Tampilkan postingan dengan label kotbah di gki gading serpong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kotbah di gki gading serpong. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2015

GKI Gading Serpong Khotbah 26 April 2015


Tema : KEBANGKITAN DAGING, PENGHARAPAN MASA AKAN DATANG

Pembicara : Pdt Joseph GTH
Firman : 1 Korintus 15 : 35-42

Dalam ajaran Yunani diajarkan bahwa setelah manusia mati maka tubuh yang nilainya fana dan terbatas ini kalau sudah mati ya mati .. selesai .., tidak ada kebangkitan lagi.
Kadang kala orang Kristen yang percaya setelah mati ada kebangkitan pun berperilaku seperti pemahaman orang Yunani , seringkali kita mendengar kata sambutan di pemakaman yang mengatakan "kita mengantar si A ke peristirahatannya yang terakhir .."

Ketika orang Yunani mengatakan bahwa kematian itu jalan yang terakhir , tubuh ini sudah tidak mempunyai nilai kekekalan , kemuliaan ... hanya roh dan jiwa yang bisa dibangkitkan.

Ditengah pemahaman seperti diatas, rasul Paulus memberikan tanggapan teologis, bahwa manusia yang terdiri dari tubuh jiwa dan roh merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak bisa diceraikan satu sama lain.
Kehidupan manusia tidak berakhir atau dibatasi dengan kematian tubuh, tapi dengan kekuasaan dan kedaulatan Allah , maka Allah akan membangkitkan orang mati dan mengubahkan tubuh yang sekarang ini dengan tubuh surgawi yang baru., tentu tubuh baru yang juga mempunyai roh.

Saat Yesus bangkit dan menemui muridNya , saat itu muridNya tidak serta merta mengenal dan percaya , mereka terkejut dan takut bahkan menyangka itu hantu. Ditengah keraguan itu Yesus memberikan Shalom , Dia sudah menang atas dosa dan maut .. Yesus bangkit dengan tubuh kemuliaan yang baru ..
Setiap orang yang percaya kepadaNya tidak akan binasa lagi , kuasa kebangkitanNya mampu mengubahkan , mentransformasi , dari orang yang dulunya egois menjadi orang yang murah hati.
Tubuh yang dkaruniakan Allah tidak dipakai untuk diri sendiri tetapi dipakai untuk menjadi berkat bagi orang lain, mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup dan yang berkenan kepada Allah sebagai ibadah yang sejati.

Tangan yang dikaruniakan oleh Tuhan, bisa dipakai untuk menepuk bahu orang yang sedang menderita, memberikan semangat dan dorongan supaya orang itu dapat bangkit kembali , bukan sebaliknya dipakai untuk hal-hal yang menyakitkan orang lain. Demikian juga dengan lidah , kaki dan semua anggota tubuh anugerah Tuhan hendaknya dipakai menjadi saluran berkat bagi kemuliaan Kristus.

Dalam era digital saat ini , ketika kebutuhan manusia begitu beragam dan komplek , maka kita bisa terjebak dalam kehidupan yang mementingkan diri sendiri , menjadi orang yang cuek melalui jebakan-jebakan tekhnologi seperti hp dan lain sebagainya , jikalau kita tidak berhati-hati.

Ketika menghayati makna kebangkitan Kristus, Kristus sudah menebus kita dari kuasa dosa dan maut itu berarti hidup yang semula sia-sia, sekarang dialihkan oleh kuasa kebangkitan yang sungguh membuat kehidupan menjadi berarti dan mulia, menjadi berkat bagi sebanyak mungkin orang.

Saat ini gereja GKI sedang menjalani Reklasisasi, penataan ulang basis klasis jemaat-jemaat yang ada. Dalam rangka mewujudkan gerak kebersamaan untuk mewujudnyatakan shalom dan kasih Tuhan didunia.
Gereja sebagai agen perubahan dalam menghadirkan damai sejahtera itu , ketika terjadi perubahan dalam gereja dan jemaat yang memuliakan Allah, itu adalah kebangkitan.
Ketika gereja menjadi saluran berkat bagi orang-orang yang tidak berdaya, orang-orang yang lemah dan orang-orang yang miskin dan tertindas , maka itulah kebangkitan.

Tubuh bukan hanya yang kelihatan , tetapi juga sikap , perilaku, gerak-gerik, pikiran dan perkataan itu yang harus berubah, terjadi transformasi .. itulah kebangkitan.

Kebangkitan Kristus menyatakan damai sejahtera Allah , shalom Allah bagi setiap manusia yang menjalin relasi dengan Kristus, shalom jangan dibatasi, tetapi harus keluar kepada semua sendi-sendi kehidupan, di sekolah, kampus, kantor, ditempat kerja, dimanapun kita ditempatkan.
Ketika orang yang percaya mau menjadi alat Tuhan , berkarya ditengah-tengah dunia ini maka kuasa Tuhan lah yang akan turut berperan dan mengubahkan suatu kehidupan yang lebih baik.

Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.






Minggu, 29 Maret 2015

GKI Gading Serpong, Khotbah 29 Maret 2015


 Tema : Mengosongkan Diri Untuk Memberikan Hidup
Pembicara : Ev Andrey Thunggal, M Div
Pujian : VG La Glorie
Filipi 2 : 5-8

 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama 1 , menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, b  2:6 yang walaupun dalam rupa Allah 2 , c  tidak menganggap kesetaraan dengan Allah d  itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan e  diri-Nya sendiri 3 , dan mengambil rupa seorang hamba, f  dan menjadi sama dengan manusia 4 . g  2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, h  bahkan sampai mati di kayu salib. i

Apa kesan orang terhadap orang Kristen ?
Di mesin pencari Google ternyata banyak yang mencari dengan kata kunci "kristen sombong" , kenapa orang Kristen yang mengaku pengikut Kristus itu sombong, apakah Kristus itu sombong ?

Dalam surat rasul Paulus kepada jemaat di Filipi , dikatakan bahwa kewargaan kita adalah dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat.
Bagaimana cara hidup kita sebagai warga sorga ditengah dunia ?

Rasul Paulus memberi nasihat untuk merendahkan diri seperti yang Kristus sudah lakukan.
Dalam Filipi 2 : 5-8 ada beberapa hal yang bisa kita pelajari,

Yesus adalah Allah yang menjadi manusia, telah mengambil rupa seorang hamba,  menanggalkan kesetaraannya dengan Allah , Ia rela membatasi diri Nya. Allah yang tidak pernah menderita telah membatasi diriNya dalam Kristus untuk merasakan penderitaan manusia, merasakan lapar dan haus, merasakan betapa pedihnya dikhianati, sakitnya disiksa, dicemooh, dihina dan direndahkan , Ia rela hidup dalam lingkungan yang paling dibenciNya yaitu lingkungan manusia yang kotor oleh dosa.

Apakah saudara bisa membayangkan ketika cincin pernikahan Anda jatuh di jamban ketika buang air besar dan belum di flush ? apakah Anda mau flush atau ambil dulu cincin yang bernilai itu ? Anda bisa merasakan jijiknya ketika harus mengambil cincin itu ? Kristus telah membatasi diri dengan hidup dilingkungan yang sangat menjijikan , di lingkungan manusia yang berdosa tapi juga dikasihi Nya, dosa Anda dan saya lebih menjijkan dari kotoran itu ..

Yesus datang untuk menebus dosa manusia , Dia telah mengosongkan diri untuk memberikan  hidup kepada kita manusia , marilah kita mengosongkan diri dari kesombongan dan keegoisan.
Rendah hatilah seperti Kristus dan belajarlah memperhatikan kepentingan orang lain juga.

Ada orang yang sudah melayani dengan mengorbankan pikiran, harta, tenaga dan waktu, tetapi apakah dia juga bersedia untuk memberikan harga diri nya ? mengosongkan diri seperti Kristus ? Berapa banyak yang mengundurkan diri dari pelayanan di gereja karena tersinggung, merasa tidak dihargai, merasa tidak diperhatikan, merasa ide-idenya tidak diterima dsb ?
.
Yesus ketika masuk ke Yerusalem, Dia tidak mengendarai kuda tetapi Ia memilih keledai, lambang tunggangan rakyat jelata.  Orang yang rendah hati akan mau mengakui dosa dan kesalahannya serta meminta maaf termasuk kepada istri, suami, anak, orang tua, saudara, sahabat dan teman.

Spiritual Kristus bergerak kebawah , ditengah jaman yang ingin bergerak keatas, Kristus telah mengosongkan diri, kiranya kita juga bersedia mengosongkan diri sebagai murid Kristus.

Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih dan selamat hari minggu.

Minggu, 08 Maret 2015

GKI Gading Serpong, Khotbah 8 Maret 2015

gki gading serpong, khotbah minggu
Persembahan Angklung dari Komisi Usia Indah

GKI Gading Serpong

Thema : Tetap Percaya Walau Menderita
Firman : 1 Petrus 2 : 18 - 25 
Pembicara : Pdt Jotje Hanri Karuh

Sebuah kalimat bijak yg berbunyi demikian "kita tidak melarang burung terbang diatas kita , tapi kita bisa mencegah burung bersarang diatas kepala kita"

Kita tidak bisa mencegah persoalan datang kepada kita, tapi kita bisa mencegah persoalan itu melumpuhkan kita.
Dalam realita, persoalan dan hal yang menyakitkan bisa terjadi karena orang lain seperti penganiayaan, fitnah, orang yang iri pada kita, orang yang berbuat semena-mena dan lain-lain,  atau juga karena kesalahan diri sendiri, salah bicara, salah bersikap, salah perhitungan dsb. Walaupun kita percaya Tuhan tapi tidak jaminan untuk bebas dari penderitaan maupun persoalan hidup.

Ketika kita menghadapi persoalan kehidupan , ada 2 hal yang bisa dilakukan :

1. Menutup diri atau memendam masalah seolah-olah tidak punya persoalan , tapi jika demikian , tinggal tunggu waktu untuk meledak , sehingga menambah persoalan baru lagi dan tidak menyelesaikan masalah.

2. Melihat masalah sebagai bagian hidup dan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Yang penting bukan mengapa masalah ini terjadi , tapi bagaimana meresponinya untuk menghadapi dan mengatasinya, bagaimana caranya ?

 A. Dalam Ibrani 2 : 8 , kita harus sadar bahwa kita tidak berjuang sendirian, kita punya Tuhan yang menyertai kita, Dia tau penderitaan kita , pergumulan kita, masalah kita dan problem hidup kita. Dia senantiasa menguatkan dan membimbing kita, Dia berjalan bersama kita. Dia tau siapa diri kita, Dia tidak pernah membiarkan persoalan atau penderitaan melebihi kekuatan kita, Dia sanggup menggendong kita manakala kita sudah tidak sanggup lagi. " Tidak penting berapa kali engkau gagal, tetapi berapa kali engkau bangkit, itu jauh lebih penting " .. Abraham Lincoln.

B. Memiliki ketangguhan hati menanggung masalah ( hupophero) , memiliki semangat untuk mengubah masalah menjadi kekuatan dan dorongan untuk maju.
Jangan mudah putus asa, karena Tuhan beserta kita , ini adalah langkah iman untuk menjadi semakin kuat.
Ada filosofi Chinese yang menarik terhadap kata "krisis" . Bahasa mandarin untuk Krisis adalah : 危机 (wēi jī) berasal dari kata 危险 (wēi xiǎn, danger) dan 机 会 (jī huì, chance).
Didalam setiap 危机, wēi jī (krisis), selalu memiliki 2 dimensi : pertama 有危 (yǒu wēi, ada bahaya), kedua 有机 (yǒu jī, ada kesempatan) . Jadi di setiap krisis walaupun memang memiliki bahaya, namun juga mengandung kesempatan yang menuju kepada harapan/ kesuksesan.
Kata-kata sebuah lagu .. habis hujan tampak pelangi, bagai janji yang teguh , dibalik duka menanti pelangi kasih Tuhanmu .. mengingatkan bahwa jikalau kita ingin melihat pelangi maka harus siap menerima hujan. Jika ingin melihat karya Tuhan dalam hidup, maka harus siap menghadapi semua tantangan bersama Tuhan.

C. Pergumulan dan persoalan dapat menjadi sarana untuk memurnikan iman (Maz 66 : 10)
Milikilah sikap yang positip, maka hati akan tetap bersyukur dan berpengharapan pada Tuhan.

D. Menerapkan prinsip GROWTH
  • G  go to God in daily Prayer
  • R  read the Bible
  • O  obey God moment by moment
  • W worship together
  • T  trust God every detail our lives
  • H  Holy spirit control and empower your daily life and witness
Penderitaan adalah peneguhan spiritual untuk mengubah kita dari orang biasa menjadi orang yang luar biasa dalam Tuhan.
Milikilah Hupophero itu ..

Amin
Salam hangat dari team Nafiri Kasih






Minggu, 15 Februari 2015

GKI Gading Serpong Khotbah 15 Februari 2015

transfigurasi
transfigurasi

Thema : Dimuliakan Dalam Kemuliaan Kristus
Pembicara : Pdt Santoni
Nats : Markus 9 : 2-13

Minggu ini adalah minggu transfigurasi , perayaan tentang pemuliaan Yesus diatas gunung Tabor, serta bertemu dengan Musa dan Elia, wajahNya bercahaya dan penuh kemuliaan.
Transfigurasi, menandai suatu perubahan atau metamorfosa, proses perubahan seperti ulat menjadi kupu-kupu.
Perubahan bisa terjadi dari penakut menjadi pemberani, pemarah menjadi penyabar, sombong menjadi rendah hati dsb .., ada perubahan dari sebelumnya.

Bagaimana kita sebagai orang percaya juga dapat mengalami kemuliaan Kristus, bagaimana iman percaya kita dapat bertransfigurasi.
Ada tiga langkah pembelajaran dari bacaan diatas : 1. Berdoa  2. Berkarya dan 3. Bersyukur

1. Berdoa
Dalam kesibukannya Yesus selalu menyediakan waktu menyepi , untuk berdoa dan bersekutu dengan Bapa.
Banyaknya tantangan, pergumulan dan godaan yang dihadapi Yesus, membuatNya selalu berdoa untuk mendapatkan kekuatan baru . Doa adalah nafas orang percaya, tanpa nafas manusia tidak dapat hidup, demikian jika orang percaya tidak berdoa maka kerohaniannya lambat laun akan mati. Doa itu penyejuk hati, melalui doa kita akan memperoleh hikmat dan suka-cita.
Untuk dapat bertransfigurasi kita harus mencari Tuhan dengan berdoa , doa yang benar adalah doa yang meminta Tuhan mengatur hidup kita, bukan sebaliknya kita yang mengatur Tuhan.
Doa yang benar juga bukan doa yang lain dimulut lain dihati , tetapi doa yang selaras antara kata dan perbuatan.

2. Berkarya 
Yesus tidak tinggal dimuliakan di atas gunung, tapi Yesus harus turun untuk menghadapai viadolorosa, jalan penderitaan dan kesengsaraan. Jalan yang menyakitakan yang harus ditempuhNya , demi kasih Nya kepada manusia, supaya manusia memperoleh keselamatan.
Kita juga harus masuk ketengah dunia untuk berkarya melakukan perubahan hidup, mengerjakan pekerjaan Tuhan, membawa cahaya Ilahi.
Mendengarkan suara Tuhan berarti juga mentaati dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan.
Kenali Tuhan lebih dan lebih dalam lagi , sekedar tau Yesus itu tidak cukup alami Tuhan dalam hidupmu.
Kematian itu dekat dengan manusia, ketika kita masih diberi kesempatan hidup, lakukanlah pekerjaan yang bernilai kekal, lakukan dengan penuh kesungguhan dan ungkapan syukur.
Ubahlah chronos menjadi kairos.

3. Bersyukur
Kita wajib bersyukur menjadi pengikut Kristus. Peristiwa transfigurasi memperlihatkan sekelumit dari kemuliaan Yesus sebagai Mesias dengan disaksikan oleh Musa dan Elia.
Kita semakin hari seharusnya semakin diyakinkan bahwa Yesus adalah benar-benar Mesias, kita juga bersyukur sudah menjadi anak Allah melalui Kristus yang sudah menebus dosa kita.
Walaupun ada viadolorosa , tetaplah kerjakan tugas panggilan kita dengan sepenuh hati sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah keselamatan yang sudah diterima.


Amin

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Minggu, 21 Desember 2014

GKI Gading Serpong Kotbah 21 Des 2014


GKI Gading Serpong
Thema : RencanaMU Menyatakan KebesaranMU, Ya Allah
Pengkotbah : Pdt Em Daud Adiprasetya (GKI Coyudan - Solo)
Firman Tuhan : Lukas 1 : 26 - 38
Kita harus menyadari bahwa rencana Tuhan itu melebihi akal dan kepandaian manusia. contoh,  mantunya yang bernama Magdalena menginginkan kehadiran anak dalam kehidupan rumah-tangganya, suatu hari dia malah jatuh tepelest di kamar mandi, kemudian dibawa kerumah sakit,  setelah dicek ditemukan ada kelainan dalam pembuluh otaknya , kemudian dibawa ke Taiwan untuk berobat disana .. dokter mengatakan bahwa pasien dengan penyakit seperti  ini tdk boleh hamil .. bisa meninggal .. wah ternyata Tuhan selama ini mencegah untuk tidak hamil dulu karena Tuhan lebih tau dengan kondisinya,  setelah 17 th dan penyakitnya dinyatakan sembuh maka Tuhan ijinkan untuk hamil.

Rencana Tuhan atas manusia itu misteri , dalam hal  Daud pun ada  misteri yang terjadi dalam kehidupannya.
Tuhan menolak rencana Daud u membangun bait Allah, tapi Allah punya rencana yang lebih besar dari itu, dari keturunan Daud justru lahir seorang Mesias sang penebus dosa manusia, raja diatas segala raja.

Rencana Tuhan kepada manusia untuk menyatakan kebesaranNya itu selalu mengandung misteri tapi juga mengandung tantangan .
GKI_Gading-Serpong

Maria juga ditantang  ketika malaikat Gabriel mendatanginya dan menanyakan apakah Maria bersedia untuk hamil walupun masih perawan. Maria diberi hak untuk menjawab karena dalam menerapkan rencanaNya Tuhan tidak mau dengan memaksa. Ciuman dari seorang gadis dibawah ancaman itu murah nilainya.

Maria mendapat tawaran yg terlalu hina dihadapan manusia tapi mulia dihadapan Allah .
Dampak Rencana Tuhan selalu menyangkut sebanyak banyaknya orang, sehingga membuat rencana Nya selalu berbobot dan mendatangkan syalom.
Kalimat syalom memang pendek tapi punya banyak aspek, antara lain sukacita didunia ini dan dilanjutkan atau  disempurnakan disurga, dalam syalom ada kebahagiaan, selamat, sehat dan ketertiban secara utuh yg selaras dg kehendak Allah.

Yang terpenting buat kita sebagai orang yang sudah beriman kepada Kristus , bisa tetap berada dijalur keselamatan yang Kristus sudah berikan,  itu berarti kita hidup dalam keselamatan Allah .. sebagai anak Allah,  diplot sebagai anak Allah,  diberkati sbg anak Allah.
Tetaplah hidup dalam komunitas pelayanan kita di gereja (GKI Gading Serpong), kumpulan orang percaya. Supportlah setiap rencana dan acara serta program gereja yang ada. Hadirkan suasana surgawi dalam jemaat Tuhan. 
Amin.

Salam damai dari team Nafiri Kasih.

POSTINGAN TERAKHIR

ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?

  "Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...

POPULER DIBACA