Selasa, 29 September 2015

Kesaksian Gubernur DKI Jakarta Ahok


KESAKSIAN GUBERNUR DKI JAKARTA: AHOK    

“Pegangan utama saya dalam menjalankan tugas saat ini hanyalah konstitusi, namun nilai hidup saya standardnya adalah firman Tuhan.
Saya katakan, bahwa apabila seorang hamba Tuhan terbukti bersalah, saya tidak akan membelanya, tetapi membiarkannya melewati proses hukum. Saya tidak takut mati demi konstitusi.

Pesan saya kepada isteri, ”Kalaupun saya mati, tuliskan pada batu nisan kutipan dari Filipi 1:21 yaitu "mati adalah keuntungan.” Untuk kalimat: ”Karena bagiku hidup adalah Kristus..” sengaja tidak mau saya cantumkan pada batu nisan kuburan karena saya belum sepenuhnya mempraktekkan bagian dari ayat itu.”

“Saya selalu membawa segala pergumulan ke dalam doa terlebih dahulu. Sebelum saya bicara, saya sudah cek hati saya, apakah itu untuk kepentingan pribadi atau bukan. Selalu saya minta Tuhan untuk selidiki hati saya, apakah itu untuk mengusahakan kesejahteraan orang lain atau belum? Saya suka curhat dengan Tuhan. 

Dalam Yesaya 42 juga menyatakan bahwa kamu harus bring justice.”
“Menurut saya, duduk diam di kaki Yesus adalah saat-saat paling berharga dalam hidup ini. Saya suka bangun pagi-pagi jam 4:30 dan malam sebelum tidur untuk saat teduh. Kalau dulu mau pelayanan jam 6.00 pagi, saya bangun jam 4.00 pagi. Hari Minggu harus bangun lebih pagi. Gereja harus melatih jemaat untuk memiliki hubungan intim dengan Tuhan. Pemimpin gereja harus membawa jemaat sampai mereka keranjingan baca Firman Tuhan. Kalau sudah begitu, Anda kemanapun akan membawa Alkitab.”

“Dalam setahun, pasti saya selesai membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Apabila saya sudah membaca Alkitab sampai habis selama lima kali, saya pasti mengganti Alkitab tersebut karena banyak catatan-catatan yang menumpuk di setiap halamannya. Saya kurang suka Alkitab di gadget karena tidak bisa langsung ditulis berdekatan dengan ayat-ayat seperti di Alkitab biasa. Saya sangat menghargai rhema dari Tuhan. Pertemuan pribadi dengan Tuhan.merupakan hal terindah bagi saya.

“Saya selalu menyempatkan diri untuk sharing bersama istri dan anak-anak tentang firman Tuhan. Saya selalu menekankan agar anak-anak harus bertemu secara pribadi dengan Tuhan. Saya akan terus memperingati anak-anak dan isteri untuk selalu bergantung dan membangun hubungan intim dengan Tuhan."

"Saya mendidik anak-anak agar mereka selalu memandang Tuhan. Yang paling penting, disaat anak saya memiliki pergumulan, ia harus mengalami pertemuan sendiri dengan Tuhan, itulah yang saya ajarkan pada mereka. Bahkan, anak saya yang perempuan sudah habis membaca Alkitab sejak SMP. Saya harus yakinkan dia bahwa bapakmu sekarang bisa bertahan karena Tuhan, kalau suatu hari bapakmu tidak ada pun, Tuhan tidak pernah salah. Bapakmu tidak bisa menolongmu untuk menghadapi pergumulanmu. Lebih penting temui Tuhan.”

TUHAN YESUS Memberkati, salam hangat dari team Nafiri Kasih.
[ Dari Wawancara Majalah Integrity ]

Minggu, 20 September 2015

Pemulihan Total Umat Allah


RENUNGAN KRISTEN

Minggu ini kita belajar dari Yehezkiel 36:16-29a dan melihat secara sekilas pemulihan total dari umat Allah. Yehezkiel pertama menunjukkan ada yang salah dengan umat Allahnyang ada di pembuangan karena pemberontakan merka pada Tuhan, setelah itu Yehezkeil menunjukkan restorasi total dari umat Allah yang terjadi karena keinginan dan perbuatan Allah. Perkataan nabi Yehezkiel juga berbicara pada kita saat ini ketika kita perlu untuk membersihkan dan memar ikan diri dari dosa. Dalam bagian ini kita belajar

Seriusnya pencemaran kita (36:16-20). Kecemaran yang telah dilakukan oleh Israel telah sangat dalam, yang terlihat dari penumpahan darah, penyembahan berhala, dan bagaimana mereka telah menghina nama Tuhan. Banyak pemimpin palsu mencoba dan mengecilkan dosa dan pemberontakan hati kita tapi mereka yang peduli dengan restorasi total jujur dengan kebutuhan manusia. Yehezkiel peduli terhadap kebutuhan kita dengan secara jelas menunjukkan dosa perzinahan  Israel,  penyembahan berhala, pelacuran, incest, eksploitasi ekonomi, mengabaikan orang miskin, menindas janda dan orang asing . . . daftar ini bisa terus diperpanjang. Manusia membutuhkan pembersihan dan penyucian dari dosa. Apa penyelesaiannya?

Keinginan Allah (36:21-24). Keinginan Allah dikomunikasikan melalui dengan dua cara di bagian  ini. Pertama, Israel telah menghina nama Tuhan melalui cara mereka hidup. Mereka telah mengambil nama kudus Allah yang diberikan kepada mereka sebagai umat-Nya dan menjadikannya hal  biasa, tidak hidup kudus untuk kemuliaan Allah. Kedua, Mereka tidak menjadi berkat bagi bangsa lain dan mereka juga  tidak menuntun bangsa lain untuk menyembah Tuhan.  Keinginan Tuhan adalah agar umat Allah hidup setia untuk kemuliaan Allah, memuliakan nama Tuhan, sehingga semua bangsa akan menyembah Tuhan. Tapi bagimana Allah mencapai tujuan-tujuan tersebut pada orang-orang yang tidak setia?

Perbuatan Allah (36:25-29a). Pada bagian ini kita melihat beberapa doktrin iman kita yang paling menakjubkan. Perbuatan Allah menyucikan umat Allah, membersihkan mereka dari dosa (penebusan) ketika Allah memberi mereka hati yang baru dan roh yang baru (regenerasi). Tuhan membuat umat Tuhan untuk berjalan pada jalan Tuhan (pengudusan) ketika tuhan memulihkan kehadiran perjanjian Tuhan dengan umat-Nya (pemuliaan). Menegaskan hal ini bisa terwujud, Tuhan mengakhiri bagian ini dengan janji Yehezkiel tentang pemurnian. Hanya melalui perbuatan Allah, kita dapat memperoleh penyucian dan pengudusan yang kita rindukan. 

Tuhan telah bertindak dan telah menjadi fakta sejarah. Pemenuhan janji yang segera  kepada Israel telah terwujud melalui kembalinya mereka ke tanah perjanjian pada 538 BC tapi penggenapan yang terutama terlihat pada pribadi dan pekerjaan Yesus Kristus (1 Kor 1:20). Kita telah mengakui bagaimana guru-guru palsu berusaha untuk mengecilkan natur berdosa kita (Yeremia 6:13-14) karena itu kita akan mengambil waktu untuk membaca beberapa bagian yang menegaskan kebutuhan kita akan karya Allah untuk memulihkan kita. Sepintas kita melihat:

Kita telah jatuh sangat dalam: markus 7:21-23 – “sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,  22. perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. 23. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."  (lihat juga Mat 15:19)

Kita menipu hati dan pikiran: Yeremia 17:9 – “Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?” Titus 1:15-16 - Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis. 16. Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.” Kejadian 6:5 & 8:21 – “Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,.” Dan “sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.”

Kita mempunyai kemauan yang telah diperbudak (dan tidak dapat memilih yang baik tanpa regenerasi): Yohanes 8:34 - Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.” 2 Timotius 2:25-26 – “sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, 26. dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.”

Kita mempunyai keinginan untuk menyimpang dari rancangan Tuhan: Efesus 2:3 –“sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain..” Yohanes 3:19 –“Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.” Yohanes 8:44 – “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu.”

Kita telah hancur total, memerlukan penyucian pada seluruh keberadaan kita: Titus 1:15-16 – “tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis..” Yesaya 1:5-6 – “Seluruh kepala sakit dan seluruh hati lemah lesu. 6. Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada yang sehat: bengkak dan bilur dan luka baru, tidak dipijit dan tidak dibalut dan tidak ditaruh

Kita telah hancur sehingga kita tidak bisa mengubahnya sekalipun kita ingin: Yeremia 13:23 – “Dapatkah orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya? Masakan kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?.” Roma 8:7 – “Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.”

Mengetahui kedalaman keinginan kita membantu kita untuk kebesaran kemurahan Allah dalam Kristus, “yang setia dan adil untuk mengampuni dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” ketika kita mengakui dosa kita kepada-Nya.

 Apa artinya buat kita saat ini? Kita melihat empat pertanyaan praktis –

Motivasi untuk hidup: ketika kita membaca bagian ini dan melihat karya Allah untuk memurnikan umat-Nya, bagaimana melihat Tuhan telah berkarya melalui Kristus membuat kita ingin untuk hidup bagi kemualian-Nya?
Matriks untuk mengukur pertobatan: apakah kita lebih peduli pada nama kita daripada nama Tuhan? Untuk kemuliaan siapa kita bekerja? Apakah kita bisa menerima kritik? Kita mungkin perlu untuk melihat fokus kemuliaan kita
Gerakan untuk menjadi seperti Kristus: apakah kita menjadi lebih seperti Kristus dalam hidup dan kasih kita? Jika tidak, apakah kita telah disucikan oleh karya Allah?
Misi – hasil akhir dari pemulian Allah adalah kehadiran Allah bersama umat-Nya dan melalui umat-Nya, mewujudkan keinginan tuhan. Apakah pekerjaan anda memulihkan dunia Tuhan untuk membuatnya bersinar untuk kehadiran dan kemuliaan Tuhan diantara bangsa-bangsa?

Kata-kata nabi Yehezkiel diucapkan kepada umat Israel. Adalah umat Allah yang membutuhkan hati yang baru. Umat Allah membutuhkan roh yang baru. Umat Allah membutuhkan kebangkitan. Ambil waktu untuk berdoa buat kebangkitan dalam dan melalui fakultas kita, mintalah Tuhan untuk membuat karya Allah terlihat dalam hidup kita dan melalui kita. Anda dapat menggunakan doa Graham Kendrick sebagai panduan: “Pulihkan tuhan, kehormatan nama-Mu. Pulihkan Tuhan, kemashuran-Mu diseluruh dunia. Pada saat ini, bangkitkan gereja yang menyandang nama-Mu. Bengkokkan kami yang Tuhan, dimana kami keras dan dingin. Api penyucian-Mu datanglah untuk memurnikan emas – Supaya manusia melihat dan datang dengan gentar pada Allah yang hidup, yang kerajaan-Nya abadi”

Ketika kita pergi ke dokter dan dia memberitahu kita cara supaya menjadi lebih sehat, seringkali kita berterima kasih kepadanya, melakukan apa yang dikatakan untuk sementara, lalu kembali ke kebiasaan yang kurang sehat. Apa yang benar secara fisik juga benar secara spiritual. Ketika kita belajar tentang kedalaman kebutuhan kita akan kesucian dan penyucian sambil memandang pada keinginan dan karya Allah untuk menyucikan dan memulihkan kita, kita akan tergoda untuk berbalik dan kembali pada kebiasaan lama yang kurang sehat. Untuk menghindari godaan ini, sebutkan tiga hal yang dapat anda lakukan untuk saling mengingatkan bahwa “Tuhan itu setia dan adil, untuk mengampuni dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yoh 1:9). Jika kita ingin tetap termotivasi untuk memuliakan nama Tuhan diantara bangsa-bangsa kita harus terus mengingat karya Allah melalui Kristus

Semoga bermanfaat, salam hangat dari team Nafiri Kasih.




Senin, 07 September 2015

Gereja Mawar Sharon, Deklarasi Identitas Didalam Tuhan


GEREJA MAWAR SHARON, JAKARTA
Kebaktian Minggu, 6 September jam 16.00

LETS PEOPLE KNOW WHO YOU ARE

Saya anak Tuhan Allah oleh Yesus Kristus
Saya ditebus dari tangan musuh
Saya diampuni
Saya diselamatkan oleh kasih karunia Allah bukan manusia
Saya dibenarkan
Saya disucikan
Saya adalah ciptaan baru didalam Kristus, yang lama telah berlalu, yang baru telah tiba dan yang akan datang lebih mulia dari pada hari ini.
Saya ditebus dari kutuk hukum taurat
Saya dilepaskan dari kuasa kegelapan
Saya bebas dari tuduhan iblis
Saya dilingkupi rasa aman kemanapun saya pergi dalam segala keadaan dunia karena Tuhan menjagaku
Saya mendapatkan segala keperluanku lebih dari pada yang kupikirkan didalam Yesus Kristus
Saya kuat didalam Tuhan
Saya kuat didalam Roh Kudus
Saya kuat didalam kuasa firman Allah
Saya melakukan segala perkara bersama Yesus yang memberi kemampuan
Saya adalah ahli waris Allah
Saya diberkati pada saat keluar dan pada saat masuk
Saya diberkati dari seluruh berkat rohani dan berkat jasmani
Saya disembuhkan oleh bilur-bilur Yesus
Saya dibimbing oleh Roh Kudus, tidak dibimbing oleh keadaan
Saya diberi kuasa mengalahkan musuh
Saya lebih dari pada pemenang
Saya mengalahkan iblis setiap hari
Saya tidak digerakan oleh apa yang saya lihat tapi saya bergerak dengan iman apa yang Tuhan katakan tentang diriku
Saya menundukan pikiran yang sia-sia
Saya menawan segala pikiran dosa didalam nama Yesus
Saya mengalami perubahan
Saya diperbaharui budi pekerti saya menurut firman Tuhan
Saya berjalan dengan iman dan bukan penglihatan
Saya penuh kasih karunia Allah
Saya adalah pekerja yang bekerja dengan Kristus
Saya adalah terang dunia, kemanapun saya pergi orang-orang diberkati
Saya adalah kepala bukan ekor
Saya adalah berkat bagi saudara-saudara
Roh Allah yang diam didalamku lebih besar dari roh yang di dunia
Saya adalah biji mata kesayangan Tuhan

Amin
Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Jumat, 28 Agustus 2015

Efek Menanam Tindakan Positif


EFEK MENANAM TINDAKAN POSITIF 

    Suatu malam seorang pria sedang berjalan ke Gereja.
Ketika ia bertemu 4 orang anak laki² yg sedang luntang-lantung di pojok jalan,
maka pria itu mengajak mereka untuk mengikuti ibadah bersamanya.
Ternyata mereka mau,
bahkan ke 4 anak itu juga mau kembali ke Gereja bersama pria itu pada Minggu berikutnya.
Mereka akhirnya menjadi cikal-bakal dari Kelas Sekolah Minggu yg mulai di ajar oleh Pria itu.

Ber-tahun² kemudian,
Pria itu memutuskan untuk mencoba menghubungi ke 4 anak laki² itu untuk mengetahui apa yg tlah terjadi dalam kehidupan mereka,
& meminta kesediaan mereka untuk menuliskan Sebuah Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Guru Sekolah Minggu mereka,
yg akan di bacakan pada Sebuah Pesta Kejutan.

Ternyata surat² balasan dari mereka mengungkapkan bahwa salah satu dari mereka tlah menjadi Misionaris untuk China,
yg satunya adalah Presiden Federal Reserve Bank,
yg satunya lagi adalah Sekretaris Pribadi Presiden Herbert Hoover,
& yg terakhir adalah Presiden Hoover sendiri.

Bila hari ini kita memiliki Segenggam Benih di tangan kita,
kita tak dapat meramalkan yg mana dari benih² itu yg akan benar² Bertunas & Menghasilkan Sebatang Pohon Raksasa.
Sungguh menakjubkan bahwa sebatang Pohon Pinus yg sangat besar dapat tumbuh dari Benih yg Amat Kecil.
Satu²nya cara untuk Mengetahui Biji mana yg akan Bertumbuh & Menjadi Pohon yg Besar adalah dgn Menanamnya.
Bila kita Menanamkan Tindakan² Positif, Nilai² Kebenaran & Kemurahan Hati kepada anak² kita,
orang lain di sekitar kita,
m a k a kita Tak Akan Pernah tau Pohon sebesar Apa yg dapat Tumbuh dari Benih Kecil itu.

MARI SELALU LAKUKAN YG TERBAIK BAGI ANAK² KITA,
KELUARGA KITA & ORANG LAIN DI SEKELILING KITA,
K A R E N A KITA TAK PERNAH TAU MUJIZAT APA YG DAPAT TERJADI DALAM KEHIDUPAN MEREKA DAN KEHIDUPAN KITA SENDIRI.

“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”
(Kolose 3:23)

Amin .. 
Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..

Selasa, 18 Agustus 2015

Mujizat Doa

MUJIZAT DOA

Dr. Lin Ting Tung adalah orang Taiwan pertama yang menjadi dokter dan menjadi Kristen…Ini terjadi pada akhir abad ke-19. Ia bekerja di rumah sakit kecil yang dirintis oleh Dr. Maxwell, seorang misionaris Inggris.

Ketika itu tingkat kesehatan masyarakat di Taiwan sangat rendah dan cara pengobatan masih sangat sederhana. Pada suatu hari seorang anak datang ke rumah sakit itu dan meminta obat untuk ibunya yang sedang demam akibat malaria. Anak ini berjalan lebih dari dua jam dari desanya ke rumah sakit melalui jalan setapak melewati hutan dan sawah.

Ketika nama ibunya dipanggil, anak ini langsung bangkit dari bangkunya, meraih botol obat dan bergegas pulang. Sore harinya pukul lima , ketika kamar obat akan ditutup, seorang perawat tampak bingung dan berbisik,"Dokter Lin, botol obat untuk pasien malaria masih ada di sini. Tetapi ada satu botol yang hilang. Isinya disinfektan.”Dr. Lin terkejut, diperiksanya botol yang tertinggal, benar isinya obat malaria. Jadi, anak tadi membawa botol yang salah!

Botol - botol di kamar obat itu memang berbentuk sama dan berwarna sama, lagipula baik obat malaria maupun disinfektan sama - sama cairan. "Celaka kita. Ibu itu bisa mati. Disinfektan itu obat keras pembunuh kuman untuk kamar operasi. Kalau sampai diminum, usus bisa terbakar dan orang itu akan mati" ujar Dr. Lin dengan wajah pucat.Segera mereka melaporkan peristiwa ini kepada Dr. Maxwell. Ia juga terkejut."Sekarang pukul lima, anak itu pergi dari sini pukul tiga jadi Ia sudah hampir tiba. Tidak mungkin kita mengejarnya. Kita tidak tahu jalan ke desa itu." ujar Dr. Maxwell.

Dr. Maxwell termenung, lalu ia berkata,"Mulai hari ini semua obat keras tidak boleh diletakkan di atas meja. Sekarang panggil semua karyawan untuk berkumpul. Kita akan berdoa."Begitulah semua orang yang bekerja di rumah sakit itu berkumpul dan berdoa. Dr. Maxwell berdoa,"Tuhan, kami telah membuat kecerobohan. Ampunilah kami. Nyawa seorang ibu sedang terancam.Tolong dia, cegahlah dia agar tidak meminum obat yang salah itu......" Malam harinya Dr. Lin berdinas malam. Ia harus bertanggung jawab atas kematian ibu ini.

Esok harinya, ketika masih subuh pintu diketuk. Ternyata itu anak yang kemarin membawa botol yang keliru. Mukanya pucat ketakutan. Dr. Lin juga takut. Kedua orang itu berdiri saling memandang dengan gugup.Kemudian anak itu berkata,"Ma'af dokter. Kemarin saya bawa botol itu sambil berlari, lalu saya jatuh botol itu pecah dan isinya tumpah".Dr. Lin yang masih terpaku karena gugup langsung bertanya,"Kapan jatuhnya ?"Anak itu menjadi makin ketakutan,"Ma'af, dokter. Saya baru datang sekarang, jatuhnya kemarin sore, menjelang gelap…"Dr. Lin langsung ingat, menjelang gelap... itu adalah saat ketika semua karyawan rumah sakit berkumpul mendoakan Ibu anak ini! Jiwa ibu anak ini tertolong, isi botol yang salah itu tidak sampai terminum, karena botol itu pecah di tengah jalan.

Kita bisa lihat peristiwa ini dari sudut si anak… Ia pulang membawa botol obat ini sambil berlari. Ia ingin cepat - cepat memberikan obat ini kepada ibunya. Ia ingin menunjukan baktinya kepada ibunya. Ia ingin ibunya cepat sembuh. Anak ini tidak mengetahui bahwa botol yang sedang dipegangnya berisi racun. Ia tidak bisa membaca tulisan di botol itu. Ia buta huruf. Anak ini berlari terus. Jalan dari desa ke rumah sakit di kota sangat jauh. Perginya dua jam, pulangnya dua jam. Ia letih. Lalu, tiba - tiba ia tersandung. Ia jatuh. Mungkin Ia terluka, tetapi yang paling celaka; botolnya jatuh dan pecah, cairan isinya tumpah di tanah.

Bayangkan bagaimana perasaan anak itu. Ia kecewa, sedih dan takut… Bagaimana kalau penyakit ibunya makin parah? Bagaimana kalau Dokter itu marah ? Anak ini sangat terpukul oleh kejatuhan ini… Saat itu ia belum tahu bahwa justru terjatuhnya dia ini menolong nyawa ibunya.

Mungkin orang lain akan tersenyum, "Ah, itu cuma kebetulan,"Namun orang percaya akan bersaksi,
"Tuhan bisa bekerja melalui sebuah kebetulan!" "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia” (Roma 8:28).

Amin .. salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Senin, 10 Agustus 2015

Arti sebuah Teman


ARTI SEBUAH TEMAN

Bila kau berteman karena kelebihan yg dipunyai oleh temanmu.
Sungguh, suatu saat kau akan kecewa dgn kekurangannya.

Bila kau berteman karena kebaikan yg dipunyai oleh temanmu.
Sungguh, suatu saat kau akan kecewa akan kejelekannya.

Bila kau berteman karena kesamaan pikiran yg kalian punyai.
Sungguh, suatu saat kau akan kecewa dgn perbedaan pemikirannya.

Bila kau berteman karena temanmu terlihat menyenangkan.
Maka, suatu hari kau akan kecewa akan sikap temanmu yg menyebalkan.

Bila kau berteman karena Allah.
Maka kau akan sadar bahwa temanmu hanyalah manusia biasa. Yg bisa benar dan bisa juga salah. Bisa juga terkadang khilaf. Punya kelebihan & kekurangan.

Karena tdk ada manusia yg sempurna.
Bila kita mencari teman & sahabat yg sempurna.
Maka yg ada hanyalah kekecewaan yg tiada tara.
Karena kita juga bukan malaikat yg tidak ber cacat cela.
Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah 

Salam hangat dari team Nafiri Kasih ..


Minggu, 09 Agustus 2015

GKI Gading Serpong, Khotbah 9 Agustus 2015

 GKI GADING SERPONG

Pembicara : Pdt Em Daud Adiprasetya - GKI Coyudan Solo
Lukas 14 : 25-35
Tema : KETAATAN SEORANG MURID

Didunia ini yang paling bagus dan paling tepat adalah menjadi penurut Allah, menjadi umat Tuhan yang taat.
Taat dengan kesadaran yang tinggi bukan asal-asalan, Tuhan memang patut ditaati segala perintah dan firmanNya karena Tuhanlah yang paling bijaksana.
Apakah anda taat seperti tersebut diatas, sehingga anda menjadi pemenang kehidupan ?

Pujian PS GKI Kepa Duri
Hidup ini ditandai dengan perlombaan, pertandingan jadi tidak asal hidup , dan untuk memenangkan kehidupan ini rahasianya adalah kita mau taat kepada Allah.

Para joki yang berpengalaman bersaksi mengenai kuda juara , kuda juara adalah kuda yang jinak dilintasan balap, yang merespon perintah-perintah dari joki sehingga terjalin kerjasama yang baik dan akhirnya membuahkan kemenangan. Beda dengan kuda liar yang tidak mau dikendalikan.

Manusia dikatakan beruntung manakala dalam kehidupan sehari-hari sebagai anak-anak Tuhan mau taat dan menuruti perintahNya .
Dalam perjanjian lama dikisahkan bahwa Absalom merupakan anak yang tidak taat kepada ayahnya, bahkan dia memberontak berusaha untuk merebut tahta kepemimpinan ayahnya Daud.
Absalom selalu berpikir negatif tentang ayahnya .. pikiran negatif berbahaya sebab pikiran negatif akan meluncur menjadi perkataan .. perkataan akan berubah menjadi perbuatan .. dan perbuatan akan beralih menjadi kebiasaan dan kebiasaan akan menjadi karakter .. dan karakter akan menentukan nasib seseorang.

Absalom yang berpikiran negatif itu juga memendam banyak rasa kecewa yang berakumulatif terus menerus sampai akhirnya menjadi seperti gunung es yang sangat berbahaya.

Memang semua manusia telah berdosa, berdosa kepada Tuhan baik disadari ataupun tidak, manusia didunia ini memang selalu hidup berbuat salah baik kepada teman , keluarga, saudara seiman, rekan kerja  dan lain sebagainya. Semua itu menunjukan bahwa ada hubungan yang tidak benar antara manusia dengan Allah.
Setiap kita yang mempunyai ganjalan dengan Tuhan yang kita sembah dan percayai sebagai Allah harus waspada bahwa masalah atau hubungan yang tidak beres itu harus diselesaikan dengan Allah, karena jika tidak diselesaikan akan beranak-cucu , menumpuk dan menjadi sangat mengerikan memunculkan apa yang disebut kematian rohaniah. Kasih kita kepada Tuhan dan sesama akan menjadi tumpul.

Ada 3 jenis kematian rohaniah

1. Eskapisme
Melarikan diri , kita sebagai orang yang dikasihi oleh Allah dan Allah selalu merindukan kita berhubungan dekat dengan Dia , tetapi dalam kenyataannya kita melarikan diri dari kasih Kristus, komunitas jemaat, ibadah, kehadiran dalam ibadah dikurangi , tugas menjadi saksi Kristus didunia ini kita abaikan.
Menjadi anak Tuhan yang banyak catatan, rapot merah, banyak bolos, melarikan diri tanpa ijin.

2. Kompromisme
Sering berkompromi dengan yang tidak baik, berkompromi dengan iblis yang menjadi musuh Allah.
Berkompromi dengan dosa kecil, membiarkannya sampai akhirnya dosa itu berkembang dan menjerat orang tersebut. Bagi yang suka tidak punya sikap tegas terhadap dosa , terhadap kebiasaan yang tidak baik, terhadap dosa akan menuai hasil yang memalukan , merugikan dan menjadi mangsa dosa.
Tuhan Yesus tidak bersikap lunak terhadap dosa tetapi dia tegas untuk tidak membiarkan dosa berkembang, dia mengusir orang-orang yang berjualan di bait Allah.
Tuhan mengasihi manusianya tetapi benci dengan dosa yang merusaknya. Sedemikian cintanya kepada manusia dan sedemikian bencinya terhadap dosa maka Tuhan rela mati diatas kayu salib.

3. Dualisme
Kadang jadi domba, kadang jadi serigala. Terhadap Tuhan kasih kita tidak konsisten, kasih terhadap manusia setengah hati. Tuhan tidak suka kepada yang suam-suam, hangat tidak dingin tidak.
Firman Tuhan mengajarkan untuk mengasihi dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi, segenap .. segenap. Kasih kepada Tuhan sebagai Tuhan harus seratus persen , mengasihi istri / suami sebagai istri / suami seratus persen, mengasihi anak sebagai anak seratus persen, mengasihi pekerjaan sebagai pekerjaan seratus persen, mengasihi teman sebagai taman seratus persen dan lain sebagainya karena Tuhan mau kita tidak setengah-setengah.
Abraham  mentaati perintah Tuhan karena dia tau siapa Tuhan yang dia sembah maka dia taat, taat seratus persen kepada Tuhan sebagai Tuhan.
Biarlah dampak positif dirasakan bagi kehidupan sekeliling yang disebabkan oleh anak-anak Tuhan yang taat.

Jemaat harus wapada dengan kematian rohaniah, untuk kehidupan rohaniah yang kuat maka kita harus senantiasa mau belajar , merenungkan firman dan mempraktekannya.
Salah satunya dengan ikut bergabung dalam 40 Days of Purpose yang akan memperlengkapi, menyegarkan  dan memperkaya kehidupan rohaniah anda.
Hendaklah kita taat kepada Tuhan yang kita sembah, Tuhan yang sejati , yang utama dalam hidup ini seperti seorang murid yang senantiasa mau belajar terus menerus.

Amin ..
Salam hangat dari team Nafiri Kasih.












POSTINGAN TERAKHIR

ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?

  "Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...

POPULER DIBACA