Sabtu, 19 Oktober 2013

Siapkan Hati Pada Pengajaran FirmanNYA


Nats : Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian (Mazmur 100:4)

Bacaan : Mazmur 100

Di dalam bukunya Folk Psalms of Faith, Pendeta Ray Stedman berkata bahwa ia berharap semua orang yang datang ke gereja dapat berdiri di atas mimbar pada hari Minggu pagi dan memerhatikan wajah para jemaat selama khotbah berlangsung.

Walaupun sebagian besar orang tampaknya memerhatikan sang pendeta, banyak pula jemaat yang pikirannya ada di tempat lain. Stedman menulis, "Tentunya menarik untuk mengetahui, ke mana saja pikiran orang-orang mengembara selama kebaktian!"

Untuk memperoleh manfaat terbesar dari kebaktian di gereja, kita harus mempersiapkan hati dan menjadi peserta yang aktif. Kita harus terlibat dengan sungguh-sungguh dalam menyanyikan pujian, berdoa tanpa bersuara saat pendeta memimpin doa, dan menyembah dengan sepenuh hati saat paduan suara bernyanyi.

Pada akhirnya, kita perlu mendisiplinkan diri untuk mendengarkan pengajaran firman Allah dengan sungguh-sungguh dan dengan hati yang terbuka. Kita harus mengembangkan rasa lapar akan kebenaran yang menenangkan jiwa kita, mengilhamkan penyembahan, membangkitkan pujian kepada Allah, dan menggerakkan kita untuk melayani Dia.

Kita dengan mudah menyalahkan pendeta apabila kita meninggalkan kebaktian dengan perasaan hampa dan patah semangat. Namun pendeta hanyalah salah satu peserta; kita pun harus melakukan tugas kita. Mereka yang memperoleh berkat paling banyak dari penyembahan adalah mereka yang memberikan peranan paling banyak --Richard De Haan

Sabtu, 03 Agustus 2013

Apakah Anda Tahu Dengan Pasti ?? Bahwa Anda Akan Bersama ALLAH Di Dalam Surga ??


Tak seorangpun tahu kapan dan bagaimana dia meninggal

Seandainya anda meninggal hari ini apakah anda yakin pasti masuk surga ?

Banyak orang ragu untuk menjawabnya 

Apapun jawaban anda ada satu pertanyaan lagi yang lebih penting .....

Seandainya anda meninggal dan ALLAH bertanya : " Mengapa AKU harus mengijinkan engkau masuk Surga KU ? Apa jawab anda .....

Banyak orang mengatakan : 
Kalau kita rajin beribadah, tidak berbuat jahat, melakukan yang baik, mentaati ajaran Agama tentunya dengan semua kebaikan itu kita harap kita boleh masuk ke Surga NYA.

Tapi pernahkah anda berpikir 
" Harus sebaik apakah kita , supaya kita layak masuk ke Surga NYA ? "

Nah inilah kabar baik yang anda perlu dengar !

Beberapa menit yang anda gunakan untuk membaca artikel ini akan menjadi waktu yang paling berarti yang pernah anda gunakan.

Surga atau Hidup Kekal adalah Anugerah ALLAH

..... tetapi karunia ALLAH ialah hidup yang kekal dalam KRISTUS YESUS , Tuhan kita. (Roma 6:23b)

Surga atau Hidup Kekal juga tidak kita dapat karena usaha atau karena upah.
Karena kita sudah melakukan sesuatu pekerjaan untuk ALLAH 

" Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman , itu bukan hasil usahamu , tetapi pemberian ALLAH , itu bukan hasil pekerjaanmu : jangan ada orang yang memegahkan diri " (Efesus 2 : 8-9)

Meskipun merupakan hadiah , tapi semua orang tidak dapat memperolehnya ..

Apakah yang menghalangi kita menerima anugerah ini ? ialah DOSA

Semua manusia telah berdosa ... termasuk didalamnya adalah kita.

Menurut anda apakah Dosa itu ?
Dosa : adalah pelanggran terhadap hukum Allah , seperti : membunuh , berzina, kemarahan , tipu daya , pikiran jahat, tidak melakukan apa yang baik padahal sdh tau , tidak peduli terhadap Allah itupun Dosa .

Seandainya kita melakukan hanya 3 dosa sehari saja , itu berararti kita sudah melakukan lebih dari 1.000 dosa setahun , jiklau kita diberi hidup 80 th , maka berarti ada 80.000 dosa.
Dengan dosa sebanyak itu mungkinkah kita layak untuk masuk surga ?

Manusia yang berdosa mustahil dapat menyelamatkan diri sendiri , karena tuntutan Allah adalah SEMPURNA.

Tidak mungkin kita menyajikan telur dadar dari 9 telur yang baik dan 1 telur yang busuk karena 1 telur yang rusak akan mencemari 9 telur yang baik itu.

Demikian juga dihadapan Allah yang SEMPURNA , 1 (satu) Dosa saja , semua kebaikan kita sudah CEMAR dan membuat kita TIDAK LAYAK untuk masuk surga. 
Jadi dengan USAHANYA SENDIRI , MUSTAHIL manusia dapat masuk surga.

Maka harus ada cara yang berbeda .....

Mari kita melihat bagaimana cara Allah .....

Menurut anda bagimana sifat Allah itu ? tentunya Allah maha kuasa , maha suci, maha kasih, maha adil, maha besar dan masih banyak maha maha yang lain lagi , tetapi kali ini kita batasi saja fokus pembahasan kita pada sifat maha kasih dan maha adil dari Allah.

Ada orang yang berpahaman bahwa Allah itu seperti tokoh Kakek yang sayang kepada cucunya , saking sayangnya maka ketika cucunya berbuat salahpun si kakek tetap membela , ini adalah pandangan yang keliru , karena hanya menekankan Kasih saja tapi mengabaikan sisi Adil. Seringkali manusia menganggap bahwa Allah maha pengasih dan penyayang maka kita berbuat dosa tidap apa-apa toh Allah akan mengampuni , ini adalah pandangan yang keliru,

atau ada juga sebagian orang yang menganggap Allah seperti tokoh Polisi , polisi adalah penegak keadilan jadi yang bersalah harus dihukum ,  jadi  disini polisi hanya menekankan Keadilan tapi tidak memperhitungkan Kasih. Contoh : ketika kita melanggar peraturan lalu-lintas walaupun kita sudah menjelaskan bahwa sedang terburu-buru karena ada saudara yang masuk rumah sakit , tetapi polisi tetap saja menilang . Ini adalah gambaran bahwa ada orang yang menganggap Allah itu kerjanya hanya menghukum , menghukum dan menghukum orang yang bersalah saja , ini adalah pandangan yang keliru.   

Yang benar adalah Allah Kasih tetapi sekaligus juga Adil. Kasih Allah tidak bisa dipisahkan dengan Keadilan Nya dan sebaliknya Keadilan Allah tidak bisa dipisahkan dengan Kasih Nya.

Sebelum melanjutkan , Anda akan diberikan sebuah ilustrasi tentang "Perampok Bank"

Alkisah ada seorang bapak yang sedang dalam kondisi tertekan karena istrinya sedang hamil tua
dan sebentar lagi akan melahirkan, sedangkan anaknya mau masuk sekolah , kebutuhan ekonomi sangatlah besar tapi saat ini kondisi keuangan bapak tersebut sedang tidak bagus , dia tidak punya dana untuk bisa menutupi kebutuhannya tsb datas. Karena tidak punya solusidan pikiran buntu untuk bisa mendapatkan uang , maka bapak tersebut yg latar-belakangnya adalah orang baik-baik jadi berpikiran negatif , dia berniat untuk merampok bank.

bersambung ...  





















Kamis, 11 Juli 2013

Lindungi Anak Anda



Nats : Siapa percaya kepada Tuhan, dilindungi (Amsal 29:25)
Bacaan : Ulangan 6:4-9

Setelah Amerika Serikat diserang oleh para teroris pada tanggal 11 September 2001, Presiden Bush meminta Kongres untuk membentuk Departemen Keamanan Dalam Negeri. Badan ini bertugas melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk menjaga keamanan warga Amerika.

Rumah tangga pribadi kita juga membutuhkan suatu rencana berkaitan dengan "keamanan dalam negeri", karena kita harus menjaga anak-anak kita dari orang-orang yang dapat membahayakan mereka. Akan tetapi, di dalam dunia yang mudah dimasuki oleh kekuatan dari luar yang membahayakan ini, bagaimana cara kita mengamankan rumah tangga kita? Berikut ini beberapa saran untuk menciptakan keamanan rumah tangga Anda:

1. Kontrollah media. Daripada membiarkan para pembuat acara TV,
film, dan CD mendikte apa yang Anda lihat dan dengar, lebih baik
gunakan panduan alkitabiah untuk mengevaluasi bahasa dan moralitas
dari apa yang anak-anak Anda saksikan dan dengarkan.

2. Kenalilah teman-teman mereka. Standar teman-teman anak Anda
mungkin tidak sesuai dengan standar Anda. Buatlah rumah Anda
sebagai pelabuhan, tempat teman-teman anak Anda diterima dengan
tangan terbuka. Ini membantu Anda mengenal mereka.

3. Bangunlah perisai diri. Dengan mengajarkan prinsip-prinsip
alkitabiah kepada anak-anak Anda dan mendorong iman mereka, Anda
akan menolong mereka menjadi arif, sehingga mereka dapat membangun
perisai diri yang akan melindungi mereka dari bahaya yang mereka
hadapi.

Seberapa baikkah keamanan rumah tangga Anda? --Dave Branon

Rabu, 10 Juli 2013

Bagai Rajawali


“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Yesaya 40:31

Burung rajawali mempunyai sayap yang lebar. Bahkan yang terlebar yang pernah diukur adalah selebar 2,5 meter (8 feet). Burung rajawali dikenal dengan ketahanannya pada saat ia terbang. Walau diperlukan energi yang cukup besar untuk mengepakkan sayap pada awalnya, tetapi begitu dia terbang, dia hanya mengeluarkan energi yang sangat kecil.

Hasil penelitian menyatakan bahwa rajawali hanya memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk mengepakkan sayap dalam tiap jam waktu terbangnya. Rajawali dapat terbang lama tanpa perlu mengepakkan sayapnya.

Rajawali dapat terbang dengan melayang-layang di udara (gliding) ataupun terbang naik (soaring) dengan memanfaatkan udara thermal/panas yang naik pada daratan terbuka. Sedapat mungkin dia menggunakan kedua teknik itu untuk dapat terbang tanpa perlu mengepakkan sayapnya. Dengan begitu dia hanya memerlukan energi yang sangat kecil untuk dapat terbang lama. Tidak hanya itu saja, rajawali dapat menempuh jarak rata-rata 75 hingga 125 mil. Jarak terjauh yang pernah ditempuh adalah 1100 mil.

Itulah rahasia kekuatan dari burung rajawali yang naik terbang tinggi. Dia tidak akan pernah menjadi lelah karena dia tidak perlu menggunakan banyak energi untuk dapat terbang dalam waktu lama dan menempuh jarak yang jauh.

“Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,

Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Yesaya 40:29-31

Ketika kita berada dalam suatu masalah yang datang bertubi-tubi, kita dapat merasakan menurunnya kekuatan kita baik secara fisik maupun secara jiwa. Melemahnya kekuatan kita justru akan membuat kita semakin tidak berdaya dalam menghadapi masalah yang ada. ##

Jangan Biarkan Suka-cita Anda Tercuri



Nats : Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya (Filipi 1:6)
Bacaan : Filipi 1:1-11

Mengapa banyak orang kristiani tidak mengalami sukacita yang merupakan buah Roh dalam Galatia 5:22?
Dalam bukunya yang berjudul Laugh Again (Tertawa Lagi), Charles Swindoll menuliskan tiga hal yang sering menjadi "pencuri sukacita", yakni kekhawatiran, tekanan batin, dan ketakutan.

Ia mendefinisikan kekhawatiran sebagai "kegelisahan yang berlebihan akan suatu hal yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi". (Dan biasanya tidak terjadi.) Tekanan batin diartikan sebagai "ketegangan yang berlebihan terhadap situasi yang tidak dapat kita ubah atau kontrol". (Padahal Allah mampu.) Dan ketakutan, menurut Swindoll, adalah "kecemasan yang sangat terhadap bahaya, kejahatan, atau penderitaan". (Dan hal itu hanya akan memperbesar masalah kita.)

Swindoll mengatakan bahwa untuk membentengi diri dari "pencuri sukacita", kita harus memiliki keyakinan yang sama seperti yang dikatakan Paulus dalam suratnya kepada jemaat Filipi. Setelah mengucap syukur atas jemaat Filipi (1:3-5), ia menyakinkan mereka bahwa "Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya" (ayat 6).

Apa pun yang membuat Anda khawatir, tertekan, dan ketakutan, tidak dapat menghalangi Allah untuk terus bekerja dalam hidup Anda. Kita dapat hidup dengan keyakinan bahwa Dia mengatur segalanya. Kita dapat memasrahkan segalanya kepada-Nya.

Bentengi diri Anda dari "pencuri sukacita" itu dengan memperbarui keyakinan Anda kepada Allah setiap pagi. Lalu tenangkan hatimu dan bersukacitalah --Joanie Yoder

BerkatNYA Melimpah



Nats : Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam surga (Efesus 1:3)
Bacaan : Efesus 1:3-14

Saat bencana menimpa, masyarakat menjadi begitu murah hati dalam memberikan bantuan. Setelah serangan teroris yang terjadi di bulan September 2001, kota New York dibanjiri bantuan berupa handuk, selimut, senter, minuman botol, kacang kalengan, sekop, pasta gigi, daging kaleng, radio, sepatu but karet, dan ribuan jenis barang lainnya. Semua bantuan itu diperkirakan seharga 75 juta dolar. Saking banyaknya barang, akhirnya malah tidak semuanya dapat dipakai.

Kejadian itu mengingatkan saya akan apa yang terjadi saat iman kita berbalik dari Kristus, Sang Juruselamat. Kita akan menghadapi bencana pribadi. Dosa yang kita lakukan membuat kita terancam terpisah selamanya dari Allah. Masa depan kita menjadi sangat gelap dan tanpa harapan.

Lalu Yesus masuk dan menawarkan pertolongan. Saat kita percaya kepada- Nya, Bapa kita di surga akan mencurahkan kekayaan rohani-Nya bagi kita. Dengan demikian, kita memperoleh berkat yang begitu banyak sehingga kita mungkin tidak dapat memanfaatkan seluruhnya. Kita adalah anggota keluarga Allah (Efesus 1:5). Kita beroleh “penebusan” dan “pengampunan dosa” (ayat 7). Kita adalah ahli waris dari Dia yang memiliki segalanya (ayat 11). Semua harta warisan kita itu dimeteraikan oleh Roh Kudus (ayat 13,14).

Berkat bagi orang kristiani senantiasa melimpah. Tak ada habisnya. Betapa Allah yang kita layani sungguh murah hati dan penuh perhatian! Mari kita puji Dia atas berkat yang amat banyak dan melimpah dalam hidup kita --Dave Branon

POSTINGAN TERAKHIR

ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?

  "Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...

POPULER DIBACA