Minggu, 08 Februari 2015

GKI Gading Serpong Kotbah 8 Februari 2015

kotbah minggu

GKI Gading Serpong, Khotbah Minggu

Thema       :  Lebih Dari Mujizat
Nats          :  Markus 1 : 29 - 39
Pembicara :  Pdt Luther Tan

Apakah saudara masih percaya jaman sekarang ini masih ada mujizat ?
Ketika saya mengajar di S2 Theologi, terjadi perdebatan , tentang hal tersebut diatas, ada yang bilang mujizat sudah tidak ada lagi, ada yang bilang mujizat masih ada. Mana yang benar ?
Dua-duanya benar ..
Semisal ada orang cek kesehatan dan ternyata didagnosa ada tumor .. orang yang satu minta kepada pendeta untuk didoakan , orang yang kedua segera cari dokter untuk segera menjalani pengobatan secara medis .. , mana yang benar ? yang benar adalah melakukan dua-duanya .. 

Dari bacaan firman Tuhan diatas , ada 3 hal yang menjadi pelajaran bagi kita, 3 hal yang melampaui mujizat ..

1. Melayani

Dalam Markus 1 : 31 , ketika mertua Simon disembuhkan oleh Tuhan Yesus , mertua Simon segera melayani, tindakan melayani ini melebihi mujizat, melayani berarti memberi diri untuk Tuhan.

Ada orang yang ketika sakit berjanji akan melayani kalau diberi kesembuhan , setelah diberi sembuh dia melayani untuk sementara waktu saja , selebihnya tdak lagi mau melayani dengan berbagai alasan, dan lebih mementingkan cari duit saja.
 

Ada orang yang waktu susah ingat Tuhan,  berseru kepada Tuhan mengapa mengalami hal seperti ini , mengapa Tuhan tidak memperhatikan aku .. tetapi waktu senang dia tidak pernah mengingat Tuhan ..

Anak Tuhan ketika mendapat mujijat dari Tuhan , akan selalu mengingat Tuhan , dia akan bertanya apa yang harus dilakukan untuk memuliakan Tuhan.
Orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru.

Anak Tuhan tidak 6 L .. letih .. lesu .. lemah .. lelah .. loyo .. lowbat .. tetapi melayani dengan setia dan penuh semangat.

2. Berdoa

kotbah minggu
Dalam Markus 1 : 35
Tuhan Yesus memberi contoh , ketika hari masih pagi bangun untuk berdoa.
Berdoa melebihi mujizat , berdoa membangun relasi dengan Tuhan , sumber segala sesuatu termasuk mujizat.
Sumber lebih penting dari apa yang dihasilkan .. mujizat hanyalah tanda, tetapi Tuhan adalah sumber mujizat.
Lampu tidak akan menyala kalau tidak terhubung dengan sumber listrik.
Apabila hidup kita tidak terhubung dengan sumbernya maka hidup ini akan loyo.

Biarlah kita berdoa bukan karena mau sesuatu kepentingan saja, tetapi karena kita mau kontak dengan sumber hidup dan bersekutu dengan Nya .
Berdoalah supaya Tuhan mau pakai kita lebih lagi menjadi berkat bagi orang lain.

3. Memberitakan Injil 

Dalam 1 Korintus 9 : 16
Tidak ada alasan untuk memegahkan diri ketika kita memberitakan Injil, karena memberitakan Injil adalah suatu keharusan, malah kita disebut celaka kalau tidak memberitakan Injil.

Mengabarkan Injil bukan hanya menuai , seperti waktu KKR .
kotbah minggu
Konsep mengabarkan Injil adalah menabur dan menuai , tetapi sebelum menabur harus melakukan persiapan. Sebelum menabur benih ada tugas mencangkul dan meratakan tanah terlebih dahulu dan tentunya lebih melelahkan dibandingkan dengan menuai.

Kita bisa bersaksi di semua bidang kehidupan , bersaksi melalui perkataan dan perbuatan , keduanya tidak bisa dipisahkan. Mintalah hikmat untuk menerapkan kapan kita bersaksi dengan perkataan dan kapan dengan perbuatan , atau kapan harus melakukan kedua-duanya. Biarlah setiap orang percaya terpanggil untuk menjadi saksi Kristus , mewartakan kabar suka-cita dengan penuh semangat dan rasa syukur.

Marilah kita senantiasa memiliki 3 S .. Setia Melayani .. Sabar Berdoa .. dan Semangat Memberitakan Injil.

Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Sabtu, 07 Februari 2015

Kasih Yang Tak Berkesudahan

renungan kristen

Renungan Kristen

Bacaan Alkitab hari ini
Lukas 10:25-37

Ayat Hafalan
Lukas 10:27, “Jawab  orang  itu: ‘Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu,  dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.’” 

Sering kali orang berpikir, "aku sudah melakukan hal-hal yang baik, tapi mengapa ya malah memperoleh hal-hal yang kurang baik, tidak seperti yang diharapkan, atau perbutan baik saya malah dibalas dengan kepahitan, ibarat air susu dibalas dengan air tuba"
Malahan orang yang kami anggap perbuatannya "tidak baik" mendapatkan berkat yang berkelimpahan.

Tahukah Anda bahwa pemikiran seperti ini dapat membuat kita jadi malas untuk berbuat baik atau malah berhenti melakukan Kebaikan terhadap sesama?

Mari kita belajar dari orang Samaria yang baik hati dalam bacaan diatas, ia menyeberangi jarak yang selama ini dibuat antara orang Yahudi dan Samaria, dia tidak membuat gap suku, tidak membeda-bedakan orang, seperti tradisi yang dilakukan oleh kaumnya pada waktu itu, bahkan orang Samaria itu tidak mengharapkan imbalan tetapi rela mengeluarkan uang untuk membiayayi orang yang ditolongnya.
   
Yesus juga telah menjadi teladan bagi kita. Ia melakukan kasih yang tidak berkesudahan tanpa menuntut balasan, Yesus tidak pernah membeda-bedakan suku ataupun warna kulit dalam menawarkan anugerah keselamatan, Yesus mengasihi semua manusia.

Begitu pula dengan kita, hendaknya mewujudkan kasih Tuhan dalam perbuatan kita tanpa harus menuntut balasan dan membeda-bedakan apapun.
Ketika kita mampu mengasihi, maka sebenarnya kita juga akan merasakan berkat suka-cita yang mengalir dalam hati kita, suatu perasaan bahagia yang muncul dalam hati yang Tuhan berikan.
Tanpa mengasihi, bisa dikatakan kita juga tidak dapat merasakan kebahagiaan sejati.

Biarlah kasih Kristus boleh menghiasi kehidupan kita senantiasa.

Refleksi Diri
1. Mengapa  Yesus menceritakan tentang perumpamaan tersebut?
2. Hal apakah yang dapat kita pelajari dari perumpamaan itu?

Pokok Doa
Berikanku hati-Mu  ya Tuhan agar  aku dapat mengasihi sesamaku tanpa membeda- bedakan mereka. 

Kata - Kata Bijak
Jangan jemu-jemu berbuat baik.

Yang Harus Dilakukan
Jangan berhenti menabur kebaikan. 

Amin.
Salam kasih dari team Nafiri Kasih.

Kamis, 05 Februari 2015

Bukan Kasih Tiruan

renungan kristen

Apa itu "natural affection ? natural affection atau kasih sayang alami , adalah perasaan yang ditanamkan dalam diri manusia , sehingga dalam kondisi normal orang tua akan mengasihi anaknya , orang-orang saling mengasihi keluarga dan sahabatnya.

Tuhan menciptakan manusia sedemikian rupa, sehingga secara alami akan saling mengasihi.
Tetapi DOSA sudah merusak kehidupan manusia , sehingga manusia yang berdosa ini tidak sanggup lagi untuk menyatakan kasih yang murni seperti yang Tuhan kehendaki.
Kasih yang masih ada saat ini sudah tidak murni lagi karena tercemar oleh dosa.

Sehingga munculah kasih-kasih tiruan , orang bisa saja bertindak atas nama kasih , tapi sebenarnya sedang melakukan tindakan kasih tiruan  "apakah ini menguntungkan saya ?"

renungan kristen
Kasih Tiruan ini ciri-cirinya adalah "aku akan mengasihimu JIKALAU kamu mangasihiku" .
Mereka bisa bersikap sangat ramah dengan orang yang cocok, yang menguntungkan, yang memperhatikan dirinya , tetapi bersikap ketus dengan yang mementang, yang tidak sepaham, yang tidak selevel,  apalagi dengan orang yang pernah mangusik perasaannya.

Mereka akan sangat akur dengan orang-orang jauh , tetapi pada saat yang sama mereka tidak akur dengan saudara mereka sendiri.

 Coba perhatikan dengan apa yang ada dalam Injil Lukas 6 : 32 . "Jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu ? karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka"

Ukuran bagi keserupaan dengan Kristus tentunya tidak diukur dengan cara kasih "JIKALAU" seperti contoh diatas.
Kristus memberikan teladan,  DIA mengasihi manusia bukan dengan kasih "JIKALAU" tetapi "WALAUPUN" . Dia tetap mengasihi manusia WALAUPUN sudah jatuh dalam dosa.
Allah mengasihi manusia dengan kasih yang tanpa syarat ... WALAUPUN manusia berdosa , padahal dosa merupakan sesuatu yang sangat dibenci Nya, tetapi karena kasihNya kepada manusia yang begitu besar membuat Allah mau bertindak untuk menyelamatkan Anda dan saya.


Karena begitu besar Kasih Allah akan manusia sehingga Dia mengaruniakan AnakNya yang Tunggal , supaya setiap orang yang percaya kepadaNya (Yesus) tidak binasa, melainkan peroleh hidup yang kekal".

Yesus menebus dosa manusia , dosa Anda dan saya bukan karena kita layak , tetapi karena KASIHNYA semata yang ditunjukan melalui kematian dan kebangkitan Nya yang membawa manusia pada kehidupan yang kekal bersamaNYA .

Terimalah kabar suka-cita ini dan ceritakan pada mereka yang belum mendengarnya.

 Amin.


Salam hangat dari team Nafiri Kasih.




Rabu, 04 Februari 2015

Tersembunyi Ujung Jalan

renungan kristen
renungan kristen - tersembunyi ujung jalan

Sebagian Lirik Lagu Kidung Jemaat 416 :
Tersembunyi ujung jalan,
Hampir atau masih jauh,
ku dibimbing tangan Tuhan
ke negri yang tak kutau 
Bapa ajar aku ikut
Apa juga maksudMU,
tak bersangsi atau takut
beriman tetap teguh ...

Lagu ini memberi pesan yang mendalam kepada kita bahwa hidup ini adalah misteri Allah , kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi, apakah akhir hidup ini masih panjang atau sudah dekat , tapi satu hal yang kita harus selalu ingat , bahwa billa tangan Tuhan yang membimbing langkah-langkah hidup kita, maka kita akan kuat dalam menjalaninya .. tetaplah beriman dalam Kristus.

Pagi ini , penulis dikejutkan oleh berita singkat memalui hp bahwa rekan pelayanan telah dipanggil Tuhan, padahal beberapa hari yang lalu baru saja kami ikut ambil bagian dalam pelayanan bersama dalam rangka ulang tahun omf .. tidak ada tanda-tanda bahwa beliau akan pulang secepat ini .. 

Tanpa terasa air mata ini mengalir perlahan .. teringat akan pelayanan bersama dengan beliau .. saya rasakan dedikasi, kesungguhan dan komitment pelayanan beliau sungguh boleh menjadi contoh ..
Tersirat dalam pikiran ketidak mengertian , mengapa begitu cepat Tuhan panggil, padahal kami GKI Gading Serpong masih membutuhkan pelayanannya , saya merasakan pasti banyak rekan-rekan pelayanan lain yang merasa kehilangan .. tapi ah .. itu pikiran kami manusia .. Tuhan pasti lebih tau .. karena hidup ini adalah milik Nya , Dia yang mengusai seluruh alam semesta dan hidup ini, saat ini saya hanya bisa berkata dalam hati .. Tuhan meski langkahMu tersembunyi tapi biarlah hati ini tetap boleh beriman hanya kepadaMu .. untuk tetap menurutMu dan memuji kasihMu .. bersama Kristus biarlah aku tetap maju menjalani hidup yang terbentang ..

Kemenangan sudah Tuhan jamin .. bagi setiap Anak-anakNYA .. itu janji Tuhan .. dan Tuhan pasti tidak akan pernah ingkar janji .. Segala puji hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan saja.

Penulis teringat ketika pertama kali ikut aktif melayani di GKI Gading Serpong dan ikut dalam kebersamaan Komisi Pelawatan dan Kedukaan di Wisma Kinasih - Sukabumi th 2013 , alm pak Yul mengajak menyanyikan lagu "Give Me Oil In My Lamp" , lagu favorit yang sering alm nyanyikan dirumah, kata beliau.
Lagu yang merupakan sebuah doa untuk tetap beriman kepada Kristus .. till the break of day .. sampai hari istirahat itu tiba .. sungguh sudah dialami alm pak Yul.
Didalam perasaan duka yang mendalam ada rasa syukur yang boleh kami saksikan , bahwa sampai hari-hari terakhir Tuhan panggil api iman dan kasihnya pada Kristus tetap menyala, minyak itu masih ada untuk membakar semangat kesaksian iman yang hidup bagi kemuliaan Tuhan.


... Selamat jalan pak Yulianto .. selamat bertemu dengan Kristus .. untuk merasakan kasih Nya dalam keabadian di surga  ..

Amin ..
Turut berduka cita .. team Nafiri Kasih.




Selasa, 03 Februari 2015

Kolaborasi Iman dan Perbuatan


ilustrasi kristen
Ilustrasi Kristen
Kolabarasi Iman dan Perbuatan

 Seorang pria sedang mendayung perahu ditmani oleh seorang anak. Anak itu melihat ada tulisan pada dayung yang dipakai itu, di satu dayung terukir tulisan "Iman" dan dayung lainnya tertulis "Perbuatan".
Anak itupun bertanya maksud dari tulisan2 itu. "Dayung ini harus digunakan ber-sama2, jika satu dayung saja yg digunakan & yg lain tdk, maka perahu hanya ber-putar2 & tdk akan sampai ke tempat tujuan. 

Namun jika kedua dayung digunakan bersama, maka perahu itu dpt berlayar dgn cepat" jelas pria tsb. "Satu dayung saja tanpa dayung yg lain tdk akan membawa Anda sampai ke suatu tempat, begitu pula dgn Iman & Perbuatan, jika digunakan ber-sama2 akan menghasilkan kemajuan." 

ilustrasi kristen

 Iman & Perbuatan harus bekerja bersama. Banyak org menyatakan betapa berimannya mereka, tetapi apakah mereka telah membuktikannya dalam perbuatan mereka? 
Sebaliknya, ada banyak orang  juga yg hebat dalam perbuatan, sayangnya mereka tidak mengarahkan iman mereka kepada Yesus Kristus.

Iman tanpa Perbuatan pada hakekatnya adalah mati; Perbuatan tanpa Iman adalah sia-sia.

Yakobus 2:14~26 <Ayat 17: Demikian juga halnya dgn iman: Jika iman itu tdk disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.> 

(Baca Matius 7:24~27; Yakobus 3:13; 1 Yohanes 3:17~18 & 23) 

Tuhan Yesus mengasihimu. 
Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.



Senin, 02 Februari 2015

Persatuan Yang Mendatangkan Berkat


Ilustrasi Kristen, Renugan Kristen

Persatuan Yang Mendatangkan Berkat
Bacaan Alkitab hari ini
Mazmur 133:1, “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!” 

Sejak kecil kita diajarkan, satu ditambah satu jawabannya adalah dua. Tetapi cara berhitung Allah ternyata berbeda: satu ditambah satu bisa menjadi seribu, sepuluh ribu bahkan seratus ribu. Karena apabila dua orang sehati, maka kuasa Allah akan bekerja dengan luar biasa. Satu orang dapat mengalahkan seribu musuh, tetapi dua orang dapat mengalahkan sepuluh ribu (Ulangan 32:30).

Kata ‘sepakat’ dalam bahasa aslinya ialah ‘sumphoneo’ yang artinya harmonis, kebersamaan, kompak, setuju. Bayangkan kita sedang menyaksikan sebuah orkestra yang terdiri dari berbagai macam jenis alat musik. Setiap musik memiliki suara yang berbeda- beda tetapi ketika mereka sepakat memainkan sebuah lagu yang sama pada kunci yang sama, maka hasilnya sebuah alunan musik yang sangat indah.
Tuhan senang melihat kesatuan dan kesehatian dalam setiap hubungan, baik itu hubungan pernikahan, kakak-beradik, saudara-seiman, dsb. Di dalam kesatuan dan kesehatian Tuhan akan memerintahkan berkat-Nya atas hubungan tersebut. Oleh karena itu, kita perlu mewaspadai bahaya penghancur kesatuan yaitu dosa kesombongan. Dosa ini yang membuat setiap orang memiliki agendanya masing-masing, keinginan dan tujuannya sendiri.
Refleksi Diri
1. Bagaimanakah pemazmur menggambarkan kehidupan yang diwarnai dengan kerukunan?
2. Ke manakah Tuhan memerintahkan berkat-berkatNya?
Kata - Kata Bijak
Nama  Tuhan dimuliakan ketika  orang-orang beriman berada dalam kesatuan.
Pokok Doa
Pakailah aku ya Tuhan untuk  menjadi alat pembawa kesatuan di manapun aku berada.
Yang Harus Dilakukan
Bangunlah kesatuan di dalam hubungan Anda, karena kehidupan yang bermakna terjadi saat ada kesatuan

Amin

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Minggu, 01 Februari 2015

GKI Gading Serpong Khotbah 1 February 2015

gki gading serpong
gki gading serpong
Renungan Kristen

Thema : Mengajar dan Berkata-kata Dengan Kuasa
Nats : Markus 1 : 21 - 28
Pembicara Pdt Andreas Loanka
Pujian : SDK Penabur Gading Serpong

Markus 1:21-28  Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.
Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:
"Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!"
Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya."
Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.

renungan kristen
gki gading serpong-renungan kristen
Pada awal pelayanannya Yesus dan murid-muridnya masuk kekota Kapernaum, sebuah kota yang terletak di tepi danau Galilea.

Yesus masuk kerumah ibadah dan mengajar disana, banyak orang yang terkagum-kagum dengan pengajaran Nya , mengapa ? karena Yesus mengajar dengan penuh kuasa, sangat berbeda dengan ahli-ahli Taurat.
Para ahli Taurat biasa mengajar dengan mengutip pandangan Nabi, seperti : ... "demikianlah kata Nabi .."  atau ... "ada firman yang mengatakan ..." , berbeda dengan Yesus yang mengajar dengan otoritas Nya sendiri , " sesungguhnya Aku berkata kepadamu ... " , dan  perkataan Yesus benar-benar mempunyai kuasa untuk mengubah hati dan kehidupan orang yang mendengar Nya.

Orang-orang semakin takjub ketika mereka menyaksikan Yesus mengusir roh jahat dari seorang yang kerasukan setan, mereka heran roh jahatpun tunduk kepada perintah Nya. 
Kuasa yang dilakukan Yesus membuat banyak orang bertanya-tanya siapakah Dia ? mereka mebicarakan apa yang telah Yesus lakukan sehingga kabar tersebut segera menyebar ke segala penjuru di Galilea.

Kabar baiknya adalah, Yesus yang menghendaki kita untuk menjadi saksi Nya juga berjanji akan memperlengkapi setiap orang yang mau dijadikan sebagai alat bagi kemuliaan Nya..

Bagaimana kita dapat mengajar dan berkata-kata dengan kuasa ? ada Tiga Langkah untuk memiliknya, yaitu dengan BBM ...
1. Belajar dari Yesus
2. Beritakan Injil Nya
3. Mengajarkan Firman Nya

1. Belajar dari Yesus

Tuhan Yesus tidak hanya memanggil kita untuk percaya kepada Nya, tetapi juga untuk kita menjadi murid-murid Nya.

Biarlah Jemaat juga terpanggil untuk belajar dan belajar lebih lagi untuk memperlengkapi diri sebagai murid Yesus , bagi yang belum ikutilah kelas Berakar Bertumbuh dan Berbuah ,  ADLC , pembinaan pembinaan lainnya , ada juga kelas P4 yang akan melatih Anda untuk menjadi saksi Nya dengan cara yang praktis.
Pelatihan P4 dalam waktu dekat ini akan diadakan setiap hari Sabtu tgl 28 Februari , 7 Maret, 14 Maret dan 21 Maret 2015 dari jam 08.30 sampai jam 15.00 bertempat di gedung poly lama / Griya Kasih.

ilustrasi kristen

2. Beritakan Injil Nya.

Manusia telah jatuh kedalam dosa, dan semua orang berdosa , tidak ada yang layak dihadapan Allah , perbuatan baik yang paling baikpun dikatakan oleh firman Tuhan seperti kain kotor saja. 
Kabar Baik nya adalah , manusia yang telah dibelenggu oleh dosa ini telah ditawarkan suatu Anugerah keselamatan didalam Yesus yang telah menebus semua dosa manusia sekali untuk selama-lamanya.
Hanya Yesus yang adalah Allah sanggup melepaskan manusia dari cengkeraman dosa , bagi setiap orang yang sudah beriman kepada Yesus wajib untuk memberitakan kabar suka-cita ini kepada semua orang yang belum percaya, supaya mereka juga mengalami suka-cita sejati ini.

Injil mampu membuat orang untuk menyadari keberadaannya yang berdosa sehingga mau bertobat dan menerima Anugerah Keselamatan yang Yesus tawarkan ,  mereka akan mangalami hidup yang baru didalam Yesus.

3. Mengajarkan Firman Nya

Orang yang sudah Menerima terang Firman Nya dan Memancarkan terang Nya pasti juga akan Membagikan terang itu kepada orang-orang yang masih hidup di dalam gelap , sangatlah bijaksana apabila  belajar terlebih dahulu sebelum Mengajar .. sehingga apa yang akan kita sampaikan itu ada dasarnya.

Lakukanlah Pega (persekutuan keluarga) , disini proses belajar dan mengajar bisa dibentuk ..
Cara belajar Firman Tuhan salah satu yang efektif adalah dengan mengajar. Mintalah Roh Kudus untuk menolong kita , memperlengkapi kita sehingga kita bisa dpakai sebgai alat bagi kemulian nama Tuhan.

BBM an yuk ... Belajar Firman Nya ... Beritakan Injil Nya .. Mengajarkan Firman Nya.


Amin.
Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

POSTINGAN TERAKHIR

ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?

  "Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...

POPULER DIBACA