DARAH YESUS HANCURKAN IBLIS
Malam itu kereta api yang aku tumpangi melaju dengan kecepatan tinggi menuju Jakarta, dinginnya malam itu membuat aku menjadi ngantuk. Semua yang disekitarku sudah mulai terlelap, tinggal satu-dua penumpang terlihat masih asyik dengan buku bacaan mereka atau sekedar berbincang-bincang santai dengan penumpang disebelah mereka. Sesaat kemudian akupun terlelap.
Entahlah apa mungkin karena terlalu lelah, tiba-tiba aku seperti berada dalam keadaan mimpi dan setengah sadar. Aku melihat dari arah pintu masuk gerbong kereta api ada sosok wanita mengenakan pakaian putih dengan wajah yang sangat mengerikan. Mungkinkah itu kuntilanak atau sundel bolong? Entahlah apapun namanya, itu iblis!
Saat itu aku masih duduk di bangku SMP dan jujur aja pada saat itu aku sangat penakut. Dan tentu saat itu aku takut sekali saat sosok wanita iblis itu seakan-akan mendekati aku. Sorot matanya tajam diarahkan padaku dan tangan si wanita iblis itu seakan-akan dijulurkan hendak mencekik aku. Langkah demi langkah si wanita iblis itu semakin mendekati aku dengan tatapan tajam yang menyeramkan.
Aku seperti tertekan dan tidak tahu harus bagaimana? Tapi tiba-tiba ada suatu kekuatan yang mendorong aku untuk mulai berseru: “Darah Yesus hancurkan kuasa iblis!”, “Darah Yesus hancurkan kuasa iblis!”, “Darah Yesus hancurkan kuasa iblis!”, tiga kali aku berseru; “Darah Yesus hancurkan kuasa iblis!”, sambil aku menunjukan jari ku kerarah iblis tersebut, seketika si wanita iblis itu lari ketakutan sambil berteriak histeris, dan pada saat yang bersamaan aku sadarkan diri. Iblis sangat ketakutan bila kita mengingatkan dan menyerukan Darah Yesus yang dahsyat itu!
Pada kesempatan lain, pagi itu kira-kira pukul 2 atau 3 dini hari, aku sedang menginap dirumah salah satu temanku. Aku sedang sendiri berada di kamar depan rumahnya, belum lama aku meletakan kepalaku dibantal tiba-tiba dari sudut kamar terdengar suara tertawa yang melengking dan mengerikan. Hampir bersamaan dengan itu keluar sosok nenek tua dengan rambutnya yang terurai panjang, wajah yang buruk dengan sorot mata yang menakutkan.
Jarak antara iblis yang mengambil rupa nenek tua itu dengan ku sangatlah dekat karena ukuran kamar yang tidak terlalu besar. Perasaanku saat itu sangat tertekan dan dengan jarak yang demikian dekatnya itu aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa selain hanya menggerak-gerakkan tanganku. Tapi tentu saja gerakan tanganku tersebut tidak membuat keadaan membaik, malah yang terjadi si iblis semakin mendekat hendak menyerang. Dan tiba-tiba, kembali ada dorongan yang kuat agar aku mulai berseru; “Darah Yesus hancurkan iblis!”, “Darah Yesus hancurkan iblis!”, “Darah Yesus hancurkan iblis!”, tiga kali aku ucapkan dan serukan kata-kata penuh kuasa itu dengan suara yang keras; “Darah Yesus hancurkan iblis!”. Seketika itu, nenek tua si iblis tersebut langsung lari mundur ketakutan setelah mendengar seruan kata “Darah Yesus hancurkan iblis!”, Saat bersamaan dalam keadaan sadar aku melihat seperti asap pergi dari kamar itu dan aku merasakan seperti bau bunga memenuhi ruang tersebut.
Dengan nafas sedikit tersenggal, aku mulai berdoa agar Tuhan Yesus melindungi aku. Aku benar-benar merasakan kemenangan yang luar biasa atas kuasa Darah Yesus.
Banyak diantara kita yang mungkin merasa aneh dengan cerita pengalaman ku tersebut, mungkin karena sebagian dari pembaca belum pernah mengalami serangan manifestasi roh jahat seperti itu. Tetapi yang pasti bahwa alam roh jahat atau roh kegelapan itu memang ada bahkan mungkin disekitar kita. Tidak sedikit cerita mengenai roh jahat ditulis di Alkitab. Mari kita coba membuka Injil Matius 12:43-45, ada beberapa pengertian yang bisa kita dapatkan tentang roh jahat:
Suka mengembara
Mencari tempat yang nyaman
Memiliki daya ingat
Berkumpul dan bekerja sama
Pada Injil Lukas 8:30 diceritakan bahwa roh jaha juga memiliki nama:
Dan Yesus bertanya kepadanya: “siapakah namamu?” Jawabnya: “Legion,” karena ia kerasukan banyak setan.
Pada Injil Lukas 4:36; 8:26-37; atau pada Kisah Para Rasul 19:13-16, kita bisa mendapati bahwa roh jahat benar-benar ada.
Akan tetapi kita bersyukur karena didalam nama Tuhan Yesus ada kuasa otoritas untuk mengalahkan roh jahat. Kita sebagai pemercaya juga menerima kuasa dan otoritas yang sama bahwa didalam nama Tuhan Yesus segala roh jahat dikalahkan.
Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. (Lukas 10:19)
Selain itu, roh yang ada didalam diri kita sebagai pemercaya lebih besar dari pada roh-roh yang ada di dalam dunia.
Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palu itu; sebab roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. (1 Yoh 4:4).
Dan sebagai pemercaya, kita juga memiliki otoritas yang penuh untuk mengalahkan roh-roh jahat dengan kuasa darah Anak Domba yaitu kuasa darah Yesus Kristus.
"Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut." Why12:11.
Saat aku mendapat pengalaman menghadapi roh-roh jahat tersebut sesungguhnya aku belum begitu paham tentang kuasa darah Yesus yang sangat dahsyat. Entahlah, secara spontan aku berseru dan menengking: “Darah Yesus hancurkan iblis!”. Memang seringkali aku mendengar ketika kedua orang tua ku menegking: “Darah Yesus hancurkan iblis!”, tetapi sebatas mendengar dan aku belum begitu mengerti akan maknanya. Lama setelah itu, melalui firman yang dituntunkan oleh Roh Kudus kepadaku baru aku memahi bahwa kuasa darah Yesus benar-benar nyata dan dahsyat.
Darah Yesus juga berkuasa mengalahkan dan menghancurkan berbagai aktivitas roh jahat dalam bentuk atau rupa apapun seperti okultisme, sihir, perdukunan dan sebagainya.
Roh jahat dalam bentuk dan rupa apapun tidak akan bisa mengganggu kita yang sudah dilindungi dan dimeteraikan oleh darah Yesus. Roh jahat tidak memiliki kemampuan sedikitpun untuk melewati bahkan sekedar mendekati pagar perlindungan darah Yesus yang dahsyat. Iblis tahu bahwa sangatlah berisiko bila mereka coba-coba mendekati kita yang telah terproteksi darah Yesus.
Domba jantan itu disembelih, lalu Musa mengambil sedikit dari darahnya dan membubuhnya pada cuping telinga kanan Harun, pada ibu jari tangan kanan dan pada ibu jari kaki kanannya. (Im.8:23)
Dan sekarang darah Yesus dibubuhkan pada cuping telinga kanan, pada ibu jari tangan kanan dan pada ibu jari kaki kanan kita sebagai pemercaya. Jadi setiap orang yang telah lahir baru akan memiliki tanda darah tersebut.
Kita wajib bersyukur karena memiliki tanda istimewa darah Yesus walaupun tanda tersebut tidak terlihat secara fisik tetapi tanda tersebut dikenali dalam dunia roh, iblis tak memiliki kuasa apapun terhadap kita yang memiliki tanda darah Yesus.
Mari kita menengoh kisah Ayub, dimana iblis tak berkuasa menembus pagar yang dibangun oleh Allah untuk Ayub dan keluarganya.
Lalu bertanyalah Tuhan kepada Iblis: “Apakah engkau memperhatikan hambaKu Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjahui kejahatan.”
Lalu jawab Iblis kepada Tuhan: “Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takun akan Allah? Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? (Ayb 1:8-10)
Kita sebagai pemercaya juga dipagari oleh Tuhan dengan pagar yang sangat kokoh dan kekal yaitu darah Yesus yang lebih berkuasa dan lebih dahsyat dibandingkan dengan darah binatang melalui persembahan korban seperti yang lazim dilakukan pada jaman perjanjian Lama.
BERSAMBUNG.......