi hari yang istimewa.

Refleksi Diri
1. Apa yang harus kita katakan ketika  berdoa?
2. Apa janji yang Tuhan berikan kepada kita hari ini?

Pokok Doa
Terimakasih untuk  hari ini yang Engkau percayakan kepadaku ya Tuhan.  Ajarlah aku untuk  menggunakan jam demi jam yang ada dengan mengucap syukur  atas kebaikan yang Engkau  berikan.

 Kata - Kata Bijak
Setiap  hari memberi kita alasan baru  untuk memuji  Tuhan.

Yang Harus Dilakukan
Ucapkanlah syukur  atas hari yang Tuhan percayakan dalam hidup Anda saat ini

Amin .. Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Rabu, 06 Mei 2015

Siapakah Yang Anda Andalkan ?


Pemulihan di dalam Gembala yang Sejati!       Yehezkiel 34       

Bahasan diambil dari Kitab Yehezkiel dengan membahas Yehezkiel 34. Yehezkiel adalah nabi bagi umat Allah ketika bangsa itu ada dalam pembuangan, dan nas ini menggarisbawahi pengharapan bagi pemulihan yang dimiliki umat Allah dengan mengarahkan mereka kepada sumber pemulihan yang sejati. 

Umat Allah telah memberontak dari rancangan-Nya bagi kehidupan di negeri Israel, dan sebagai hukumannya, Tuhan telah mengusir Israel dari tanah itu. Namun, Allah menunjukkan kasih-Nya kepada Israel dengan tidak membatalkan ikatan perjanjian-Nya (covenant) dengan mereka, memberitahukan salah satu alasan utama bagi pembuangan, dan mengarahkan mereka kepada satu-satunya pengharapan bagi pemulihan sejati. 

Yehezekiel 34 menunjukkan kegagalan dari para pemimpin-gembala Israel sekaligus memberikan pengharapan bagi pemulihan yang sejati kepada umat Allah. Kesetiaan Perjanjian Tuhan didemonstrasikan di dalam kasih dan belas kasihan-Nya sebagai gembala, yang ditunjukkan melalui kehidupan dan kepemimpinan Sang Gembala yang Sejati, Yesus Kristus. 

  1. Gembala Israel benar-benar jahat (34:1-4): Para pemimpin Israel mengeksploitasi orang-orang yang mereka pimpin dengan memberi makan diri mereka sendiri dan bukan bangsa mereka, dan bahkan tidak membagikan daging yang seharusnya mereka bagikan dari persembahan-persembahan korban di Bait Allah. Mereka mengabaikan orang-orang yang mereka pimpin dengan tidak menguatkan orang yang lemah, tidak menyembuhkan orang sakit, tidak mencari orang yang terhilang atau tersesat, dan tidak membalut orang yang terluka. Akhirnya, mereka membuat orang-orang yang mereka kuasai menjadi putus asa karena “kekerasan dan kekejaman” seperti seorang Firaun (34:4, bandingkan Keluaran 1:13-14). Para gembala Israel hidup seakan-akan mereka berada di atas hukum Allah dan mereka benar-benar adalah para pemimpin yang jahat.

  2. Gembala yang jahat akan memiliki domba-domba yang SEDIH (SAD sheep)(34:5-6): Domba-domba yang sedih (SAD) sebenarnya rentan atau ‘Susceptible’ karena dibiarkan ada di dalam posisi-posisi yang tidak aman/rawan, terpencar dan menjadi mangsa yang empuk bagi predator. Domba-domba yang sedih juga sendirian atau ‘Alone,’ tersesat di perbukitan, dan tanpa arah atau ‘Directionless’ karena tidak ada gembala yang mau merawat atau memimpin mereka. Domba-domba yang sedih terlihat sedih dan Anda bisa melihat keefektifan seorang pemimpin/gembala dari kondisi domba-domba mereka, domba-domba yang mereka pimpin. Bangsa Israel telah menjadi SAD/sedih di bawah para pemimpin Israel.

  3. Gembala yang Baik menentang para gembala yang jahat & akan menyelamatkan serta memulihkan domba-domba-Nya (7-10): Tuhan berfirman secara langsung kepada para pemimpin-gembala Israel melalui sang nabi dan Ia berfirman dengan sangat jelas– karena keadaan yang menyedihkan/SAD dari domba-domba-Nya, maka Tuhan menentang gembala-gembala-Nya. Tuhan akan berjalan menentang para gembala umat-Nya yang jahat dan Ia akan menyelamatkan dan memulihkan umat-Nya. Yesus adalah Gembala yang baik yang menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya (Yohanes 10:11). Ia mengasihi domba-domba-Nya dan berbelas kasihan kepada mereka (Matius 9:36). 

Kita sering mencari keselamatan dan pemulihan dari manusia dan hal-hal yang ada di dalam dunia ini. Hasilnya? Kita menyembah apa yang disembah oleh dunia ini dan kita berkuasa sebagaimana dunia ini berkuasa. Secara alkitabiah, ini adalah penyembahan berhala. Umat Allah diperintahkan untuk tidak memiliki allah lain di hadapan Tuhan (Lihat 10 perintah Allah dalam Keluaran 20 dan Ulangan 5) karena Tuhan telah menebus umat-Nya (Keluaran 20:1)! Yesus mengingatkan kita bahwa kita tidak bisa melayani dua tuan (Matius 6:24) yang berarti kita tidak bisa menyembah Tuhan dan juga allah lain. Allah palsu dari dunia kita berusaha memikat kita (Ulangan 4:19) dan manusia menyembah apa yang diciptakan ketimbang Pencipta kita (lihat Roma 1). Alkitab mengajarkan bahwa kita akan menjadi seperti apa yang kita sembah (Mazmur 115:8) dan sebagai anak-anak Allah, kita harus menjauhkan diri dari berhala (1 Yohanes 5:21) sehingga kita akan menjadi serupa dengan Tuhan kita, yang menciptakan dan menebus kita. 

Ilah-ilah dari budaya kita dibuat oleh tangan manusia (Mazmur 135:15-18) dan tidak akan pernah memuaskan atau memenuhi janji-janji mereka (Yesaya 44:9-20). Sebelumnya, ketika kita tidak mengenal Allah, kita diperbudak sehingga menyembah ilah-ilah dari kebudayaan kita (Galatia 4:8) dan kita meninggalkan kasih Allah dan datang kepada berhala-berhala itu (Yunus 2:8). Kini kasih Allah telah membebaskan kita untuk mengasihi Tuhan Allah kita dengan segenap hati, pikiran, dan jiwa kita dan untuk mengasihi sesama kita seperti diri kita sendiri (Roma 5-8). Para pemimpin Israel menunjukkan semua tanda yang menunjukkan penyembahan terhadap allah lain selain Tuhan, tetapi bagaimana sang Allah yang adil dapat menyelamatkan umat yang memberontak yang pemimpinnya menolak Tuhan serta rancangan-Nya bagi kehidupan di negeri itu? 

Tuhan adalah pemimpin sejati yang dibutuhkan umat-Nya, yang menjalani kehidupan yang sempurna untuk mewakili kita dan menanggung kematian yang selayaknya kita alami (Sang Gembala yang Baik menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya – Yohanes 10:11). Tuhan menunjukkan sejauh mana Ia akan memperbaiki kepemimpinan yang jahat dari para gembala Israel di dalam bagian berikutnya dari pasal 34, ketika sang nabi menjelaskan cakupan dari tindakan Allah bagi umat-Nya, dengan menawarkan penyelamatan dan pemulihan sejati hanya di dalam Dia: Aku sendiri yang akan mencari domba-domba itu (11); Aku akan mencari dan Aku akan menyelamatkan domba-domba-Ku (12), Aku akan membawa mereka keluar dari hadapan si musuh dan Aku akan memberi makan mereka (13); Aku akan menyediakan bagi mereka makanan-makanan yang terbaik (15); Aku sendiri akan menjadi gembala mereka dan Aku akan memberikan kepada mereka perhentian dan pembaruan (16); Aku akan mencari yang hilang. Aku akan membalut yang terluka. Aku akan menguatkan mereka yang lemah & Aku akan menghukum mereka yang menyalahgunakan kekuatan mereka, dan Aku akan menyediakan keadilan sebagai makanan mereka (16); Aku akan menghakimi para gembala palsu yang mementingkan diri sendiri (17-19); Aku sendiri yang akan menjadi hakim (20- Lihat Matius 25); Aku akan menolong (22); Aku akan mengutus Gembala-Ku yang kekal, hamba-Ku Daud, dan Ia akan memberi makan domba-domba-Ku (23); Aku akan mengadakan perjanjian damai (25); Aku akan membuat mereka menjadi berkat dan Aku akan mengirim mereka ke lembah-lembah yang subur (26); Mereka akan tahu bahwa Akulah Tuhan ketika Aku mematahkan kuk penindasan mereka (27); Aku akan menyediakan kebutuhan mereka (29); Aku akan ada bersama mereka (30); Akulah Allah mereka, demikian firman Tuhan (31).

Perjanjian kasih Gembala kita yang baik itu mendesak kita untuk meninggalkan segala berhala dari kehidupan kita, dari komunitas dan kebudayaan kita, serta berbalik kepada-Nya. Ia tetap setia sementara kita tidak setia (2 Timotius 2:13). 

Apa makna dari semua ini bagi kita saat ini?
  1. Ketika Anda membaca 34:1-10, apa saja ciri dari kepemimpinan yang jahat di satu pihak serta para domba yang sedih/SAD di pihak lain, yang Anda lihat menjadi suatu godaan yang secara khusus ada di sini di UPH?
  2. Mitchell mengawali renungan ini dengan menyatakan bahwa suatu bangsa yang korup memiliki kepemimpinan yang korup. Apakah Anda percaya dengan hal ini? Mengapa demikian, atau mengapa tidak? Bagaimana hal ini memaksa Anda untuk memeriksa kepemimpinan Anda sendiri?
  3. Perhatikan saat-saat ketika diri Anda sendiri seakan-akan menjadi seekor “domba yang “sedih,” yang mengembara meninggalkan kawanan domba Anda, tidak berdaya dan tersesat. Bagaimana Tuhan mencari, memperbarui, dan memulihkan Anda saat itu?
  4. Di dalam kepemimpinan kita, kita harus dipimpin oleh Kristus, dan mengikuti sang Gembala yang baik. Berhala-berhala apa saja yang mesti Anda tinggalkan supaya Anda bisa berkata kepada para mahasiswa dan orang-orang lain yang Anda pimpin, “Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus”?
  5. Mengapa sulit sekali bagi kita untuk meninggalkan berhala-berhala kehidupan dan kebudayaan kita serta berbalik kepada Sang Gembala yang Sejati demi kepemimpinan dan kehidupan kita? Apakah Anda lebih mempercayai kuasa dari allah palsu ketimbang kepada kuasa satu-satunya Allah yang sejati? 

Ketika Anda meninjau pelajaran hari ini dari Yehezkiel 34, ubahlah hal itu menjadi suatu doa pribadi Anda serta doa bagi komunitas Anda. Pujilah (Adore) Tuhan karena kasih perjanjian-Nya, kesetiaan-Nya yang teguh yang tidak meninggalkan Anda saat Anda memberontak. Akui (Confess) ketika Anda tidak setia dan berpaling kepada berhala-berhala kebudayaan kita dan bukan kepada Raja dari umat kita. Ungkapkan secara spesifik pertobatan Anda. Bersyukurlah (Thank) kepada Tuhan karena pengampunan dan belas kasihan-Nya sementara Anda memohon kekuatan di dalam kepemimpinan Anda sendiri, praktik Anda di fakultas, serta Universitas kita secara umum.

Faktanya adalah para berhala tidak pernah memenuhi apa yang mereka janjikan. Bahkan, sebagaimana yang kita saksikan di dalam kehidupan orang Israel, jika kita mengikuti berhala-berhala kebudayaan kita, justru yang kita alami adalah kehancuran dan guncangan. Komunitas Anda akan menerima manfaatnya jika Anda mengambil waktu untuk mengakui di hadapan orang lain tiga berhala yang ada dalam kehidupan Anda yang lebih Anda percayai daripada Sang Gembala yang Sejati. Sebutkan BAGAIMANA Anda bisa meninggalkan berhala-berhala ini dan apa artinya bagi Anda jika Anda berpaling KEPADA Tuhan.

Amin .. semoga bermanfaat

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Selasa, 21 April 2015

My Wife Does Not Work !!!


My Wife DOES NOT WORK !!!

Conversation between a Husband (H) and a Psychologist (P):

P : What do you do for a living Mr. Bandy???
H : I work as an Accountant in a Bank.

P : Your Wife ???
H : She doesn't work. She's a Housewife only.

P : Who makes breakfast for your family in the morning???
H : My Wife, because she doesn't work.

P : At what time does your wife wake up for making breakfast???
H : She wakes up at around 5 am because she cleans the house first before making breakfast.

P : How do your kids go to school???
H : My wife takes them to school, because she doesn't work.

P : After taking your kids to school, what does she do???
H : She goes to the market, then goes back home for cooking and laundry. You know, she doesn't work.

P : In the evening, after you go back home from office, what do you do???
H : Take rest, because i'm tired due to all day works.

P : What does your wife do then ???
H : She prepares meals, serving our kids, preparing meals for me and cleaning the dishes, cleaning the house then taking kids to bed.

✔Whom do you think works more, from the story above???

The daily routines of your wives commence from early morning to late night. That is called 'DOESN'T WORK'???

Yes, Being Housewives do not need Certificate of Study, even High Position, but their ROLE/PART is very important !!!

Appreciate your wives. Because their sacrifices are uncountable. This should be a reminder and reflection for all of us to understand and appreciate each others roles.

All about a WOMAN ....
 
When she is quiet, millions of things are running in her mind.

When she stares at you, she is wondering why she loves you so much in spite of being taken for granted.

When she says I will stand by you, she will stand by you like a rock.

Never hurt her or take her wrong or for granted...

↪Forward to every woman to make her smile and to every man to make him realize a woman's worth...!!!
Selamat hari Kartini

Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Rabu, 11 Maret 2015

6 Pertanyaan Paling - Paling

renungan kristen, ilustrasi kristen

 Ada 6 pertanyaan Paling - Paling ..

 1: "Apakah yang PALING TAJAM di dunia ini ?"
 Ada menjawab dengan serentak "Pedang."
Jawab  : Yang paling tajam adalah "lidah manusia".
Karena melalui lidah, manusia dengan mudah memfitnah orang, menyakiti hati, melukai perasaan orang, dll.

2: Apa yang PALING JAUH dari diri kita di dunia ini?
Ada yang menjawab "Antariksa, bulan, matahari."
Jawab : Yang paling jauh adalah “masa lalu".
Siapa pun kita, bagaimanapun dan betapapun kayanya kita, tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu. Sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang.

3: Apa yang PALING BESAR di dunia ini?
Ada yang menjawab "Gunung, bumi, matahari."
Jawab  : Yang paling besar yang ada di dunia ini adalah "nafsu".
Banyak manusia menjadi celaka karena menuruti hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi dan harta. Karena itu hati-hatilah dengan hawa nafsu!

4: "Apa yang PALING BERAT di dunia ini?"
Ada yang menjawab "Baja, besi, gajah."
Jawab : Yang paling berat adalah "berjanji". Hal yang gampang diucapkan tapi sulit dilakukan.

5: "Apa yang PALING RINGAN di dunia ini?"
Ada yang menjawab "Kapas, angin, debu, daun."
Jawab  :Yang paling ringan di dunia ini adalah  "Melupakan Tuhan & Meninggalkan Tuhan".
Lihatlah banyak orang yang karna harta, tahta, tergoda wanita/ laki-laki  dengan mudahnya  dan meninggalkanTuhan.

6: Apa yang PALING DEKAT dengan diri kita di dunia ini?
Ada yg menjawab: "Orang tua, sahabat, teman, kerabatnya."
Jawab  : Yg paling dekat dengan kita adalah "KEMATIAN". Sebab kematian adalah PASTI adanya dan tiap detik bisa terjadi.

Dan terakhir pertanyaan bonus dari team NK 
"Apakah yang paling gampang di dunia ini?"
Mereka menjawab "Makan, tidur, nongkrong dll"
Jawab team NK : Yg paling gampang adalah "BAGIKAN LINK RENUNGAN INI ", maka akan jadi renungan yang bermanfaat bagi teman-teman Anda. 

Semoga bermanfaat.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Senin, 09 Maret 2015

Mengapa Diam itu Emas ?

renungan kristen

Renungan Kristen, DIAM ITU EMAS

Tidak semua orang menguasai seni berbicara dan mendengarkan, karena ini butuh waktu untuk terus berlatih , kapan waktu berbicara dan kapan harus mendengarkan.
Ada kalanya seseorang hanya butuh didengarkan,  dengan begitu bebannya menjadi lebih ringan dan ia pun merasa lega.

Sebuah ungkapan mengatakan,  "Seorang pendengar yang baik bukan berarti tidak mampu berbicara. Justru ia adalah pembicara yg baik, namun dengan tenggorokannya yg terluka." 

Ungkapan ini memiliki makna yang cukup dalam , bahwa ada sesuatu yang harus kita korbankan untuk menjadi pendengar yang baik. Kita menahan diri untuk tidak berkomentar sampai dia selesai berbicara, kita menahan diri untuk tidak protes.

Seringkali seseorang berpikir bahwa bahwa dia punya sesuatu yang lebih baik untuk dikatakan, sehingga dia tidak sabar lagi untuk mendengar dan ingin langsung berbicara.
Dalam hal ini penguasaan diri berperan penting. Belajarlah sabar untuk mendengarkan orang lain sebelum berbicara!

TUHAN sendiri tidak menginginkan kita berbicara terus menerus. Bahkan di dalam doa ada saatnya di mana Ia menginginkan kita duduk diam mendengarkan-Nya.
TUHAN pencipta memberi 2 telinga dan 1 mulut. Itu artinya harus lebih banyak mendengar daripada berbicara. 

Mengapa diam itu emas ? karena ada banyak orang yang letih lesu dan berbeban berat, mereka butuh orang yang mau mengerti dan dengan sabar mendengarkan keluh kesah serta memberi semangat baru kepada mereka.

Mari kita lebih menyadari betapa pentingnya untuk mendengar dan berkata-kata tepat pada waktunya...! Jangan justru kehadiran kita menambah keruh suasana, jadilah bijak.

Amsal 15:23 <Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya! > Tuhan memberkati.

Amin.
Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

POSTINGAN TERAKHIR

ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?

  "Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...

POPULER DIBACA