Laman

Rabu, 08 Maret 2017

IMAN


Roma 1 :16-17
Kebenaran Allah (God's righteousness) adalah dr awal hingga akhir.

2 pokok besar :
1. Kebenaran Allah
2. Dari iman memimpin kpd iman

Kebenaran Allah adalah :

1. Keadilan Allah yg adil

2. Keadilan Allah itu berjalan tdk di dlm vakum tp selalu berada di dlm konteks, konteks mengenai perjanjian antara Allah & manusia, sebagai suatu perjanjian (covenant) dng bangsa Israel.

3. Kebenaran Allah sbg tindakan Allah yg menyelamatkan. Harus diterima dng iman, secara pribadi.

Dalam Roma 6 : 17 di dlm Injil, nyata kebenaran Allah (tindakan Allah yg menyelamatkan) diterima oleh iman. Iman yg diterima dr awal sampai akhir hidup kita.

"Orang benar akan hidup oleh iman"
Orang benar = orang yg berbuat benar baru bs beriman (pengertian orang Katholik pd masa Martin Luther) .
Orang benar dlm bhs Yunani = org yg dibenarkan .
Dinyatakan benar oleh Tuhan, krn darah Kristus (justification by faith). Sejak pertama
kita menerima Yesus sampai akhir. Tindakan Allah yang menyelamatkan, org percaya harus memegang kebenaran Tuhan itu sampai akhir hidup kita.

St. Francis dr Asisi, mempunyai pengalaman pertama wkt berdoa dan dia melihat salib, dia mendengar suara Tuhan, "maukah engkau memperbaiki gerejaku?"  Setiap kali dia melihat salib (the cross of st. Francis), dia menangis karena mengingat pengorbanan Kristus.

Pada saat awal, sadar Kristus mati untuk dosaku. Kalau pegang iman kita, akankah kita tega berbuat dosa? Menyalibkan Yesus terus menerus dlm hidup kita?

Belajar hidup oleh iman keoada Yesus yang telah mati bagi saya dr awal hingga akhir hidup, hiduplah  bersama Kristus yg menyelamatkan kita.

Hiduplah dengan benar di hadirat Tuhan Yesus yg selalu mengasihi kita.

## End ##


Selasa, 07 Maret 2017

Menangis Itu Juga Baik


MANANGIS ITU JUGA BAIK

"Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur" (Matius 5:4). 

Mengapa bayi gampang menangis? Menurut Dr. Gheetanjali Shah ada 5 makna positif membiarkan bayi sesekali menangis:
(1) Tangisan bayi pada waktu lahir akan memperkuat organ2 pernafasannya.
(2) Bayi yang menangis sedang belajar berkomunikasi.
(3) Bayi yang menangis sedang belajar mengatasi masalah.
(4) Bayi menangis karena mereka mau bertumbuh secara fisik.
(5) Menangis melatih bayi menyalurkan beban emosi yang negatif. 

Sesekali menangis juga baik untuk kehidupan rohani. Kalau kita masih bisa berduka dan menangis, artinya kita:
(1) mau belajar bersandar pada Tuhan.
(2) bersedia diasah dan dibentuk oleh Tuhan menjadi  orang yang lebih baik.
(3) bisa belajar bersimpati pada orang lain.
(4) berusaha lebih berhikmat dengan cara mencari jawaban dari firman Tuhan.
(5) belajar untuk sabar menantikan Tuhan menggenapi rencana-Nya yang indah!

Bagaimana menurut Anda ?

Jumat, 20 Januari 2017

SEMINAR BAGUS



Shalom,
Agama Buddha cukup unik,  menarik untuk dapat mempelajarinya.
Anda ingin mengenal lebih lanjut tentang Buddhisme ?  
Apakah semua agama sama ?
Apa saja kendala & apa solusinya bila menyaksikan Injil kepada mereka ?

Pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang" , untuk itu kami mengajak saudara/i semua agar dapat memanfaatkan kesempatan langka ini hadir dalam seminar "Buddhisme, Mengenal Untuk Mengasihi"  dan dapatkan berkat rohani dalam seminar tersebut.

Daftar segera, karena tempat terbatas.
Hubungi no Hp / WA tsb diatas ..

Minggu, 08 Januari 2017

Hidup Dengan Integritas


Bacaan Hari ini:
Mazmur 119:9 "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu."

Di dunia yang benar-benar terobsesi dengan penampilan dan kesan, bagaimana Anda tetap bisa menjadi kudus ketika semua orang berpura-pura? 
Banyak orang tak punya integritas. Mereka menyimpang, mereka berpikiran dangkal, mereka curang, dan mereka tak menepati janji mereka.

Lalu bagaimana Anda tetap bisa menjadi diri Anda sendiri?

Hanya ada satu cara. Anda harus lebih peduli dengan persetujuan Tuhan ketimbang persetujuan atau pengakuan orang lain. 
Itulah satu-satunya cara Anda menjadi orang-orang yang jujur, menjadi diri sendiri. Sebab apabila Anda peduli dengan apa yang Tuhan pikirkan, maka Anda akan melakukan apa yang benar. Tapi jika Anda lebih peduli dengan apa yang orang lain pikirkan, Anda akan kerap melakukan yang salah.

Mazmur 119:9 mengatakan, "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu."

Satu-satunya cara Anda untuk bisa mengetahui apakah Tuhan mengijinkannya dan untuk mengetahui apa yang Ia pikirkan tentang Anda ialah dengan membaca Alkitab. Anda harus tinggal di dalam Firman Tuhan! Bila tidak, Anda tak akan memiliki kekuatan dan stamina untuk menjalankan hidup yang jujur, berintegritas.

Jika Anda tak pernah melakukan waktu tenang di dalam Firman Tuhan, atau jika saya melewatkannya beberapa hari saja, saya bisa rasakan perbedaannya - bahkan semua orang pun bisa tahu!- karena saya mulai jadi mudah tersinggung. 
Jika saya tidak terhubung dengan Tuhan melalui Firman-Nya, saya tidak akan mendapatkan kekuatan spiritual untuk mengabarkan Firman Tuhan kepada Anda. Saya tak akan punya kekuatan untuk hidup berintegritas.

Hidup dengan integritas atau dengan kejujuran perlu kuasa rohani, karena apa yang benar seringkali tidak populer. Anda akan capek ketika berusaha melakukan yang benar sekaligus tetap menjadi diri sendiri dan tetap kudus, sementara Anda harus senantiasa diperbaharui dan dikuatkan.

Anda dapat melakukannya dengan membaca dan mempelajari Alkitab yang adalah Firman Tuhan.

Renungkan hal ini:
Apakah dengan membaca Firman Tuhan memberi Anda kekuatan?
Mengapa penting membaca Alkitab?
Apakah beberapa janji Allah dalam Alkitab menguatkan Anda ketika Anda harus membuat keputusan yang benar tapi tidak disukai banyak orang?

Hidup dengan integritas atau dengan kejujuran perlu kuasa rohani, karena apa yang benar seringkali tidak populer.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren).

Doaku : trimakasih Bapa u/ FirmanMu yg tersedia bagiku. Tolong dan pimpinku agar memprioritaskan untuk membaca dan mempelajari kemudian melakukan FirmanMu dalam hidup keseharianku sehingga aku boleh memiliki hidup yg jujur di hadapanMu.
Amin.

Rabu, 26 Oktober 2016

HIKMAT BAGI AYAH DAN IBU


"Hikmat Bagi Ayah dan Ibu"
Denise & David Glenn (Kardo Int'l ministries - USA)

Nehemia 4:14 

Misi Kardo : melengkapi, merangkul, mendidik & mendukung keluarga dengan kebenaran dan cinta kasih Allah.

Membangun rumah tangga yg saleh membutuhkan prioritas yg benar :
1. Hubungan pria dng Allah.
2. Hubungan pria/wanita dengan istri/suami.
3. Hubungan pria dng anak-anakNya.

Hubungan pria dengan dunia :
4. Pekerjaan
5. Pelayanan.

Prioritas 1 : my relationship to God.
Hubungan pria dng Allah
- melandaskan hidup anda pd firman Allah
- mempercayakan semuanya pd Tuhan
- menaati Allah
- sensitivitas terhadap Roh - tiap hari bersaat teduh dng Tuhan, berdoa n mendengar suara Tuhan.
Melandaskan hidup anda pd Firman Allah
(founding your life on God's word)
Matius 7:24-27 tidak hanya mendengar tp hrs melakukan Firman Tuhan.

Mempercayakan semuanya pd Tuhan (trusting God)

- mempercayai keberadaan Tuhan dalam hidup anda (trusting God with your life)
  ▪ Yohanes 14:20
  ▪ Yohanes 15:5  Christ in us gives us a hope and a victory
      
Hubungan seorang istri dengan suaminya.
Make God priority no.1, your husband priority no.2 in your heart.

3 needs of man .. Head of home

1. Suamiku harus menjadi kepala atas rumah tangganya (Efesus 5:22)

Hubungan seorg istri
- Galatia 3:28 man n woman has the same value, in the marriage we have a different role.

Efesus 5:22-24, 33 ketundukkan kpd suami adalah hal pertama yg hrs dipelajari dlm pernikahan. 

Peran dlm pernikahan 1 Kor 11:3

Allah - Kristus - suami - istri (order in  the family)
                  Passive  vs             submissive wives
- just whatever you                 - here's my opinion,
   think. I don't care.                  but I'll do whatever
                                                  you think is best.

- (Silence while see-               - you know I'd rather
   thing inside about                  not go, but I trust you
   the decision the                     and I'm with you.
   husband made)

2. Suami harus mempunyai hubungan seksual yg intim  1 Kor 7:2-5
Hubungan seksual spt super glued to marriage.

3. Suami mendambakan pujian yg tulus dr istri (sincere praise from the wife)
Efesus 4:29 perkataan yg baik
Efesus 4:32 ramah, penuh kasih mesra, mengampuni.

Tujuan menjadi orang tua :
Menciptakan generasi yg kudus/ilahi (Maleakhi 2:15)
Sebuah warisan iman (Ulangan 6:1-2)

3 hadiah yg diberikan kpd anak" :

1- hadiah-1 wrapped them with Blanket of love (kasih tanpa syarat)
1 Kor 13:4-8

▪ time : spending/sacrifice time for them.
▪ touch : hold our children to let them know
   our love.
▪ talk : talking involves listening.
Setelah kita berikan kasih br kita bs memberikan :

2. Hadiah-2 : DISIPLIN
Rope of boundaries ("tali" pembatas)
Wkt anak" kcl, perlu tight  boundaries
Ketika anak" mulai menunjukkan tg jwb, boundaries makin lebar.
Ayah n ibu harus sepakat ttg batasan", spy tdk membingungkan anak. Wkt sdh wktnya mrk meninggalkan rmh, kita menyerahkan tali pembatas itu kpd mrk, krn mrk sudah mempunyai Firman Tuhan.
Hadiah disiplin : 
- Efesus 6:1 anak taat kpd ortu
- Amsal 19:18 hajarlah anakmu selama ada
   harapan.
Peran ayah :
- terlibat... Tidak pasif/melecehkan.
- Efesus 6:4  bapa" jangan bangkitkan
   amarah di dlm hati anak"
- pastikan anak" berbicara dng hormat.
Setelah mrk menerima disiplin, mrk bs menerima Firman Tuhan.

3. Hadiah 3 : Roti Kehidupan (bread of life)
Komunikasikan
Ulangan 6:5-7  kita hrs mengajarkan ttg Yesus sepanjang hari.
- take them to church
- family night, dimulai dng makan malam,
   bacakan cerita Alkitab, ajukan pertanyaan,
   doa bersama.
Give your children vision : to be light n salt to the world.
Mengajar dng teladan.

End