Senin, 06 April 2015

Cerita Tentang DIA

renungan kristen

RENUNGAN KRISTEN

SHAPED for His Story    

S- Summary of God's Word: Minggu ini Yohanes 10:10 sebagai dasar renungan, “Aku datang supaya kamu mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”  

Apa arti dari “mempunyai hidup yang berkelimpahan?” 

Tahap pertama adalah menyadari bahwa pihak yang ‘terhilang’ tidak dapat mencari ‘si pencipta’. Yesus berkata, “Aku datang” supaya Dia dapat menemukan domba-domba yang adalah milikNya.

Kekristenan bukanlah sekedar agama lain yang kita pilih supaya dapat bertemu dengan Allah. Kita memilih pakaian yang kita akan pakai, tetapi kita tidak dapat memilih Allah. Mengapa? Bukankah manusia memiliki kebebasan untuk memilih? Bukankah kita memiliki kehendak bebas? Adam dan Hawa diciptakan dengan kehendak bebas dan diberi kebebasan untuk memilih untuk makan buah dari setiap pohon yang ada di taman Eden, ketika Tuhan memberikan tugas kepada mereka untuk menguasai ciptaan lain. Tetapi kebebasan mereka bukanlah tanpa batas. Hal ini tampak ketika Allah melarang mereka untuk makan buah pengetahuan yang baik dan jahat yang berada di tengah taman (Kejadian 2:16-17). 
 
Ketika Adam memilih untuk mencari kebebasan dengan melawan otoritas Allah, dia kehilangan kebenaran yang sejati - hidup kekal, dan petunjuk kemuliaan Allah yang seharusnya dihidupi oleh Adam. Seperti racun yang merusak sebuah pohon dimulai dari akar, maka pemberontakan Adam menjalar ke semua keturunan, semua manusia, kehilangan kebenarannya – hidup yang kekal, dan kehilangan petunjuk kemuliaan Allah bagi usaha kita. Sebagai keturunan Adam kita terhilang – terpisah dari Allah karena ketidakbenaran kita, mati dalam pelanggaran dan dosa-dosa kita, dan semakin hancur karena kita hidup untuk kemuliaan kita sendiri dan bukan kemuliaan Allah.
 
 Sebagai mahluk yang diciptakan, kita semua mempunyai awal dan suatu hari nanti kita akan berhadapan muka dengan Sang Pencipta pada hari penghakima. Kita semua, anda dan saya, mempunyai nilai kekekalan di dalam hati tetapi kita tidak dapat memahami apa yang Allah sudah lakukan (Pengkotbah 3:11). Yesus datang “supaya kita mempunyai hidup” karena yang menjadi isu disini adalah masalah hidup atau mati. Inti permasalahan bukanlah tentang kenyamanan, kesehatan, atau kekayaan kita, tetapi apakah kita akan hidup dalam kekekalan bersama Kristus dan mulai hidup dalam kepenuhanNya sekarang, atau apakah kita akan mati kekal di luar Kristus dan terus dihancurkan dalam hidup sekarang ini. Hal yang penting adalah tentang kehidupan dan kematian dan itu artinya mengapa Allah, karena kasihNya yang besar, datang untuk menemukan kita. 

Karya Allah di dalam Kristus adalah kasihNya yang ditunjukkan ketika Ia menebus umatNya, mati di kayu salib menggantikan kita dan membayar hukuman dosa kita, serta memberikan kepada kita hidup yang benar dan sempura, sehingga kita dapat dibaharui untuk berdiri di pihak yang benar bersama Allah. Melalui karya Kristus, umat Allah tidak hanya menerima hidup kekal tetapi juga hidup yang berkelimpahan saat ini, karena kita dapat dibaharui sesuai dengan desain awal kita, hidup bagi kemuliaan Allah dan bukan kemuliaan diri sendiri.

H- Handling God’s Word: Getting a handle on God’s Word biblically:  

Firman Allah mengajarkan bahwa kita ini tersesat dan tidak dapat menemukan Dia. Kita mati dalam dosa (Ef. 2:1), menjadi musuh Allah (Roma 5:1), dan kehendak kita diperbudak oleh dosa (Yoh 8:34).

Dengan keadaan seperti ini, kita tidak dapat memilih Allah (Yer 13:23). Kita dilahirkan di dalam dos (Maz. 51:5), dosa-dosa kita memisahkan kita dari Allah (Yes. 59:2), dan tidak ada sesuatupun yang dapat kita kerjakan untuk memperoleh kembali kebenaran sejati kita, atau dibenarkan di hadapan Allah (Rm 3:20). 

Kemanusiaan sudah mati bersama Adam (Rm 5:12) dan kita bermusuhan dengan Allah (Rm 8:7-8) tetapi dapat dihidupkan lagi di dalam Kristus (Rm 6:23). Yesus memberi teladan hidup yang sempurna yang tidak akan dapat kita jalankan dan Dia menerima kematian yang seharusnya kita alami, supaya mereka yang beriman kepadaNya dapat dibebaskan dari hukuman dosa dan menerima pembenaranNya dalam hidup kita (2 Kor 5:21). Allah mencari umatNya (Luk 15) supaya mereka dapat diubahkan dalam kebenaran, dibenarkan dalam anugerah, dan menemukan hidup di dalam Kristus (Rm 3:21-26).
 
Getting a Handle on God’s Word Theologically:
Sebuah topic yang belum kita bahas secara mendalam di dalam SHAPE adalah mengenai doktrin “imputasi.” Imputasi berarti penugasan dari sebuah posisi atau kondisi sesuatu dan ketika itu diterapkan kepada manusia, posisi atau kondisi kita yang adalah keturunan Adam adalah “berdosa.” 

Dosa Adam turun, atau menjadi bagian semua umat manusia karena kita berasal “dari Adam” (I Kor 15:21-22). Karena  dosa Adam diturunkan kepada kita, kita berada pada posisi tidak benar dan dalam keadaan berdosa di hadapan Allah. 

Bagaimana jala keluarnya? Hanya dengan iman yang benar dari Kristus yang diturunkan kepada orang percaya (Rm 4:3-5) dan karya Kristus yang memulihkan keadaan kita di hadapan Allah dan memberikan keadaan yang baru. John Calvin berkata, “…seseorang akan dibenarkan oleh iman ketika, keluar dari kebenaran karena melakukan perbuatan, ia berpegang kepada kebenaran Kristus, mengenakan kebenaran itu, berdiri di hadapan Allah bukan sebagai orang berdosa, tetapi sebagai orang yang dibenarkan…” 

Kebenaran Allah yang dimasukkan ke dalam diri kita melalui persekutuan kita dengan Kristus adalah pakaian yang kita pakai, jubah kebenaran (Wah 6:11, 7:13), yang dicapai hanya oleh iman saja dan membaharui posisi kita yang benar di hadapan Allah saat ini sampai selamanya.

 A & E: Applying and Executing God’s Word: 
 
1. Ambillah waktu untuk membaca ayat-ayat yang ada di bagian H. Bagaimana ayat-ayat ini menjelaskan kepada anda pemahaman anda tentang konsep “terhilang?”

2. Apakah anda merasa terganggu dengan pernyataan bahwa anda tidak bisa mencari Allah dengan usaha, kehendak, dan kuasa sendiri ?

3. Bagaimana ketidakmampuan kita untuk memilih Allah menyoroti kasih dan anugerah Allah yang begitu besar yang ditunjukkan oleh Kristus ketika Dia datang untuk mencari kita?

4. Apakah anda bersedia untuk membagikan bagaimana anda bertemu dengan Allah yang menarik anda pada kasihNya dan bagaimana Dia menarik anda untuk datang kepadaNya dengan anugerahNya yang besar?

5. Mensyukuri posisi kita yang benar di dalam Kristus memampukan kita untuk hidup bagi kemuliaan Tuhan, yang merupakan tujuan utama penciptaan kita. Belajar untuk hidup bagi kemuliaan Allah dan bukan kemuliaan pribadi merupakan suatu perayaan atas apa yang Tuhan sudah perbuat bagi kita dan menjadi gambaran dari hidup yang berkelimpahan itu sekarang. Dapatkah kita sebagai satu fakultas bertumbuh dalam hidup berkelimpahan itu sekarang dengan hidup bagi kemuliaan Kristus? Jika ya, bagaimana? 


Ambillah waktu untuk berdoa seperti doa Matthew Henry.  Pakailah kata-kata Tuhan bagi anda secara pribadi :

Oh Tuhan, Engkau telah memasukkan dosa-dosaku kepada penggantiku, dan telah memasukkan roh kebenaranNya dalam jiwaku, serta mengenakan pakaian pengantin perempuan, dan memberikan kepadaku mutiara kekudusan. Tetapi dalam perjalanan Kristianiku aku masih berpakaian lusuh dan kotor; doa-doa terbaikku dinodai oleh dosa; air mata penyesalanku dipenuhi dengan ketidaksempurnaan; pengakuan dosaku sesungguhnya merupakan dosa yang semakin buruk; kerinduanku untuk menerima RohMu bercampur dengan kepentingan diri sendiri. Aku harus bertobat dari “pertobatanku” selama ini; Aku ingin air mataku dihapuskan; Aku tidak mempunyai pakaian yang dapat menutupi dosa-dosaku, tidak ada tepat untuk merajut kebenaranku sendiri; aku selalu memakai pakaian yang kotor, dan dengan anugerah selalu menerima jubah yang baru, karena engkau selalu membenarkan yang berdosa; aku selalu pergi ke negeri yang jauh, dan selalu pulang seperti anak yang terhilang, yang selalu berkata, “Bapa, ampuni aku,” dan Engkau selalu memberikan kepadaku jubah yang terbaik. Setiap pagi, biarlah aku memakainya, setiap malam mengembalikannya kepadaMu, memakainya saat aku pergi bekerja, menikah, menghadapi kematianku, berdiri di hadapan tahta Mahakudus, memasuki surga dengan cahayanya yang gemilang. Tolong aku untuk tidak pernah kehilangan pandangan kepada banyaknya dosaku, luasnya kebenaran keselamatan, luasnya kemuliaan Kristus, luasnya keindahan kesucianmu, luasnya anugerahMu yang ajaib.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

POSTINGAN TERAKHIR

Hidup Harus Bersyukur

Hidup Harus Bersyukur 1 Tesalonika 5 : 18 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allaah di dalam Kristus Y...

POPULER DIBACA