Selasa, 22 September 2020

MELIHAT RINTANGAN DARI KACA MATA TUHAN


Melihat Rintangan dari KacamataTuhan

Yosua 2:1-24

Yerikho adalah kota pertama yang perlu ditakhlukkan bangsa Israel untuk menduduki tanah Kanaan. Ketika mengirim dua orang mata-mata untuk menyelidiki, Yosua mungkin tidak menyadari bahwa ia akan menerima kilasan pandangan impresif Tuhan di balik tindakan itu.

Kita tak boleh lupa untuk melihat setiap rintangan dari kacamata kekuatan dan sumber dayaTuhan yang tak terbatas. Segala sesuatu yang tampaknya merintangi rencana-Nya adalah kesempatan bagi Dia untuk menunjukkan kuasa-Nya yang berdaulat. Hanya karena kita tidak melihat sesuatu terjadi, tidak berarti Dia tidak bekerja. Tuhan terus bekerja di sisi lain rintangan kita, mengatur segala detailnya dan membuat rencana-Nya berhasil.

Ketika mata-mata itu kembali kepada Yosua, mereka melaporkan bahwa penduduk di Yerikho sangat ketakutan. Setelah mendengar tentang orang Yahudi yang dibebaskan dari perbudakan Mesir dan membelah Laut Merah, mereka dikuasai rasa takut akan Tuhan. Medan perang telah siap ditakhlukkan, meski pada saat itu, Yosua belum melakukan apa-apa. Kita sering berpikir bahwa kita perlu terlibat dalam solusi masalah kita, padahal Tuhan tidak terbatas dalam menggunakan siapa atau apa saja untuk menggenapi kehendak-Nya. Dalam hal ini, Dia bekerja di hati musuh dengan menimbulkan ketakutan yang menggentarkan.

Bagi orang Kristen, rintangan-rintangan besar tidak perlu menjadi alasan untuk berkecil hati. Meskipun banyak aktivitas Tuhan yang tidak terlihat dan terdengar, kita boleh yakin bahwa Dia terus bekerja menggenapi kehendak-Nya dalam hidup kita. Ketika bagian-bagian rencana-Nya sudah berada pada tempatnya, Dia akan membawa kita kepada kemenangan. ##

APAKAH ISTILAH TRITUNGGAL MUTLAK DIPERLUKAN ? (renungan kristen hari ini)

 APAKAH ISTILAH TRITUNGGAL MUTLAK DIPERLUKAN ? (renungan kristen hari ini)



Istilah Tritunggal tidak ada dalam Alkitab, mengapa gereja masih harus mempertahankannya?

Apakah istilah Tritunggal mutlak diperlukan ?

Istilah Tritunggal seringkali justru menjadi bahan perdebatan yang mengakibatkan perpecahan gereja, bahkan seringkali menjadi batu sandungan bagi pemberitaan Injil, tapi mengapa istilah Tritunggal masih perlu dipertahankan ?

Yuk kita simak penjelasan dari Narasumber , Pdt Kalvin Budiman Ph.D dari IEC San Diego - USA dalam bincang teologi praktis di Youtube Nafiri Kasih Channel  (silahkan klik).



Senin, 31 Agustus 2020

APAKAH GEREJA MASIH "EXSIST" ?


Renungan Kristen

Apakah Gereja Masih "Exist" ?

Merupakan sebuah pertanyaan yang menggelitik, membuat kita dan gereja khususnya untuk berpikir dan mengevaluasi akan keberadaannya dan kehadirannya dimuka bumi ini , masihkah sesuai dengan panggilannya ?

3 tugas panggilan geraja yaitu Marturia, Diakonia dan Kononia apakah saat ini sudah dijalankan dengan benar ? 

Ikuti penjelasannya dalam video 

https://www.youtube.com/watch?v=Y0dFh4WAM44&t=199s

Kiranya Anda mendapatkan berkat rohani dalam video tersebut.

Salam hangat dan sehat selalu dari team Nafiri Kasih.

Senin, 03 Agustus 2020

DITINGGAL DI BUMI UNTUK MELAYANI




RENUNGAN KRISTEN : Ditinggal di Bumi untuk Melayani
Efesus 2:8-10

Menurut Anda, mengapa Tuhan membiarkan Anda tetap tinggal di bumi dan tidak langsung diangkat ke surga ketika Anda diselamatkan? Pikirkan semua bentuk kesulitan dan kesedihan yang tidak  akan lagi Anda alami. Bayangkan sukacita yang Anda rasakan bersama Kristus di surga. Tetapi lalu pertanyaannya lagi-lagi adalah: siapa yang akan tinggal di bumi untuk memberitakan Injil keselamatan kepada orang lain jika semua orang percaya diangkat dari dunia ini?

Jika Anda masih hidup dan bernapas, itu berarti Bapa surgawi punya tujuan untuk Anda, ada pelayanan yang harus Anda lakukan. Jangan bayangkan pelayanan itu hanya sebagai hal yang dilakukan di gedung gereja oleh sekelompok orang pilihan. Melayani Tuhan adalah tanggung jawab setiap orang percaya. Untuk melakukan "pekerjaan-pekerjaan baik, yang dipersiapkan Tuhan sebelumnya, supaya kita hidup di dalamnya" (Efesus 2:10).

Meskipun cara kita melayani bisa berubah dari waktu ke waktu, kita tak pernah dipanggil untuk berhenti dan tidak melakukan apa-apa. Orang kudus yang terikat di tempat tidur pun dapat berdoa bagi orang lain atau memberikan kata-kata penyemangat bagi orang-orang yang menjenguk atau memberi perhatian padanya. Tujuan orang percaya bukan hanya datang ke gereja, mendengar khotbah, dan menerima makanan rohani yang cukup untuk menjalani minggu berikutnya. Tujuan hidup kita adalah melayani Tuhan dengan sepenuh hati, mencerminkan kasih Yesus melalui hidup kita. Ibadah kita kepada Tuhan dan ajaran Firman-Nya adalah hal yang menopang dan memperlengkapi kita untuk saling melayani dan mengabarkan Injil ke dunia.

Seluruh hidup Anda dimaksudkan untuk menjadi tindakan pelayanan bagi Tuhan. Jika Anda hidup untuk mencapai tujuan dan kebahagiaan Anda sendiri, Anda pada akhirnya akan kecewa. Namun jika Anda hidup dalam pekerjaan-pekerjaan baik yang sudah disiapkan Tuhan untuk Anda, Anda akan mengalami kepuasan karena sudah hidup sesuai dengan rancangan penciptaan Anda. ##

Rabu, 29 Juli 2020

DOKTRIN : MEMPERSATUKAN ATAU MEMECAH BELAH ?




DOKTRIN : MEMPERSATUKAN ATAU MEMECAH BELAH ?

Apa itu Doktrin ?

Pertama-tama perlu kita memisahkan apa yang kebanyakan orang pahami / kesan orang secara umum tentang doktrin dengan apa yang Alkitab katakan tentang doktrin.

Kebanyakan masyarakat lebih dipengaruhi oleh pendapat umum atau pendapat mayoritas yang pada jaman sekarang “tidak suka” dengan doktrin , karena doktrin dianggap bisa memecah belah, atau karena pernah punya pengalaman dengan orang yang menjelaskan doktrin tetapi bermasalah digerajanya, ada juga pemahaman dijaman sekarang guna mengedepankan toleransi maka mengajak kita untuk menerima perbedaan.
Atau timbul prasangka yang negative ketika berbicara doktrin, karena doktrin diangap sebagai  mata kuliah untuk mereka yang studi di seminari, doktrin isinya cuma perdebatan dan lain sebagainya.

Pendapat-pendapat umum tersebut diatas perlu dibedakan dengan apa yang Alkitab katakan dalam Kisah Para Rasul 2 : 41 – 42 sbb :  Orang-orang yang menerima parkataanNYa itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Jadi istilah doktrin itu didalam Alkitab secara sederhana bisa dikatakan adalah “pengajaran” dari rasul-rasul

Dalam Efesus 2 : 19 – 20
Ef 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, 2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

Titus 2 : 1
Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat.

Jadi bisa disimpulkan menurut ayat Alkitab tersebut diatas, doktrin adalah pengajaran para rasul atau nabi , atau ajaran dari seluruh isi Alkitab, yang akan membedakan orang Kristen dengan non Kristen.
Pada dasarnya doktrin itu memisahkan dari apa yang Alkitab ajarkan dengan yang bukan Alkitab ajarkan, tetapi perlu digaris bawahi bahwa bukan berarti doktrin itu MEMECAH BELAH.

Didalam perjalannya, pengajaran gereja tersebut kemudian disistimatiskan dalam kategori-kategori tertentu, misalnya doktrin Allah, yang artinya ajaran Alkitab tentang Allah, doktrin Kristus , doktrin Roh Kudus dst.

Pada waktu doktrin dikembangkan dalam detailnya misalnya doktrin Allah, Allah itu siapa, sifat-sifat Allah seperti apa , pekerjaan Allah itu apa saja, dari situ bisa muncul perbedaan-perbedaan penafsiran dan perbedaan pendapat.

Pemahaman doktrin didalam Alkitab, bisa dikelompokan kedalam doktrin utama/primer, doktrin sekunder dan tersier .. prinsipnya harus dimulai dengan apa yang Alkitab katakan dengan jelas harus diterima sebagai doktrin primer yang menjadi identitas kita sebagai orang Kristen.
Yang primer itu seperti, Kristus mati untuk dosa-dosa kita dan IA dibangkitkan pada hari yang ketiga 1 Kor 15 : 3 - 4
Doktrin seperti ini harus kita pegang, proklamasikan dan kita pertahankan.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan lihat videonya di :

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.




Kamis, 23 Juli 2020

Latihan Yang Meningkatkan Otot Rohani

LATIHAN YANG MENINGKATKAN “OTOT” ROHANI



Mazmur 94:12-15

Ayat Hafalan
Mazmur 94:12, “Berbahagialah orang  yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari  dari Taurat-Mu.”

Untuk mengembangkan otot kita menjadi kuat, maka kita membutuhkan beberapa latihan fisik. Otot-otot kita menjadi kuat ketika ia mengalami tekanan. Dengan cara yang sama, Alkitab mengatakan bahwa kita hanya dapat menjadi kuat secara rohani melalui latihan yaitu menggunakan “otot-otot” rohani kita untuk menghadapi tantangan-tantangan kehidupan. Dalam upaya kita memberikan yang terbaik di setiap aspek kehidupan, maka kita akan berhadapan dengan tantangan dan kesulitan. Namun, tantangan dan kesulitan adalah cara Allah untuk membuat kita menjadi kuat dari sebelumnya.

Menjelang kematiannya, C. S. Lewis menyatakan, “Kita tidak punya hak atas kebahagiaan; hanya kewajiban untuk melakukan tugas kita.” Terkadang ketika Allah memberikan kita kepercayaan untuk melakukan sesuatu, Ia juga menyertakan tantangan dan kesulitan. Bila hal itu sedang terjadi dalam kehidupan Anda hari ini, mintalah Allah untuk mengajar Anda melalui perkara tersebut. Ingatlah kata pemazmur, “Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya Tuhan.”

Refleksi Diri
1. Siapakah yang berbahagia menurut pemazmur dalam bacaan hari ini?
2. Apakah tujuan  Tuhan menghajar kita?

Pokok Doa
Ketika aku sedang berada dalam tekanan, berilah aku petunjukMu ya Tuhan, agar  aku dapat memahami kehendakMu.

Kata - Kata Bijak
Tekanan kehidupan membuat “otot-otot” rohani  kita berfungsi dengan normal.

Yang Harus Dilakukan
Mintalah  pengertian akan kehendak Tuhan ketika Anda sedang berada dalam tekanan.

Amin .. salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

TUHAN MENCIPTA, MANUSIA IKUT SERTA "MENGHADAPI COVID 19" - serial 1


Istilah Tuhan Mencipta Manusia Ikut Serta (TUMMIS), pertama kali dicetuskan oleh Pdt Natan Setiabudi pada tahun 1996, pada saat beliau menjabat sebagai Ketua Umum GKI Jabar Full Time yang pertama.
Tema ini setelah lebih dari 24 th masih dipakai oleh GKI Jawa Barat sampai sekarang , dimana saat ini namanya telah menjadi SinWil Jawa Barat.

Ada 2 pemahaman dari TUMMIS yang perlu disadari yaitu :

  1. Tuhan Mencipta , sebagai TEMA UTAMA ALKITAB, kemudian baru Penyelamatan.   Manusia sebagai satu-satunya ciptaan yang dicipta SEGAMBAR DENGAN ALLAH supaya bisa mencipta bersamaNYA ternyata jatuh dalam DOSA.  Jadi disain Allah itu telah diganggu oleh dosa , tetapi dosa itu ditebus oleh Tuhan dan manusia harus bertobat supaya bisa kembali kedisain awal penciptaan yaitu mencipta bersama Tuhan
  2. TUHAN MENCIPTA itu sudah, sedang dan akan , hal inilah yang harus disadari oleh setiap kita, jika kita tidak menyadarinya maka kita "tidak" berperan dalam mencipta bersama TUHAN. Padahal mencipta bersama Tuhan harus terus dilakukan setiap hari bersama keluarga , lingkungan, kelompok, gereja dll.  Termasuk ketika kita menghadapi Covid-19 ini , kita tetap harus berperan mencipta bersama TUHAN.  Dan dengan gereja kita bisa berperan mencipta bersama Tuhan untuk Indonesia, dst , kemana saja Tuhan mengutus. Disain Tuhan yang terdalam dan terluas adalah Penciptaan.
Penciptaan manusia terus berproses, bertumbuh kesegala hal kearah Kristus sampai mencapai tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan KEPENUHAN KRISTUS.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, apakah arti hidupmu ? 
HANYA dengan mengikuti arus penciptaan oleh Tuhan hidup kita menjadi berarti.

Kita yang sudah DISELAMATKAN harus ikut arus mencipta bersama Tuhan, baik mencipta diri, teman dan keluarga dengan GEREJA sebagai tubuh Kristus menjadi contohnya.

UNTUK URAIAN SELENGKAPNYA SILAHKAN  DISIMAK DALAM VIDEO SBB :
atau





POSTINGAN TERAKHIR

ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?

  "Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...

POPULER DIBACA