Minggu, 05 April 2015

GKI Gading Serpong, Khotbah Paskah 5 April 2015

renungan kristen

Tema : KebangkitanNya Menegaskan Kekuasaan Allah
Pembicara : Bpk Drs R Sigit Poerbandoro Mth

Nats : Yohanes 20 : 1-20 dan Kisah Rasul 5 : 30-32

Tentu kita tidak asing sebelum Tuhan Yesus disalibkan, Tuhan Yesus bersabda "Akulah kebangkitan dan hidup barang siapa percaya kepadaKu ia akan hidup walaupun sudah mati dst .. "
Pemahaman tentang "Akulah kebangkitan dan hidup" waktu itu tidak banyak dimengerti termasuk murid-murid Yesus.
Sebelum Yesus disalib , telah beberapa kali Yesus memberi pernyataan bahwa Ia akan diserahkan, mati tetapi juga akan bangkit , ini berarti bahwa kebangkitan merupakan peristiwa yang harus terjadi tetapi disini juga Yesus mulai menunjukan siapa sebenarnya diriNya. Yesus sang kebangkitan itu juga maha kuasa.

Saat Tuhan Yesus bangkit sampai kenaikanNya kesurga ratusan orang menjadi saksi, murid-murid yang pergi kekubur Yesus mendapatkan bahwa kubur telah kosong , ada malaikat yang memberitakan bahwa Yesus sudah bangkit . 40 hari dari kebangkitan sampai kenaikanNya kesurga ada 10 kali Tuhan Yesus menampakan diri kepada murid-muridnya. Pada saat Tuhan Yesus naik kesurga pun ada sekitar lima ratus orang yang menyaksikan seperti yang disampaikan oleh rasul Paulus.
Maka kalau ada pihak-pihak yang menyanggah tentang realita kebangkitan Tuhan Yesus,, otomatis telah dimentahkan dengan fakta-fakta sejarah yang ada.

Peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus sekaligus menunjukkan bahwa Ia telah bangkit dari maut, mengalahkan maut dan keberkuasannya Yesus. Tidak ada nabi, raja atau orang-orang besar yang bisa mengalahkan maut, hanya Yesus yang mampu.

Kebangkitan Yesus juga memberikan berkat yang besar bagi yang percaya kepadaNYa yaitu :

Hidup kekal,  karena mereka tidak akan tinggal lagi dalam maut tetapi memperoleh hidup yang kekal bersama Tuhan Yesus, satu-satunya juru selamat manusia.

Hidup yang baru, menjadi ciptaan yang baru didalam Kristus, yang lama sudah berlalu sesungguhnya yang baru sudah datang.

Kuasa KebangkitanNya, setiap murid Kristus dilengkapi dengan kuasa yang mampu mengatasi roh jahat didalam nama Yesus, ada kuasa kebangkitan Yesus yang menyertai setiap muridNya.
Rasul Paulus menulis, yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya .. dst .. , maka setiap orang yang percaya dan beriman kepada Yesus juga akan mengalami kebangkitan seperti yang Tuhan Yesus sudah alami.
Biarlah kuasa kebangkitanNya ini kita juga alami .. sejarah gereja mencatat bahwa pengikut Kristus dari dulu sampai sekarang selalu mangalami aniaya .. tetapi banyak yang rela mati tanpa menyangkali imannya, itu tidak terlepas dari kuasa Yesus termasuk kuasa kebangkitanNya.
Firman Tuhan sudah mengingatkan bahwa berbahagialah jikalau kamu dianiaya, dicela, dan difitnah karena Aku karena upahmu besar disurga.

Iblis dengan tipu muslihatnya selalu mengganggu orang kristen supaya menyangkal iman dan meninggalkan Tuhan. Kesulitan-kesulitan hidup juga seringkali membuat orang untuk undur dari Tuhan, tetaplah setia biarlah firman Tuhan selalu kita renungkan bahwa segala sesuatu dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku .. itulah kuasa kebangkitanNya.

Murid-murid Yesus yang menyaksikan bahwa Yesus seperti Petrus sungguh bangkit  memiliki iman yang teguh dan menjadi sangat berani dalam menyaksikan Injil keselamatan, mereka siap menjadi martir dan taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

Bersaksilah bagi Yesus yang sudah bangkit mengalahkan maut untuk menebus dosa manusia baik dengan perkataan maupun perbuatan (kesaksian hidup).

Kuasa kebangkitanNya sanggup mengubah kan hidup orang dari yang jahat , rusak dan berdosa menjadi anak-anakNya yang memuliakan Tuhan.

Yesus sungguh berkuasa, sungguh Dia bangkit.

Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

GKI Gading Serpong, Kebaktian Sabtu Sunyi 4 April 2015

renungan kristen
kubur kosong bukti Yesus bangkit
RENUNGAN KRISTEN
Firman : Markus 15 : 42-47 dan Yohanes 16 : 16-22
Tema : Penguburan Yesus
Pembicara : Pdt. Yohanes Adrie Hartopo, Phd

 Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus, Alkitab tidak memberikan catatan apa yang terjadi setelah kematian Yesus pada hari Jumat. Yesus mati jam tiga sore dan dikuburkan sebelum jam enam sore, sebelum hari Sabat dan di hari Sabtu Yesus masih berada didalam kubur.
Fakta tentang penguburan Yesus merupakan fakta sejarah yang amat penting.
Mengapa hal tersebut panting ? paling tidak ada 3 alasan mengapa itu penting :

1. Didalam pengakuan iman rasuli terdapat kata "mati dan dikuburkan" , pengakuan iman rasuli merupakan statement yang padat tentang kebenaran.
2. Kisah penguburan Yesus dicatat didalam ke empat injil yaitu Matius, Markus, Lukas dan Yohanes , yang melengkapi satu dengan yang lain , artinya ini penting.

3. Dalam kutipannya rasul Paulus mengatakan "sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu yaitu tentang Injil, Dia disalibkan, mati  dan dikuburkan dst .. Ketika menyampaikan Injil maka hal penguburan juga perlu diceritakan.

Apa pentingnya penguburan Yesus ? penguburan Yesus terjepit diantara dua hal besar yaitu penyaliban dan kebangkitan.

Apa hubungan antara penyaliban dengan penguburan ?

Hal tersebut menyatakan bahwa Yesus memang mati, Yesus benar-benar mati itu fakta sejarah.
Prajurit Romawi sudah sangat berpengalaman dalam hal penyaliban, mereka tau bahwa ketika Yesus diturunkan dari kayu salib Dia benar-benar sudah mati. Sebelumnya prajurit itu telah menusukan tombaknya kelambung Yesus sehingga darah dan cairan keluar dari lambungNya yang mengindikasikan Yesus sudah mati.
Yusuf Arimatea dan Nikodemus, anggota dari sanhedrin pun menjadi saksi bahwa Yesus mati, ini bukti dari sejarah yang tidak dapat disangkal , sejarah ini menolak anggapan bahwa yang disalib itu bukan Yesus tetapi orang lain yang diserupakan. (penyaliban Kristus merupakan nubuatan Allah, untuk apa Allah harus berbohong dengan menyerupakan orang lain untuk menggantikan Yesus disalib ?, apakah Allah tidak bisa mebinasakan prajurit Romawi saat itu ?)
Yesus disalib ketika hari masih terang , banyak saksi dan terlihat jelas , sejarah tidak dapat disangkal.

Mengapa kaitan penguburan dengan penyaliban begitu penting ?
Karena ini adalah kematian orang yang menanggung dosa manusia, karena dosa-dosa kitalah maka Kristus mati dan dikuburkan. Kristus mati supaya kita hidup. Bicara tentang Yesus, bukan saja membicarakan tentang Yesus yang mengajarkan moral, tetapi yang lebih penting adalah Yesus telah menggantikan hukuman atas dosa manusia.

Yesus seperti domba yang dikorbankan, yang mati untuk menggantikan manusia yang berdosa.
Jangan pernah meremehkan, mengecilkan dan meminimalisir dosa apalagi untuk guyonan, karena dosa merupakan hal yang sangat serius untuk Allah, karena dosa yang membuat Yesus diatas kayu salib berkata ".. mengapa Engkau meninggalkan Aku .."
Jangan pernah pula meremehkan konsekwensi dosa, tapi takut dan gentarlah serta menjauhi dosa.

Apa hubungan penguburan dengan kebangkitan ?

Yesus yang benar-benar mati juga membuktikan bahwa Yesus juga benar-benar bangkit.
Ada yang mengatakan bahwa murid-muridnya telah pergi ketempat kubur yang salah sehingga tidak mendapatkan Yesus, ini sangat tidak benar. Yusuf Arimatea dan Nikodemus sebagai saksi sejarah, dia yang telah menyediakan kubur untuk Yesus,  tidak menyangkal fakta sejarah bahwa Yesus yang mati telah bangkit.
Kalau Yesus tidak bangkit , maka sia-sialah kepercayaan kita dan kita masih hidup dalam dosa karena percaya dengan kebohongan dan kepalsuan.
Kebangkitan Kristus merupakan keunikan iman kristen, kebangkitanNya menunjukan siapa Dia sesungguhnya yang menang atas maut.

Mengapa penting mengkaitkan penguburan dengan kebangkitanNya ? bagaimana kalau tidak ada kebangkitan ? maka penyaliban hanya membuat kita kagum dengan pengorbanan Yesus saja dan berhenti disitu.

Sabtu sunyi adalah hari transisi , hari menanti janji yang akan dipenuhi , bergulir menuju minggu paskah yang merupakan kemenangan atas maut, ada pengharapan disana ada suka cita.
Kebangkitan adalah sukacita, karena merupakan pengharapan dan kekuatan orang percaya .. dari duka cita menuju kepada sukacita, karena Yesus akan hidup selama-lamanya bersama dengan semua orang yang percaya kepadaNya.

Pengharapan inilah yang memberikan kekuatan setiap kita menghadapi kesulitan dan pergumulan hidup karena ada sukacita pada akhirnya.
Ada pergerakan from sorrow to joy , maka pengharapan itulah yang menguatkan, kita sedang dibentuk oleh Tuhan , dengan sesuatu yang kadang diluar pemikiran kita, jangan putus asa , tetaplah kerjakan keselamatanmu,  beriman tetap teguh karena didalam Kristus selalu ada pengharapan.

Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Sabtu, 04 April 2015

GKI Gading Serpong, Khotbah Jumat Agung 3 April 2015

renungan kristen

Renungan Kristen

Tema : Penegasan Atas Pengampunan
Pembicara : Pdt Santoni

Nats : Matius 26: 26-29

26:26 Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya e  lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku 1 ." 26:27 Sesudah itu Ia mengambil cawan, f  mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. 26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian 2 , g  yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa 3 . h  26:29 Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu  dalam Kerajaan Bapa-Ku"
renungan kristen
Di daerah Illul Papua, ada budaya potong jari yang dilakukan ketika seseorang kehilangan orang yang dicintainya , mereka tidak hanya menangis tetapi juga memotong jari mereka sebagai simbol kesedihan dan keperihan karena ditinggal selama-lamanya oleh orang yang dikasihinya.
Wesley orang Papua yang ayahnya dibunuh oleh musuhnya sesama orang Papua, mampu memberikan pemgampunan , dia mengatakan 38 th yang lalu kalian menghabisi ayahnya tetapi hari ini saya mau membagikan sumber kehidupan yaitu firman Tuhan .

Firman Tuhan diatas menegaskan pengampunan itu sungguh diperlukan oleh manusia yang sudah rusak oleh dosa, hubungan manusia dengan Allah terputus dan hukuman atas dosa adalah maut.
Kristus memulihkan hubungan manusia dengan Allah melalui kematianNya dan kebangkitanNya sehingga manusia yang seharusnya dihukum , hukuman itu sudah ditanggung oleh Kristus . Pengampunan diberikan tetapi Keadilan Allah juga ditegakkan melalui penumpahan darah Kristus dikayu salib. Hanya Kristus yang layak menggantikan hukuman itu , Dia kudus dan tak bernoda.


Mungkin agama lain mengatakan bahwa orang kristen enak, kalau dosa tinggal mengaku dosa dan diampuni , sudah beres .. tetapi apa betul seperti itu ? .. apakah pengampunan itu gampang dan murah seperti itu ?

Bagaimana pengampunan dari sudut Tuhan ?

Pengampunan dosa berarti menutupi dosa yang sudah dilakukan, tidak memperhitungkannya lagi, dari sudut Tuhan sesungguhnya sangat berat, Kristus menjalani hukuman dosa manusia dengan kepedihan dan pengorbanan yang luar biasa besarnya , harga diriNya direndahkan, darahNya harus tertumpah, menahan sakit yang tiada taranya, kepedihan yang amat mendalam. Keringat Nya dikatakan seperti darah karena menahan pergumulan yang amat sangat berat .
Oleh karena itu jangan mengatakan bahwa pengampunan itu murah, enak, gampang dan enteng, jangan pernah meragukan cinta kasih Tuhan kepada kita, nyawa Nya saja dia berikan .. demi manusia yang dikasihiNya memperoleh keselamatan dan berdamai dengan Allah.

Kesaksian Billy Graham, ketika dia melihat salib, dia merasakan bahwa dia manusia yang berdosa, kotor dan hina , seharusnya dia yang ada dikayu salib itu, tetapi dia juga melihat kasih yang begitu besar dan agung seperti surat cinta dati surga.
Kasih Kristus harus kita hayati dalam seluruh hidup kita setiap saat, sebagai respons atas kasih Nya.


Bagaimana pengampunan dari sudut manusia ?

Jauh lebih sulit karena secara alamiah manusia sering tidak mau mengakui dosanya tetapi menunjuk bahwa orang lain yang berdosa, mengkambing hitamkan dan menyalahkan orang lain, padahal syarat untuk pengampunan adalah mau mengakui dosa.
Dosa yang ditutupi justru akan melahirkan dosa yang lain, maka diperlukan pengakuan dosa yang tulus yang kaluar dari kesadaran yang sungguh-sungguh, pasrah dan siap menerima apapun termasuk hukuman dari Tuhan. Ketika kita sungguh-sungguh menyesal dan meminta ampun kepada Tuhan, Tuhan pasti akan memaafkan. Jangan menuntut karena sudah minta pengampunan maka Tuhan harus memberkati dan lain sebagainya.

Seorang anak kecil yang memakan masakan ibunya mengatakan bahwa ibunya harus berterima kasih karena masakannya ada yang mau memakannya , atau orang kristen yang merasa bangga karena mau datang kegereja dan ikut pelayan karena kalau tidak ada yang datang dan pelayanan maka geraja akan sepi .. ini bukan contoh yang benar, tapi lakukanlah semua sebagai wujud kasih kita kepada Kristus yang sudah menjalani hukuman dosa supaya kita diselamatkan.

Ingat pengampunan Nya tidak mudah dan murah.

Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Jumat, 03 April 2015

GKI Gading Serpong Kebaktian Kamis Putih 2 April 2015


Tema : Roti Yang Terpecah, Anggur Yang Tercurah
Pembicara : R. Sigit Poerbandoro Mth
Nats : 1 kor 11 : 23-26

11:23 Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, k  telah aku terima dari Tuhan, l  yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti 11:24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, m  yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" 11:25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru n  yang dimeteraikan oleh darah-Ku; o  perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" 11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. p

Peristiwa Tuhan Yesus disalib bukan peristiwa yang terjadi begitu saja atau sekedar dongeng, tapi merupakan rencana Allah yang besar didalam rencana kasih karuniaNya.
Peristiwa tersebut sudah dinubuatkan didalam kitab PL , salah satunya di Yesaya , Mazmur dan juga tersirat didalam gambaran beberapa peristiwa seperti kisah nabi Yunus didalam perut ikan selama tiga hari, tatanan kurban dalam PL yang penggenapannya adalah Yesus sendiri dengan sebutan Anak Domba Allah.
 
Roti dan anggur melambangkan bahwa Yesus menyerahkan diri dan kasih Nya kepada manusia dan salib lambang kasih Allah yang begitu besar kepada manusia, juga melambangkan bahwa kesalahan dan dosa manusia telah ditimpakan kepada Yesus yang tidak berdosa dan kudus.

Yohanes 3 : 18 mengatakan bahwa yang percaya kepada apa yang telah Yesus perbuat untuk manusia tidak akan dihukum, tetapi yang tidak percaya , ia telah berada dibawah hukuman .

Hati-hati dengan ajaran sesat yang mengatakan, karena Yesus sudah mati menebus dosa manusia, maka otomatis semua manusia akan masuk surga.

Yesus yang tersalib, mati dan bangkit merupakan peristiwa yang tiada duanya, puluhan ayat dalam Alkitab mendukung hal tersebut, tetapi untuk menggenapi peristiwa tersebut Yesus mengalami pergumulan dan dicekam oleh suasana yang menakutkan, tetapi Ia taat sampai mati dan bangkit pada hari yang ketiga, menang atas kuasa maut.

Bagaimana kita merespon apa yang Yesus sudah lakukan untuk kita ?
Memahami kasih dan pengorbananNya seharusnya kita makin mau hidup bagiNya, menjadi garam dan terang dunia dan memberi diri untuk menjadi saksiNya.
Mau membagi diri seperti Yesus, memberikan hidup bagi sesama , bukan hanya Injil tetapi juga menjadi berkat untuk orang lain dan memuridkan nya.
Yesus sudah berkorban untuk kita, maukah kita menyambut dengan melayani Nya ?
Renungkan senantiasa kasih dan penderitaan yang Yesus sudah jalani demi keselamatan umat Nya.

Amin.

Salam hangat dari team Nafiri Kasih.

Kamis, 02 April 2015

7 Pemahaman Keliru Tentang Amanat Agung


 Saat kita membahas Amanat Agung dalam Matius 28 : 18-20 , sering kali keliru dan menganggap hal yang kecil menjadi yang terutama dan kehilangan strategi alkitabiah.


Ada tujuh kesalahpahaman utama yang harus diperbaiki sehingga kita mampu memenuhi panggilan Yesus dalam Amanat Agung .
  1. Kehilangan Fokus utama 
  2. Kehilangan Esensi Utama .. fokus pemuridan dalam Amanat Agung adalah tinggal didalam Kristus.
  3. Kehilangan Agen utama .. bukan berapa banyak misionari yang telah kita utus, tetapi agen adalah semua jemaat.
  4. Kehilangan Produk utama .. menghasilkan petobat baru adalah penting , tetapi fokusnya adalah bagaimana kita memuridkan nya .
  5. Kehilangan Penekanan utama .. menghasilkan murid dan bermultiplikasi.
  6. Kehilangan Tolok Ukur utama .. bukan berapa banyak jemaat, berapa uang gereja, berapa asset gereja, tapi berapa banyak gereja telah mencetak Murid yang taat .. jadi bukan dalam hal jumlah yang penting tetapi tentang ketaatan.
  7. Kehilangan Perhatian Utama .. bukan "murid" tetapi "memuridkan" yang utama, mulai dari yang kecil tetapi berpikir besar .. 
Amin

Salamg hangat dari team Nafiri Kasih.

Rabu, 01 April 2015

Foto-Foto IDMC Surabaya 27 - 28 Maret 2015

menuju idmc surabaya dg garuda
sambutan dari bu Risma - walikota sby
"keluarga bahagia .."
nunggu jatah makan siang ..
rencana dikarantina brp lama ? wkwk ..
 

Mengembalikan Gereja Pada Akar-Akar Pemuridan


Definisi dari Pemuridan :

Pemuridan adalah suatu proses membawa orang ke dalam hubungan yang dipulihkan dengan Allah, dan membina mereka menuju kedewasaan iman didalam Kristus, melalui rencana pertumbuhan yang intensional sehingga mereka bisa melipatgandakan keseluruhan proses tersebut kepada orang lain.

Filosofi dari Pemuridan "Yang Tertentu" ( a certain kind )

Seorang yang secara radikal berkomitment untuk suatu TUJUAN tertentu , melalui PROSES tertentu, mereproduksi suatu HASIL yang tertentu.

Sesi 1

MELIHAT KEBUTUHAN MENDESAK : "Mengembalikan Gereja Pada Akar-Akar Pemuridan"

Pengenalan
  1. Perlu diketahui bahwa dalam hal Pemuridan tidak ada yang Profesional, tapi semua adalah PEMBELAJAR.
  2. MENERAPKAN dengan BIJAKSANA bukan MENGADOPSI secara BORONGAN , segera lakukan karena tidak ada gereja, pendeta, pelayanan, strategi dan kondisi yang SEMPURNA.
Lima Keluhan Gereja :
  1. Terlalu banyak Program
  2. Terlalu sedikit Pelayan
  3. Arahan Kepemimpinan tidak Jelas
  4. Para pemimpin tidak Sehati
  5. Anggota Jemaat tidak Dimuridkan
Lima Konsep yang keliru tentang Pemuridan :
  1. Pemuridan terjadi begitu saja
  2. Pemuridan terjadi ketika jemaat menghadiri acara gereja
  3. Pemuridan hanya untuk orang kristen baru
  4. Pemuridan hanya untuk seklompok orang elit dalam gereja
  5. Pemuridan hanya sebuah Program saja
Apabila Pemuridan itu sangat penting, mengapa ini diabaikan ?
  1. Kurangnya Waktu
  2. Kurangnya Minat
  3. Kurangnya Percaya Diri
  4. Kurangnya Murid-Murid
  5. Kurangnya Keyakinan
Ada Sesuatu Yang Salah
Perencanaan yang strategis, pernyataan tentang misi dan khotbah-khotbah visioner itu tidak menghasilkan murid-murid.
Kita terjebak dalam kebiasaan yang sama seperti pada umumnya dilakukan oleh gereja-gereja yaitu melakukan kegiatan keagamaan saja tanpa adanya transformasi.  (Bill Hull)

Mengubah gereja adalah mengubah budaya gereja dengan budaya gereja yang memuridkan (Sam Chand).


POSTINGAN TERAKHIR

ADAKAH PERANAN TUHAN DALAM KEBERHASILAN SESEORANG ?

  "Adakah Peranan Tuhan dalam Keberhasilan Seseorang?" Sahabat Nafiri Kasih , Ada seorang yang Bernama David tumbuh besar deng...

POPULER DIBACA